Warga Kemlayan Solo Positif Covid-19, Ada Riwayat Perjalanan Ke Surabaya
Ilustrasi tes virus corona atau Covid-19 (Freepik)

Solopos.com, SOLO -- Salah seorang warga Kelurahan Kemlayan, Kecamatan Serengan, Solo, terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (7/4/2020). Warga tersebut sudah sepekan ini dirawat di RSUD dr Moewardi Solo dengan status pasien dalam pengawasan atau PDP.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan setelah hasil tes swab PCR (polymerase chain reaction) diketahui positif, status PDP asal Kemlayan meningkat menjadi pasien terkonfirmasi positif corona.

Rudy, sapaan akrabnya, mengatakan pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan ke Surabaya sebelum dirawat. Keluhan yang dialaminya adalah batuk, pilek, demam, dan sesak napas.

Kasus Corona Solo Nambah Terus, Tinggal 5 Kelurahan yang Masih Bersih

“Warga tersebut pulang dari Surabaya pada Jumat [28/3/2020], lalu sakit, dirawat dan menjadi PDP. Diambil swab-nya, kemudian hasilnya positif jadi pasien terkonfirmasi. Kondisinya baik,” kata dia dalam jumpa pers di Ruang Natapraja, Kompleks Balai Kota Solo, Selasa.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengatakan dengan tambahan tersebut secara kumulatif hingga Selasa, warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi lima orang.

Perinciannya, dua orang masih dirawat, dua orang meninggal, dan satu orang sembuh. “Kemudian jumlah PDP bertambah dua orang dari hari sebelumnya menjadi 47 orang. Perinciannya, 23 orang sembuh dan tujuh orang meninggal. Sisanya masih dirawat,” ucapnya.

Dampak Wabah Corona di Boyolali: 7 Perusahaan Rumahkan Karyawan

Orang dalam pemantauan atau ODP bertambah lagi dari 286 menjadi 311 orang. Perinciannya tiga orang rawat inap di rumah sakit, rawat jalan di rumah sakit 161, dan rawat jalan di puskesmas 147 orang.

ODP Otomatis Bertambah

Dari 311 orang itu, ODP yang sudah selesai pemantauan 113 orang. “Jumlah ini belum termasuk ODP pemudik,” kata Ahyani.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan penambahan ODP tersebut berasal dari tracing kontak pasien warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19. Juga dari hasil screening fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama dan rumah sakit rujukan.

Laporkan Pengeroyokan, Kades Karangtengah Wonogiri Yakin Lolos Jeratan Pasal Perzinaan

“Karena PDP bertambah dan pasien terkonfirmasi positif bertambah, tentu jumlah ODP juga ikut bertambah,” ucap Ning, sapaan akrabnya.

Dihubungi terpisah, Anggota Dewan Pengawas RSUD dr. Moewardi Solo, Reviono, mengatakan saat ini ada tiga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Perinciannya, dua warga Solo dan satu pasien rujukan asal Pati. “Dua dari Solo, satunya dari Pati,” kata dia, Selasa.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho