Warga Sragen PDP Corona Meninggal di Solo Punya Riwayat Diabetes dan Sakit Jantung
Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat jumpa pers dengan wartawan di ruang rapat Bupati Sragen, Kamis (20/2/2020). (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN -- Warga berstatus pasien dalam pengawasan atau PDP corona yang meninggal dunia di RSUD dr Moewardi Solo, Senin (30/3/2020) siang, punya memiliki riwayat diabetes dan sakit jantung.

Hal itu diungkapkan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati kepada wartawan di Pungkruk, Sidoharjo, Sragen, Selasa (31/3/2020). Yuni, sapaan akrabnya mengatakan hasil tes swab tenggorokan perempuan 60 tahun itu baru diketahui 4-5 hari mendatang.

Sementara itu hingga Selasa, jumlah PDP corona yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen ada tiga orang. Mereka terdiri atas satu PDP di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dan dua PDP di RSUD dr Soeratno Gemolong, Sragen.

Penemuan Bayi Laki-Laki di Selokan Tawangmangu Karanganyar, Anak Siapa?

Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) berkurang dari 94 orang menjadi 86 orang. Di sisi lain jumlah pelaku perjalanan (PP) yang perlu diawasi mencapai 5.403 orang.

Yuni mengatakan warga berstatus PDP corona yang meninggal di Solo datang dalam kondisi demam ke rumah sakit swasta di Sragen. PDP ini memiliki riwayat penyakit diabetes melitus dan jantung.

Dalam pemeriksaan di RS swasta itu kemudian dicurigai mengarah ke virus corona. "Sesuai prosedur tetapnya kalau ada kecurigaan harus dirujuk. Nah, PDP ini dirujuk ke RSUD dr Moewardi Solo pada [Minggu] malam hari dan pada [Senin] siangnya meninggal,” ujar Yuni.

Imbas Corona, Listrik Digratiskan Selama 3 Bulan, Simak Skemanya!

Dia menjelaskan PDP ini belum ada kontak dengan warga di tempat tinggalnya dan jarang ke luar kota. Yuni masih menunggu hasil laboratorium sample swab tenggorokan warga Sragen PDP corona yang meninggal itu 4-5 hari ke depan.

Yuni Masih Berhitung Anggaran Penanganan Covid-19

“Jadi media dalam pemberitaan harus seimbang. Kalau memasang gambar dalam berita ya jangan gambar peristiwa dulu agar tidak bikin geger. Ayolah etika jurnalistik ditaati! Saya paling transparan. Saya tidak pernah menutupi [data] apa pun. Jadi tunggu hasilnya ya,” jelasnya.

3 Orang Sembuh, Tak Ada Lagi Pasien Positif Corona di RSUD dr Moewardi Solo

Yuni menyebut jumlah PDP corona yang sudah dikeluarkan dari data PDP ada tiga orang. Mereka masing-masing di RSUD Sragen dua orang dan RSUD Gemolong satu orang.

Dia menyampaikan sekarang jumlah PDP masih ada tiga orang. Di sisi lain, Yuni juga berhitung tentang kebutuhan anggaran untuk penanganan Covid-19 dari segi medis dan jaring pengaman sosial.

Nilainya berapa, jelas dia, belum diketahui karena masih dihitung.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho