Wasekjen Demokrat Unggah Foto Moeldoko dengan Co-Founder Asia Sentinel
Kelapa Staf Presiden Moeldoko (kiri) berbincang dengan Menkopolhukam Wiranto dan Kepala BIN Budi Gunawan di Istana Negara Jakarta, Rabu (16/5/2018). (Antara - Wahyu Putro A)

Solopos.com, SOLO -- Partai Demokrat marah besar gara-gara pemberitaan Asia Sentinel yang mengaitkan ketua umumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dengan kasus Bank Century. Tak hanya hendak membawa masalah ini ke ranah hukum, Demokrat kini mengait-ngaitkan Istana dengan pemberitaan yang menyudutkan partai itu.

Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik melalui akun Twitter @rachlandnashidik mengunggah sebuah foto yang foto Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bersama Executive Editor Asia Sentinel yang juga co-founder media itu, A Lin Neumann. Dalam unggahan itu, Rachland bahkan melontarkan dugaannya soal keterlibatan Istana dalam artikel itu.

"Lin Neumann -- berkacamata, ketiga di belakang -- adalah Co-Founder Asia Sentinel, Blog berbasis di Hongkong yang menyebar kabar bohong tentang SBY dan Partai Demokrat. Di foto ini Tuan Neumann berfoto dengan @GeneralMoeldoko. Apakah Istana terlibat dalam fitnah pada SBY?" kicau Rachland Nashidik dalam unggahan itu, Selasa (18/9/2018).

Foto itu sebenarnya bukan hanya memuat Moeldoko dan Neeumann. Ada belasan orang lainnya yang juga ikut berfoto di sana. Bahkan, posisi keduanya juga berjauhan. Moeldoko duduk di barisan paling depan, sedangkan Neumann berdiri di barisan ketiga atau paling belakang.

Tak hanya itu, Rachland kemudian mengunggah foto lain yang menampakkan Lin Neumann bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meski tak menjelaskan kapan foto itu diambil, Rachland mengaitkan pemberitaan Asia Sentinel tentang kasus Century dengan kepentingan American Chamber of Commerce in Indonesia (AmCham Indonesia) yang dipimpin Neumann.

"Kita yakin, foto ini tak bicara lain kecuali Lin Neumann, Ketua AmCham, beraudiensi dengan Presiden. Pertanyaan kita: Apa kepentingan tersembunyi organisasi dagang AS itu bila dikaitkan dengan Tuan Neumann yang medianya aktif memfitnah kubu rival Pak @jokowi jelang Pilpres?" kicaunya.

Tak ada penjelasan lain dari Rachland tentang foto itu, termasuk informasi tempat, waktu, atau dalam momen apa foto itu diambil.

Lin Neumann adalah Managing Director the American Chamber of Commerce in Indonesia (AmCham Indonesia) sejak Oktober 2014. Sebelumnya, dia adalah founding editor di the Jakarta Globe newspaper.

Pascapemberitaan itu, Partai Demokrat menyatakan serius menggugat artikel Asia Sentinel yang mengaitkan SBY dengan kasus Century. Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menegaskan pihaknya akan mengejar pertanggungjawaban Asia Sentinel hingga ke Hong Kong, tempat media itu berasal.

"Kami mohon kepada Dewan Pers jika kami bisa dibantu untuk mengontak Dewan Pers Hong Kong, maka kami akan ke Hong Kong. Sampai ke manapun akan saya kejar," kata Hinca saat mengajukan laporan ke Dewan Pers di Jakarta, Senin (17/9/2018).

Hinca mengatakan Demokrat tidak akan setengah-setengah menyelesaikan persoalan ini. Demokrat berencana mengajak perwakilan Dewan Pers Indonesia ke Hong Kong untuk bertemu lembaga serupa di sana.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom