Dalam sehari maling bobol Warnet, gerai ponsel dan PS
Ilustrasi (Solopos.com)

Sragen (Solopos.com) - Dalam sehari, pencuri membobol warung internet (Warnet), gerai Telkomsel, dan tempat bermain PS. Akibat pencurian dengan pemberatan itu, korban mengalami kerugian hampir Rp 58 juta. Aparat Polres Sragen pun belum berhasil mengungkap pelaku pencurian tersebut.

Ilustrasi (Solopos.com)
Kapolres Sragen, AKBP IB Putra Narendra, melalui Kasubag Humas, AKP Mulyani, Rabu (21/9/2011), mengungkapkan kasus pertama terjadi di Warnet di Mojomulyo RT 1/RW X, Sragen Kulon, milik Ikwan Triyanto, 33. Warga yang tinggal di Tegalsari RT 3/RW XV, Sragen Kulon, itu mengetahui Warnetnya dibobol maling setelah menerima kabar dari Harti, 42, warga setempat. Korban langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengecek barang di dalam Warnet.

“Setelah dicek ke dalam, ternyata sejumlah unit peralatan internet raib. Barang yang digondol maling itu antara lain, lima unit CPU AMD, empat unit CPU prentiun empat dan sembilan unit LCD Advan 15 inci. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 25 juta,” ujar AKP Mulyani.

Anang Subodo, 33, warga Sumengko RT 1/RW XII, Sragen Tengah, sambung Mulyani, juga menjadi korban pencurian dengan modus yang sama. Sebagaimana yang terjadi di Warnet milik Ikwan. AKP Mulyani menerangkan gerai Telkomsel yang terletak di Sragen Manggis, Sragen Wetan juga disatroni pencuri dengan cara merusak gembok pintu.

“Sejumlah barang yang hilang meliputi, modem merk Advan sebanyak 10 unit, modem hwawei dua unit, HP Merk CX5 dua unit, HP Nokia dua unit, HP Lexus dua unit, HP Cross dua unit, HP Fress satu unit, HP X888 satu unit, perdana Flas 53 buah, perdana sempati empat unit dan memory Visipro 20 unit. Kerugian ditafsir Rp 10 juta,” ungkapnya.

Kasus pencurian terakhir, imbuhnya, terjadi di gerai permainan PS milik Yulianto, 24, warga Warek RT 24, Ngarum, Ngrampal, Sragen. “Modusnya sama. Barang yang hilang terdiri atas, empat unit PS Sony dan empat unit TV 24 inci. Kerugian sekitar Rp 23 juta. Dari analisa modusnya, pencuri ini duga masih satu jaringan. Kami masih mengusut pelaku pencurian tersebut dibantu tim Reskrim dari masing-masing Polsek,” tandasnya.

trh



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom