Petugas Disdag Solo menertibkan PKL di sisi utara Jl. Slamet Riyadi saat berlangsung CFD, Minggu (7/4/2019). (Solopos/Ratih Kartika)

Solopos.com, SOLO -- Solo https://soloraya.solopos.com/read/20190203/489/969442/tong-sampah-di-cfd-solo-kurang-banyak-ini-dampaknya" title="ong Sampah di CFD Solo Kurang Banyak, Ini Dampaknya">Car Free Day (CFD) di Jl. Slamet Riyadi maupun Jl. Ir. Juanda akan tetap digelar seperti biasanya setiap Minggu pagi selama Ramadan. Para pedagang diharapkan menyesuaikan diri dengan pengunjung dari kalangan umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubunganhttps://soloraya.solopos.com/read/20190111/489/964426/cfd-13-januari-diliburkan-apa-alasan-dishub-solo" title="CFD 13 Januari Diliburkan, Apa Alasan Dishub Solo?"> Kota Solo, Hari Prihatno, saat ditemui Solopos.com, Minggu (5/5/2019) pagi. Menurutnya, CFD hanya akan diliburkan pada 2 Juni dan 9 Juni 2019 untuk mendukung kelancaran arus mudik-balik Lebaran.

“Seluruhnya tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya. Pedagang juga tidak ada masalah, semua pasti bisa menyesuaikan dengan kondisi,” ujarnya.

Kepala Bidang https://soloraya.solopos.com/read/20190106/489/963362/warga-khawatir-tertabrak-di-cfd-solo-andong-becak-hias-tak-dilarang-tetapi" title="Warga Khawatir Tertabrak di CFD Solo, Andong & Becak Hias Tak Dilarang tetapi...">Pedagang Kaki Lima Dinas Perdagangan Solo, Didik Anggono, mengatakan telah mengimbau para penjual makanan untuk tidak berjualan demi menghormati umat Islam yang sedang berpuasa. Namun, penjual makanan kering atau makanan yang dapat dibawa pulang tetap dapat berjualan seperti biasanya.

“Petugas yang menarik retribusi melakukan imbauan secara lisan. Kami mengimbau dan kami memohon untuk tidak berjualan makanan berat. Kalau penjual kerajinan tidak apa-apa,” ujarnya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten