Waspada! Calo dan Joki Tes CPNS
Sekretaris Daerah Pemkot Madiun, Rusdiyanto, mengecek kesiapan peserta sesuai pembukaan SKD CPNS 2019 di gedung Government Chief Information Officer (GCIO), Senin (27/1/2020). (Istimewa/Pemkot Madiun)

Solopos.com, MADIUN — Jasa joki dan calo tes CPNS kerap ditemui. Pemerintah Kota Madiun pun mengimbau kepada seluruh peserta tes SKD CPNS di wilayahnya untuk tak percaya jasa tersebut.

Sekretaris Daerah Pemkot Madiun, Rusdiyanto, menyatakan Seleksi SKD CPNS tahun ini dipastikan murni dan bebas dari praktek-praktek curang orang yang tidak bertanggungjawab. Dia juga meminta kepada seluruh peserta CPNS untuk mengerjakan dan menjawab seluruh soal sendiri.

Batal Jadi Lokasi Pengelolaan Sampah, Lahan di Mantren Karanganyar Ditanami Sayuran

“Kami berharap para peserta tidak percaya dengan joki. Selain itu tidak percaya kepada tawaran-tawaran yang bisa membantu dalam bentuk apa pun,” kata Rusdiyanto, Senin (27/1/2020).

Hal senada juga dikatakan anggota Komisi I DPRD Kota Madiun yang melakukan peninjauan di lokasi tes SKD CPNS di gedung Government Chief Information Officer (GCIO) Kota Madiun.

Koordinator Komisi I DPRD, Armaya, mengatakan para peserta diharapkan tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan dirinya sendiri. Peserta CPNS juga diharapkan tidak menerima tawaran dan iming-iming para calo maupun broker CPNS yang berusaha mencari keuntungan pribadi.

Heboh Virus Corona, PBSI Batal Kirimkan Atlet ke China Masters 2020

Armaya berharap seleksi SKD CPNS tahun ini bisa lebih baik dari periode sebelumnya. Pemkot telah menggelontorkan anggaran Rp400 juta untuk pelaksanaan tes CPNS tahun ini.

“Laptop yang digunakan untuk tes SKD ini sewa. Sewanya sampai akhir pelaksanaan nanti sekitar Rp100 juta. Kalau ini nanti memang rutinitas, lebih baik beli dari pada sewa,” jelas dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

SOLOPOS TV



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho