Warga Tewas Tersengat Listrik, Kudus Gagas Tiang LPJU Pakai Isolator
Tiang listrik penerangan jalan umum (LPJU) yang menelan korban jiwa di Kota Kudus, Jawa Tengah. (Antara)

Solopos.com, KUDUS — Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus Sam’ani Intakoris mengusulkan tiang lampu penerangan jalan umum (LPJU) di kabupaten setempat dilengkapi isolator setinggi dua meteran demi menghindari terulangnya warga yang meninggal karena tersetrum arus listrik.

Ditegaskannya, peristiwa warga tersengat arus listrik akibat adanya kabel yang terkelupas tak boleh terulang. “Biar aman, sebaiknya tiang LPJU diberi isolator setinggi 2 meteran sehingga ketika musim hujan ada warga yang tidak sengaja memegang tiang PLJU tidak mudah tersetrum,” katanya.

Gagasan itu dia sampaikan, Selasa (24/12/2019), menanggapi peristiwa seorang anak di Desa Kirig, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, tewas tersetrum listrik beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus Agung Karyanto mengungkapkan terkait gagasan yang dilontarkan Sekda Kudus akan ditindaklanjuti. “Kami tentunya akan berkoordinasi dengan bagian yang khusus menangani LPJU, kemudian dilakukan pengkajian terkait ide memberikan isolatif pada tiang LPJU,” katanya.

Nantinya, kata dia, ketika memang perlu ada isolatif, tentunya akan diprogramkan karena terkait dengan penganggaran. Menurut dia, pemberian isolatif pada tiang LPJU bisa dilakukan berdasarkan skala prioritas, seperti yang berada di dekat pemukiman atau depan rumah penduduk.

Upaya lain untuk melakukan pencegahan terjadinya kasus kesetrum karena ketika adanya isolasinya yang lecet, bisa diterjunkan petugas untuk melakukan pengecekan secara berkala masing-masing tiang LPJU. “Ketika ditemukan tiang LPJU yang ada aliran listriknya, tentunya bisa segera dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Untuk jumlah personel yang mengurusi LPJU, kata Sam’ani Intakoris, cukup. Namun untuk peralatan pendukungnya yang perlu ada evaluasi, terutama untuk truk crane-nya perlu ada peremajaan karena usianya cukup tua, termasuk peralatan pendukung lainnya. Jumlah tiang LPJU di Kabupaten Kudus sendiri tercatat ada 6.800 titik LPJU yang tersebar di sejumlah ruas jalan di Kudus.

Sebelumnya, seorang anak meninggal dunia diduga akibat tersetrum usai memegang tiang LPJU yang berada di dekat tempat tinggalnya di Desa Kirig, Kecamatan Mejobo, Kudus. Hasil pengecekan di tiang LPJU tersebut, penyebab hingga mengakibatkan adanya arus di tiang LPJU karena isolasinya lecet diduga akibat adanya gesekan yang disebabkan pergerakan kabel yang dimungkinkan tertiup angin atau tertarik saat perimbasan pohon oleh warga.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho