Tutup Iklan

Warga Tak Akan Leluasa Nonton Pawai Pembangunan di Jensud Solo, Ini Penyebabnya

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO — Warga tak akan leluasa menonton pawai pembangunan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan RI khususnya di sepanjang Jl. Jendral Sudirman (Koridor Jensud) Solo, Minggu (18/8/2019).

Meski koridor yang tengah dalam proyek penataan itu akan dibuka, pagar MMT di sekeliling proyek bakal tetap terpasang. Warga hanya bisa menyaksikan pawai di bagian yang tidak terpasang pagar MMT.

Pagar MMT penutup proyek dibiarkan terpasang lantaran di bagian samping kanan-kiri atau barat dan timur ruas itu masih terdapat material proyek yang membahayakan penonton.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Solo, Arif Nurhadi, mengatakan bagian tengah koridor siap mengakomodasi arak-arakan peserta pawai karena sudah selesai dikerjakan.

“MMT penutup di Bundaran Gladag atau di sekitar Patung Slamet Riyadi akan dibuka karena sudah selesai. Tapi, mulai dari depan GPIB Penabur sampai Gedung Bank Indonesia (BI) lama masih dibiarkan [terpasang] karena pas di bawah pagar MMT itu ada lubang galian yang berisi tulangan besi,” jelas Arif, Kamis (15/7/2019).

Lebar bagian tengah koridor Jensud yang bisa dilewati pawai sekitar 12 meter. Dengan lebar segitu, trailer panjang masih bisa lewat. “Penonton bisa menyaksikan pawai kecuali di titik yang MMT-nya masih terpasang. Bisa di Jl. Slamet Riyadi atau depan Kantor BRI Jl. Jendral Sudirman sampai Balai Kota,” imbuh Arif.

Arif mengaku sempat membuat alternatif agar pagar MMT dibuka sehingga masyarakat bisa leluasa menyaksikan pawai dari sudut itu. Namun langkah tersebut membutuhkan biaya tinggi lantaran harus memotong tulangan besi dan menutup lubang galian.

Padahal, tulangan besi itu akan dilanjutkan menjadi fondasi saat meneruskan pengerjaan di bagian tepi. Aktivitas memotong tulangan besi dan menutup lubang galian itu juga butuh waktu lama, paling tidak sepekan.

Hal itu bisa saja dilakukan tapi dikhawatirkan akan merusak fondasi yang sudah terpasang. “Kalau dipaksakan dibuka membahayakan penonton karena lubangnya cukup lebar,” ucap Arif.

Dinas Perhubungan (Dishub) akan memasang water barrier di antara jalur tengah yang dibuka dengan lubang galian dan pagar MMT. Dengan demikian, kendaraan juga tak akan terperosok ke lubang tersebut.

Arif menyebut kondisi beton fondasi di ruas itu sudah berumur sehingga dapat dilewati kendaraan bertonase berat. Campuran bahan penguat berupa zat aditif di dalamnya memungkinkan beton lebih cepat kering.

“Tanpa zat aditif, beton itu baru kering sekitar 20-21 hari. Kalau pakai zat aditif cukup 10-15 hari. Beton yang di sana sudah berumur lebih dari dua pekan, bahkan dua bulan dan tiga bulan,” jelasnya.

Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Solo, Nunuk Mari Hastuti, menyampaikan Pawai Pembangunan 2019 melibatkan berbagai elemen masyarakat. Rute dimulai dari Jl. Bhayangkara, Stadion Sriwedari, hingga Balai Kota melintasi Jl. Slamet Riyadi dan Jl. Jenderal Sudirman.

“Masyarakat bisa menonton pawai itu di jalur pedestrian atau di tepi jalan sepanjang rute, kecuali di Jl. Jenderal Sudirman yang pagar MMT-nya masih terpasang,” kata Nunuk, Selasa (13/8/2019).

Berita Terkait

Berita Terkini

Bharada Korban KKB Dimakamkan di Aceh

Bhayangkara Dua (Bharada) Muhammad Kurniadi gugur dalam baku tembak dengan KKB di Kiwirok.

Duh, 150 Hakim di Jatim Diadukan karena Melanggar Kode Etik

Sedikitnya 150 hakim di Jawa Timur diadukan ke Komisi Yudisial karena melanggar kode etik.

Epidemiolog Kaget Kasus Corona RI Bisa Turun Cepat

Pandu sendiri mengaku kaget dengan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia bisa turun dengan cepat.

Buronan 12 Tahun Terdeteksi Gara-Gara Menggugat Cerai Istri

Sang buronan terdeteksi setelah namanya muncul di Pengadilan Agama Subang, Jawa Barat sebagai penggugat cerai istrinya.

BST Kemensos Disetop? Kadinsos Wonogiri: Tunggu Surat Resmi Saja!

Dinas Sosial Wonogiri masih menunggu surat keputusan resmi dari Kemensos terkait informasi mengenai penghentian BST dampak pandemi Covid-19.

320 Petani Milenial Klaten Diusulkan Ikut Pelatihan di Kementan

Pemkab Klaten mengusulkan ratusan petani milenial yang umurnya di bawah 40 tahun ikut pelatihan dari Kementerian Pertanian.

Apa Kabar Rencana Gedung RSUD Sukoharjo di Bekas Terminal Kartasura?

Saat pemerintahan Bupati Wardoyo Wijaya, lahan bekas Terminal Kartasura diproyeksikan untuk gedung unit II RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.

Kapolda Jateng Janji Beri Pekerjaan Pensiunan Polisi Silver Semarang

Janji itu dilontarkan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi setelah video pensiunan polisi silver itu marak di media sosial.

Tak Sanggup, Pengelola Serahkan Rusunawa Begalon I ke Wali Kota Solo

Pengelola Rusunawa Begalon I Solo menyerahkan pengelolaan rusunawa tersebut ke Wali Kota Solo karena sudah tidak sanggup.

Miris! Manusia Silver Semarang Ternyata Pensiunan Polisi

Kasus manusia silver di Semarang tak kalah mengundang keprihatinan.

Dari Kamar Mungil, Gadis Boyolali Mendulang Rejeki

Gadis di Boyolali mendulang rejeki dari dalam kamar yang mungil melalui kreativitasnya menempel barang bekas.

Piala Sudirman 2021: Indonesia Bekuk Rusia, Unggul 3-0 Berkat Minions

Tim Indonesia memastikan memetik kemenangan di laga perdana Piala Sudirman 2021. Hal itu setelah Tim Indonesia mampu unggul 3-0 atas Tim Rusia.

Populasi Kucing Jalanan Soloraya Naik saat Pandemi Corona, Mau Adopsi?

Pegiat komunitas pencinta kucing, Rudimeong, mengajak masyarakat untuk mengadopsi kucing jalanan ketimbang membeli.

Tim Kriket Putra Bali Raih Emas Pertama PON XX Papua

Kalahkan tim kriket putra Papua dengan skor 76-63.

Eksploitasi Anak, Dulu Bocah Silver kini Bayi Silver

Kasus eksploitasi anak dengan dijadikan objek mengamen tidak hanya terjadi saat ini.

Sebelum Terbakar, Pasar Janglot Sragen Pernah Hampir Direvitalisasi

Pasar Janglot, Tangen, Sragen, yang terbakar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari pernah hampir direvitalisasi beberapa tahun lalu.