Warga Ngeluh Bayar Parkir Motor di CFD Solo Mahal, Ada Jukir Nakal?

Sejumlah warga mengeluh biaya parkir di CFD Solo mahal dan tidak sesuai dengan karcis yang diberikan.

 Papan pengumuman tarif parkir di area parkir Pasar Ngudi Rejeki Gilingan Solo. Foto diambil Selasa (10/5/2022). (Solopos/Siti Nur Azizah)

SOLOPOS.COM - Papan pengumuman tarif parkir di area parkir Pasar Ngudi Rejeki Gilingan Solo. Foto diambil Selasa (10/5/2022). (Solopos/Siti Nur Azizah)

Solopos.com, SOLO — Sejumlah warga mengeluhkan tarif parkir sepeda motor di Car Free Day (CFD) yang digelar di sepanjang Jl Slamet Riyadi Solo, pada Minggu (22/5/2022) pagi.

Mereka yang datang saat CFD harus membayar Rp3.000 untuk biaya parkir sepeda motor mereka. Padahal dalam karcis parkir yang diberikan, tertulis tarif Rp2.000 untuk sekali parkir.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Desty, salah satu warga yang datang saat CFD Solo mengeluhkan hal tersebut. Ia memarkir sepeda motornya di Lapangan Sriwedari. Dia menilai tarif parkir yang ditarik berbeda dengan yang tertulis di karcis cukup membingungkan.

“Iya, saya tadi bayar ongkos parkirnya Rp3.000 sebenarnya juga tidak apa-apa, cuman karena karcisnya tertulis Rp2.000 ya saya jadi bingung mengenai tarif parkirnya berapa sebenarnya,” ujarnya kepada Solopos.com.

Hal serupa juga terjadi kepada Nofik, yang memarkir kendaraannya tidak jauh dari Jl Bhayangkara. Ia juga ditagih ongkos parkir sebesar Rp3.000 saat hendak jalan-jalan di area CFD Solo.

“Saya tadi bayar Rp3.000 tapi dikasih karcis Rp2.000 jadi bingung sebenarnya untuk bayar parkir saat CFD ini harusnya berapa. Kami juga sedikit keberatan kalau tarifnya segitu,” terangnya.

Baca juga: Pulang Dari Jakarta, Wali Kota Solo Gibran Ngaku Tambah Mumet, Kenapa?

Zonasi Parkir

Menurut laman resmi Pemerintah Kota Solo, Surakarta.go.id, ada penjelasan detail terkait pembagian zonasi parkir di Kota Solo beserta besarannya dalam Perda Kota Solo nomor 9 tahun 2011.

Ada tiga zona parkir yang berlaku di Solo, yakni zona C, D, dan E dengan tarif yang berbeda-beda.

Pihak Dinas Perhubungan Kota Solo sudah memberi tanda zonasi parkir tersebut. Para juru parkir (jukir) juga sudah dibagi dan diberi seragam serta karcis parkir yang sesuai dengan zonasi.

Untuk sepeda motor, tarif parkir paling mahal dipatok Rp2.000, tarif ini berlaku di zona C yang berada di Jl Slamet Riyadi, Jl Urip Sumoharjo, Jl Kapten Mulyadi, Jl Yos Sudarso, Jl Dr. Rajiman, Jl Veteran, JL Gatot Subroto, Jl Sutan Syahrir, Jl RM Said, Jl Piere Tendean, Jl Dr Moewardi, Jl S Parman, Jl RE. Martadinata, Jl Brigjen Sudiarto, Jl Gadjah Mada, Jl Honggowongso, Jl Surya Pranoto, dan Jl Sutowijaya.

Baca juga: Evaluasi CFD Perdana, Wali Kota Solo Gibran Soroti Rokok & Zonasi PKL

Jukir Nakal

Lokasi parkir di setiap zonasi biasanya diberi tanda berupa plang besar di tepi jalan. Dengan demikian pengguna jalan semestinya bisa melihat dengan jelas lokasi parkir tersebut.

Diberitakan Solopos sebelumnya, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan bakal menindak tegas oknum jukir nakar yang mematok tarif parkir tidak sesuai ketentuan.

Dia mengakui selama ini masih banyak oknum jukir nakal di Kota Solo. Melihat kenyataan itu dia pun mempersilakan warga untuk melapor jika menemukan jukir nakal.

“Tempat parkir ini baru kita kaji juga (penindakannya). Banyak sekali yang nakal soalnya. Kalau ada keluhan disampaikan saja,” ujar Gibran kepada wartawan, Rabu (2/6/2021).

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Berputar 2 Menitan, Puting Beliung Terjang Ngargoyoso Karanganyar

Puting beliung yang bertiup selama kurang lebih dua menit mengakibatkan satu rumah warga Desa Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar, rusak di bagian atap.

3.144 Orang Langgar Aturan Lalin Selama Operasi Patuh 2022 di Wonogiri

Selama Operasi Patuh Candi 2022 di Kabupaten Wonogiri, sebanyak 3.144 orang melanggar peraturan lalu lintas.

PPDB SMA Solo: Laweyan Tak Ada Kelas Virtual, Ini Alasan Disdik Jateng

Disdik Jateng mengaku belum ada kelas virtual untuk para calon siswa di Kecamatan Laweyan, Solo, yang tidak memiliki SMA negeri, apa alasannya?

Cadas! Nyanyi Di Sukoharjo, Eks Vokalis Boomerang Panjat Tiang 15 Meter

Penyanyi rock kawakan eks vokalis Boomerang, Roy Jeconiah, melakukan aksi tak biasa saat manggung di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo, Minggu (3/7/2022).

Disdik Jateng: Tak Ada Zonasi Khusus PPDB Pasar Kliwon-Laweyan Solo

Disdik Jateng memastikan tidak ada zonasi khusus untuk wilayah kecamatan yang tidak memiliki SMA negeri seperti Pasar Kliwon dan Laweyan, Kota Solo, pada PPDB tahun ini.

Geramnya Gibran Soal Pelecehan Seksual JKT 48: The Park Itu Bukan Solo!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberikan klarifikasi ihwal penyebutan Solo sebagai lokasi insiden pelecehan seksual yang dialami personel JKT48 saat konser.

Alasan Rudy Solo Sebut Ganjar Pranowo Presiden ke-8 RI

Inilah alasan di balik pernyataan Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, yang menyebut Ganjar Pranowo menjadi presiden kedelapan RI.

Soal Pilpres 2024, Rudy Solo: Golek Presiden Angel, Nganggo Mitos Wae

Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mendoakan Ketua Umum DPP PDIP agar mempercayai mitos dalam menentukan capres di pilpres 2024.

Rumus Otak-Atik Gatuk Rudy Solo Sebut Ganjar Pranowo Presiden ke-8

Inilah rumus otak-atik gatuk ala Rudy yang dengan lantang menyebut Ganjar Pranowo sebagai presiden kedelapan RI.

Bermalam di Jl. Mayor Kusmanto Demi Jaga Lapak Jualan di CFD Klaten

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Supriyono, menjelaskan PKL hanya diperbolehkan menempati kawasan paving di kedua sisi Jl. Mayor Kusmanto.

Lantang! Rudy Solo: Ganjar Pranowo Presiden ke-8 RI

Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, memprediksi Ganjar Pranowo menjadi presiden kedelapan RI.

Warga Sragen Meninggal Tak Wajar: Mayat Sujud Tapi Kepala Masuk Ember

Warga Sragen diduga meninggal secara tak wajar karena posisi mayatnya seperti sujud, namun kepalanya berada di dalam ember di kamar mandi.

Makam Jenazah Warga Sragen Dibongkar, Meninggal Tak Wajar?

Jenazah warga Sragen yang diduga meninggal tak wajar diautopsi setelah kuburannya dibongkar.

Sang Legenda! Naik Damar Sasongko Solo-Sukoharjo Serasa Bus Perang

Bus perintis Solo-Jatipuro, Damar Sasongko, merupakan sang legenda di Sukoharjo yang memacu adrenalin penumpang karena serasa menumpang bus perang.

60 Mobil Ikuti Bhayangkara Autoshow di Wonogiri, Ini Keseruannya

Polres Wonogiri menggelar Bhayangkara autoshow yang diikuti 60 peserta mobil modifikasi dari sejumlah daerah di Tanah Air