Ilustrasi pencurian sepeda motor (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, KLATEN -- Warga Nusukan, Solo, Dedi Setya Adi Candra alias Aan, 28, ditangkap aparat Satreskrim Polres https://soloraya.solopos.com/read/20190124/493/967341/komplotan-pencuri-motor-dicokok-polisi-klaten-2-orang-ditembak" title="Komplotan Pencuri Motor Dicokok Polisi Klaten, 2 Orang Ditembak">Klaten pada akhir April 2019 lalu karena mencuri sepeda motor milik Nunik, 16, warga Sukoharjo, di BMT Barepan, Cawas, Klaten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, aksi pencurian sepeda motor itu terjadi pada akhir Maret 2019 saat Aan mengirim tinta isi ulang printer bersama temannya, Kamis (28/3/2019) pagi. Pengiriman dilakukan di berbagai lokasi, seperti di Trucuk, Pedan, dan Cawas.

Saat di Cawas, tepatnya di Desa Barepan, Aan melihat sepeda motor Honda Beat biru-putih berpelat nomor AD 3530 OK lengkap dengan kunci yang masih tertancap di lubangnya. Sepeda motor itu terparkir di depan BMT Barepan.

Kepada temannya, Aan minta ditinggal di Barepan karena ingin bertemu seseorang. Aan mencuri sepeda motor itu dan kabur ke arah Karangdowo-Baki (Sukoharjo)-Nusukan, Banjarsari (Solo). Selanjutnya, Aan mengganti pelat nomor sepeda motor yang dicuri dengan pelat AD 5467 DU.

Polisi yang mendapat laporan https://soloraya.solopos.com/read/20190122/493/966737/pasien-rsj-bobol-atm-di-klaten-warganet-kalau-soal-duit-jadi-waras" title="Pasien RSJ Bobol ATM di Klaten, Warganet: Kalau Soal Duit Jadi Waras">pencurian sepeda motor itu langsung menyelidiki. Hasilnya, polisi dapat menangkap Aan dan menjebloskannya ke sel tahanan Mapolres Klaten, Senin (29/4/2019) petang. Barang bukti yang disita dari tangan Aan, yakni satu unit sepeda motor Honda Beat, satu lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan dua pelat nomor AD 3530 OK.

“Penangkapan tersangka ini hasil penyelidikan kami [anggota Satreskrim Polres Klaten]. Tersangka merupakan pelaku tunggal. Motif mencuri, tersangka sangat ingin memiliki sepeda motor guna menunjang pekerjaannya, yakni sebagai tukang mengirim tinta isi ulang printer,” kata Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi, saat ditemui wartawan di Mapolres setempat, pekan lalu.

AKP Dicky Hermanysah mengatakan Aan dijerat Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang https://soloraya.solopos.com/read/20190117/493/965814/kawanan-maling-gasak-rp300-juta-di-gudang-toko-sembako-klaten" title="Kawanan Maling Gasak Rp300 Juta di Gudang Toko Sembako Klaten">Pencurian. Ancaman hukumannya sekitar lima tahun penjara.

“Kami mengimbau warga [pemilik sepeda motor] agar selalu berhati-hati saat memarkir sepeda motor. Pastkan kunci motor jangan menggantung di kendaraan saat ditinggal pergi,” katanya.

Di hadapan petugas, Aan, mengaku baru sekali itu mencuri sepeda motor. Aksi pencurian itu dilakukan secara spontan karena melihat sepeda motor lengkap dengan kuncinya terparkir di depan BMT Barepan, Cawas.

“Sepeda motor hasil curian saya gunakan untuk bekerja,” katanya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten