Warteg-PKL Sukoharjo Boleh Layani Makan Di Tempat, Maksimal 3 Orang Paling Lama 20 Menit

Warung makan, PKL, warteg, dan sejenisnya di Sukoharjo boleh buka dan melayani makan di tempat maksimal tiga orang, paling lama 20 menit.

 Ilustrasi aktivitas berisiko meningkatkan penularan Covid-19. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi aktivitas berisiko meningkatkan penularan Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, SUKOHARJO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mulai melonggarkan kebijakan makan di tempat untuk warung makan, warung tegal (warteg), pedagang kaki lima (PKL), lapak jajanan, dan sejenisnya.

Makan di tempat diperbolehkan dengan ketentuan maksimal tiga pengunjung dan batas waktu makan paling lama 20 menit. Sementara bagi restoran, rumah makan, kafe dengan lokasi berada dalam gedung toko tertutup baik tersendiri atau di pusat perbelanjaan hanya menerima delivery order atau take away.

Mereka masih dilarang melayani makan di tempat. Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Bupati (Inbup) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Covid-19 Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga: Salut! Koramil Kartasura Bagi-Bagi Nasi Sayur Lodeh Tujuh Rupa Ke Warga Isoman

Selain kebijakan makan di tempat, Inbup Sukoharjo yang diterbitkan pada 26 Juli ini mengatur pula penutupan mal hingga larangan hajatan. Dalam Instruksi Bupati, supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan swalayan kebutuhan sehari-hari dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. Kapasitas pengunjung 50 persen.

Sementara apotek dan toko obat diperbolehkan buka hingga 24 jam. Terkait pelaksanaan kegiatan makan minum di warung makan, restoran, kafe, PKL, lapak jajanan Sukoharjo baik pada lokasi tersendiri atau pusat perbelanjaan dibatasi jam operasional pukul 20.00 WIB.

Kegiatan pada pusat perbelanjaan tutup sementara kecuali akses supermarket, restoran dan pasar swalayan. Selanjutnya, tempat ibadah, masjid musala, gereja, vihara, pura, klenteng tidak boleh mengadakan kegiatan peribadatan berjamaah selama penerapan PPKM Level 4.

Baca Juga: Tak Ada Pelonggaran, Penutupan Jalan di Sukoharjo Dilanjutkan

Melarang Kegiatan Sosial Budaya

Sementara itu, jika warung makan boleh buka dan layani makan di tempat, fasilitas umum di Sukoharjo sementara ditutup. Pemkab Sukoharjo masih melarang kegiatan sosial seni budaya, destinasi wisata tutup. Begitu pula usaha wisata dan tempat hiburan tutup sementara, di antaranya tempat karaoke, spa, game online, bioskop, tempat olahraga.

Hajatan atau pernikahan hanya boleh ijab kabul maksimal dihadiri 10 orang dengan membawa hasil tes antigen paling lama 1 x 24 jam. Selain itu menerapkan protokol kesehatan, tidak menyediakan makan di tempat atau makanan wajib dibawa pulang.

Aturan bagi pelaku perjalanan domestik menggunakan kendaraan pribadi dan transportasi umum harus menunjukkan surat vaksin dosis pertama. Kemudian menunjukkan PCR H-2 untuk penumpang pesawat udara serta antigen untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut.

Baca Juga: Polisi Sukoharjo Terobos Gang Sempit Pakai Motor Berberonjong Bagikan Sembako

Penyekatan jalan masih terus berjalan selama PPKM Level 4 di Sukoharjo. Sanksi tegas akan diberlakukan bagi pelanggar aturan bupati. Sanksi berupa denda administrasi hingga penutupan usaha.

Bupati Etik mengatakan saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. Etik pun mengimbau warga mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, tidak berkerumun, kurangi mobilitas, dan menjaga jarak.

Berita Terkait

Espos Premium

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan ke Indonesia di bandara dan pelabuhan internasional guna mencegah varian Mu dari virus penyebab Covid-19 masuk ke Tanah Air. Kemunculan varian Mu mendorong pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

Berita Terkini

Proyek GOR Indoor Manahan Solo Mandek, Legislator Pertanyakan Kinerja Konsultan Pengawas

Kalangan legislator DPRD Solo menyayangkan pekerjaan proyek pembangunan GOR Indoor Manahan tak selesai dan mempertanyakan kinerja konsultan pengawas.

Kompak, 800 Orang Bergerak Bantu TMMD di Majasto Sukoharjo

Sedikitnya 800 warga berpartisipasi dalam program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD di Desa Majasto, Tawangsari, Sukoharjo.

Populasi Penderita Gagal Ginjal di Soloraya Terus Meningkat, Waspadai Pemicunya!

Jumlah penderita gagal ginjal di Soloraya terus meningkat dari tahun ke tahun yang dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat.

GTT Senior Wonogiri Pesimistis Lolos Ujian PPPK, Ini Alasannya

Sejumlah GTT senior di Wonogiri tak yakin bakal lolos ujian kompetensi menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK.

Vaksinasi Covid-19 Baru 45%, Danrem Tetap Yakin Herd Immunity Wonogiri Bisa Terbentuk Oktober

Danrem Warastratama optimistis capaian vaksinasi Covid-19 Wonogiri bisa digenjot hingga 70% pada Oktober 2021 sehingga herd immunity terbentuk.

Waduh! Sistem Trouble, Sertifikat Vaksin Covid-19 Pelajar Karanganyar Tak Bisa Langsung Tercetak

Vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di Kabupaten Karanganyar sempat terkendala masalah sistem di mana sertifikat tidak bisa langsung tercetak.

Pengelola Mal Soloraya Berharap Anak 12 Tahun ke Bawah Boleh Masuk

Pengelola mal di Soloraya berharap ada kelonggaran terutama untuk anak di bawah 12 tahun boleh masuk mal seiring turunnya kasus Covid-19.

DLH Sragen Teliti Kualitas Air 4 Anak Sungai Bengawan Solo

Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sragen meneliti kualitas air empat anak Sungai Bengawan Solo yang melintasi wilayah kota.

PPKM Level 3 di Sukoharjo Masih Berjalan, Operasi Prokes di Gatak Terus Dilakukan

Operasi protokol kesehatan di Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, terus dilakukan oleh aparat setempat. Terlebih, PPKM Level 3 masih diterapkan di Sukoharjo.

Siapa Pun Penguasa Baru Mangkunegaran, Ini Harapan Pegiat Sejarah-Budaya Solo

Pegiat sejarah dan budaya Kota Solo menyampaikan harapannya kepada penerus Mangkunagoro IX sebagai penguasa Pura Mangkunegaran.

Aneh! Yoni di Sawah Dekat Tol Solo-Jogja Klaten Pernah Dipindah, Tapi Balik Lagi..

Yoni di tengah sawah yang hampir kena proyek tol Solo-Jogja di wilayah Keprabon, Polanharjo, Klaten, pernah dipindah ke tempat lain tapi kembali lagi.

Asyik! Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk TSTJ dan Balekambang Solo

Pemkot Solo sudah membolehkan anak usia 12 tahun ke bawah untuk mengunjungi dua objek wisata yang sudah diizinkan buka.

Minta Objek Wisata Dibuka, Asosiasi Pengelola Wisata Surati Pemkab Klaten

Para pengelola objek wisata meminta Pemkab Klaten segera mengizinkan pembukaan objek wisata meski dengan pembatasan dan penerapan protokol kesehatan ketat.

Ditinggal Warga, Kampung Terdampak Tol Solo-Jogja Klaten ini Mirip Desa Mati

Kampung terdampak tol Solo-Jogja di Dukuh Ngentak, Desa Kranggan, Polanharjo, Klaten, sepi ditinggalkan penghuninya pindah.

Soal Capres, Ganjar Pranowo Tunduk Kepada PDIP

Ganjar Pranowo menyatakan dirinya akan tetap tunduk kepada ketentuan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang saat ini dipimpin Megawati Soekarnoputri.