Warga Selandia Baru Positif Virus Corona, Pulang dari Iran & Transit di Bali
Penumpang pesawat mengenakan masker di area Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (31/1/2020). WHO menetapkan status darurat global wabah virus Corona. (Antara-Fikri Yusuf)

Solopos.com, JAKARTA -- Pemerintah Selandia Baru mengonfirmasi kasus virus corona pertama di negara itu pada Jumat (28/2/2020). Namun yang mengejutkan, orang yang positif virus corona tersebut baru saja terbang dari Iran ke Auckland melalui Bali.

Pejabat kesehatan setempat mengatakan berdasarkan hasil tes orang tersebut positif terinfeksi. Orang berusia 60-an tahun itu kini dirawat di Auckland City Hospital.

"Mereka berada dalam proses isolasi, berada di ruangan bertekanan rendah untuk mencegah penyebaran penyakit," demikian bunyi pernyataan Departemen Kesehatan Selandia Baru yang dirilis The Guardian, Jumat.

Elektabilitas Prabowo Tertinggi, Fadli Zon Tafsirkan Keinginan Ganti Presiden, Ini Faktanya

Pejabat Kementerian Kesehatan setempat mengatakan orang tersebut berjenis kelamin perempuan dan merupakan warga negara Selandia Baru. Dia tiba di Auckland pada Rabu (26/2/2020) lalu. Selain itu, pihak keluarga juga telah memeriksakan diri ke rumah sakit karena khawatir ikut tertular virus corona.

Tak hanya itu, pemerintah Selandia Baru juga meminta para penumpang yang ikut dalam penerbangan pesawat Emirates Airline bersama pasien tersebut untuk menghubungi petugas.

Sekda Bela Anies Baswedan: Banjir Jakarta Dinikmati Saja!

Meski demikian, pemerintah berupaya mengurangi kekhawatiran dengan mengklaim telah mengendalikan situasi. "Meskipun kami punya kasus pertama Covid-19, kemungkinan penyebarannya rendah," kata pemerintah.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan David Clark mengatakan Selandia Baru telah menerapkan larangan kedatangan dari Iran seperti halnya China. Di Iran, saat ini virus corona telah menyebabkan 26 orang meninggal dunia dan menjadi angka kematian terbesar di luar China. Sayangnya, belum ada informasi yang pasti tentang penyebaran virus itu di Iran.

Viral Foto Pesawat Kepresidenan Baru, Ini Tanggapan Istana

"Tentu saja situasi di Iran mengkhawatirkan, ada penyebaran penyakit yang sedang berlangsung dan ketidakpastian yang besar tentang skala penyebarannya serta kemampuan [virus] untuk menginfeksi," kata David.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho