Warga mengantre menukarkan uang di perbankan yang memberikan layanan keliling di Alun-alun Kota Madiun, Rabu (15/5/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN -- Ratusan orang memadati kawasan Alun-alun Kota Madiun, Rabu (15/5/2019) sore. Mereka antre untuk menukarkan uang baru di perbankan yang membuka layanan khusus di alun-alun setempat.

Tampak ratusan orang berjejer di lima stand layanan dari perbankan. Masing-masing dari mereka memegang uang pecahan seratusan ribu dan lima puluh ribu rupiah yang akan ditukarkan dengan uang pecahan.

Sebelumnya warga harus mendapatkan nomor antrean yang diberikan oleh petugas perbankan yang berjaga. Kemudian mereka dipanggil dan boleh menukarkan uang dengan nominal maksimal Rp3,7 juta.

Usai menukarkan uang, mereka diwajibkan untuk memasukkan jarinya ke tinta sebagai penanda telah dilayani. Warga yang sudah menukar uang tidak boleh lagi menukarkan uang.

Warga pun rela antre berjam-jam untuk mendapatkan uang pecahan baru. Tidak hanya warga Kota Madiun saja yang antre, tapi warga luar kota juga banyak memanfaatkan kegiatan itu untuk menukarkan uang baru.

Seperti Reza, warga Dolopo, Kabupaten Madiun, yang rela antre sekitar satu jam untuk mendapatkan giliran. Dia berangkat dari rumah bersama istri dan anaknya ke Kota Madiun untuk menukarkan uang.

Ia menukarkan uang senilai Rp1,5 juta dengan uang pecahan Rp5.000 dan Rp2.000. Uang pecahan tersebut rencananya akan diberikan kepada keponakan-keponakannya sebagai "uang THR" Lebaran.

"Iya ini untuk persiapan Lebaran. Soalnya kalau nukar di penukaran uang di jalanan harus bayar. Sedangkan di sini gratis," ujar dia.

Warga Taman, Kota Madiun, Latifa, juga sudah antre sejak pukul 14.00 WIB dan baru pukul 15.00 WIB dilayani. Ia menukarkan uang sejumlah Rp1,5 juta dengan pecahan Rp10.000 dan Rp5.000.

"Ini untuk uang Lebaran. Untuk sendiri bukan dijual lagi. Kalau menukarkan uang di sini kan gratis," ujar dia.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Musni Hardi K.A., mengatakan Bank Indonesia menggelar layanan penukaran uang bagi masyarakat Madiun di alun-alun. Ada lima bank yang menyediakan layanan penukaran uang khusus pada Rabu sore di alun-alun.

BI menyiapkan uang baru dengan pecahan Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, dan Rp2.000 dengan total Rp1,5 miliar. "Untuk setiap orang memang kami batasi hanya boleh menukarkan uang Rp3,7 juta. Ini supaya seluruh warga kebagian," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten