Tutup Iklan

Warga Kedawung Ditemukan Meninggal di Persawahan Karangmalang Sragen, Diduga Kepeleset

Penemuan mayat terjadi di aeral persawahan di wilayah Dukuh/Desa Plosokerep RT 019, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Senin (14/6/2021).

 Sejumlah sukarelawan, polisi, dan pegawai puskesmas mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke ambulans di Dukuh/Desa Plosokerep RT 019, Karangmalang, Sragen, Senin (14/6/2021). (Istimewa/Kades Plosokerep)

SOLOPOS.COM - Sejumlah sukarelawan, polisi, dan pegawai puskesmas mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke ambulans di Dukuh/Desa Plosokerep RT 019, Karangmalang, Sragen, Senin (14/6/2021). (Istimewa/Kades Plosokerep)

Solopos.com, SRAGEN – Seorang warga Dukuh/Desa Pengkok RT 015, Kecamatan Kedawung, Sragen, Ngadiyo alias Kadung, 50, ditemukan meninggal dunia. Jasadnya tergetelak di persawahan dekat lokasi kolam ikan miliknya di wilayah Dukuh/Desa Plosokerep RT 019, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Senin (14/6/2021).

Pria malang itu diduga meninggal akibat terpeleset di areal persawahan Plosokerep. Kepala Desa Plosokerep, Karangmalang, Sragen, Yusron Basuki, saat dihubungi Solopos.com, Senin siang, menyampaikan peristiwa itu diketahui pada pukul 10.30 WIB.

Yusron mengatakan Ngadiyo semula memperbaiki kolam ikan di pekarangan miliknya. Dia mengatakan kemudian Ngadiyo mencari air dengan cara mengikuti aliran air sampai di persawahan.

“Saat nurut [mengikuti] air itulah diduga Ngadiyo terpeleset dan terjatuh. Saat itu diketahui warga lalu dilaporkan ke Polsek Karangmalang,” ujarnya.

Baca juga: Perusahaan Perkebunan Serat Terbesar Hindia Belanda Ada Di Wonogiri Loh, Ini Lokasinya

Dari identitasnya, diketahui korban merupakan warga Pengkok RT 015. Dia menjelaskan petugas dari Polsek dan Puskesmas Karangmalang datang ke lokasi untuk memeriksa jenazah. Saat pemeriksaan sempat dilakukan tes swab antigen dan hasilnya negatif.

“Untuk penyebab kematiannya tidak tahu. Kemungkinan jantung,” katanya.

Baca juga: Waduh! Hampir 100 Orang Positif Covid-19 Dari Klaster Masjid Di Paulan Karanganyar

Kepala Puskesmas Karangmalang, Sragen, dr. Haris Almacca, bersama petugas puskesmas memeriksa fisik jenazah. Haris mengatakan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

“Selain itu kami juga melakukan swab antigen dan hasilnya negatif. Untuk penyebab kematiannya tidak diketahui secara pasti karena harus melakukan pemeriksaan organ dalam. Jenazah langsung diserahkan ke keluarganya di Pengkok setelah diperiksa,” katanya.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kapolsek Karangmalang Iptu Mulyono membenarkan adanya temuan jenazah tersebut. Dia menyampaikan jenazah langsung diserahkan ke keluarga di rumah duka yang ada di Pengkok, Kedawung.

Berita Terkait

Berita Terkini

Terapis Gay yang Digerebek di Indekos Solo Ngaku Punya Istri dan Anak

Selama tinggal di rumah kos atau indekosnya, para terapis gay bersama seorang mucikarinya berinisial D menyewa dua kamar.

Saluran Irigasi di Wonosari Klaten Memerah, Polisi Tunggu Hasil Lab

Polisi masih menunggu hasil laboratoriumnya untuk mengetahui apakah ada zat-zat tertentu atau zat berbahaya yang mencemari saluran irigasi itu.

Setelah Pasar Janglot, Giliran 2 Rumah Depan Pasar Galeh Terbakar

Penyebab kebakaran itu belum diketahui secara pasti tetapi satu dari dua unit bangunan rumah rumah itu di Desa Galeh itu ludes dengan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kecil-Kecil, Magot Mampu Reduksi 6 Ton Sampah di Makamhaji Kartasura

DLH Sukoharjo mengajak pemerintah desa/kelurahan membudidayakan magot untuk mengurangi volume sampah yang diproduksi masyarakat.

Kebun Warga untuk Pengembangan Ekonomi dan Bantu Cegah Stunting

Warga RW 011 Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, mengelola kebun sayuran di lahan bekas relokasi bantaran Sungai Bengawan Solo. Keberadaan kebun itu membantu mereka yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 sekaligus mendukung program kesehatan pencegahan stunting.

Pengumuman! SIPA Hybrid Festival 2021 Pindah Lokasi ke TSTJ Solo

Lokasi penyelenggaraan Solo International Performing Art atau SIPA Hybrid Festival 2021 dipindah dari Mangkunegaran ke TSTJ.

Pemadaman Listrik Solo, Karanganyar, Klaten, Selasa (28/9/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Solo, Karanganyar dan Klaten hari ini, Selasa (28/9/2021) yang berlangsung selama tiga, empat dan lima jam.

8 Fakta Terbongkarnya Praktik Prostitusi Gay di Indekos Nusukan Solo

Terbongkarnya praktik prostitusi kaum gay di salah satu rumah indekos wilayah Nusukan, Banjarsari, Solo, mengungkap sejumlah fakta.

Pendampingan Kelompok Rentan HIV/AIDS di Sragen Terhambat PPKM

KPA Sragen mengkoordinasi Dinas Kesehatan dan rumah sakit (RS) untuk mengobati pasien positif HIV/AIDS.

Pelaku Prostitusi Gay Terciduk di Indekos Solo, Sekamar Dipakai Berlima

Para terduga pelaku prostitusi gay di indekos wilayah Nusukan, Solo, menempati dua kamar di mana salah satunya dipakai berlima.

Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Wonogiri Batal Dihentikan, Ini Alasannya

Mahasiswa berprestasi penerima beasiswa secara terorganisasi terlibat langsung dalam program yang dijalankan organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pemerintah desa.

Gibran Ungkap Alasan di Balik Tes Antigen Guru-Murid SDN Laweyan Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan alasan di balik tes antigen mendadak dan acak di SDN Laweyan No 54 Solo.

PTM di SMKN 3 Klaten Tak Terapkan Sistem Sif Pagi-Siang

Sistem pergantian siswa yang mengikuti PTM dilakukan pergantian setiap hari untuk mempermudah proses sterilisasi ruang kelas.

Ini Sederet Keunggulan Colomadu Calon Solo Baru-nya Karanganyar

Ada banyak pertimbangan melatarbelangi rencana menjadikan Colomadu sebagi pusat bisnis, terutama berkaitan dengan akses, fasilitas penunjang, dan sarana transportasi.

Jelang Pengeringan Colo Barat, Petani Selogiri Tak Khawatir

Sebagian besar tanaman padi berpeluang besar tetap bisa panen walaupun tak mendapat irigasi ketika nanti saluran irigasi kering.