Pengendara motor melintas di TPA Putri Cempo Solo yang diselimuti asap,Senin (7/10/2019). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar pernah melakukan screening di wilayah Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, dengan temuan banyak kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Pemkab Karanganyar merekomendasikan warga yang terdampak asap kebakaran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Solo untuk pindah.

"Rekomendasi sulit diterima, karena tempat seperti itu kebijaksanaannya jangan tinggal di tempat itu. Kalau mereka sudah mapan di sana ora isa obah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, kepada solopos.com saat ditemui di kantornya, Selasa (8/10/2019).

Cucuk menjelaskan rekomendasi kedua berupa perbaikan manajemen pengelolaan TPA Putri Cempo. Pihaknya meminta negosisasi bersama Pemerintah Kota Solo untuk menangani masalah TPA Putri Cempo supaya tidak terulang lagi.

“Kami tidak bisa menjamin masalah selesai kapan. Kami meminta seksi kesehatan lingkungan menghubungi Dinas Lingkungan Hidup untuk memberikan kebijakan seperti apa. Pergerakan itu kami bisa sinkronkan. Misalkan mengumpulkan warga oleh leading sektornya, kami mengisi sesuai porsi,” ujarnya.

Menurut Cucuk, banyak masyarakat menunggu bantuan pengobatan. Pemkab Karanganyar meminta petugas Puskesmas untuk datang ke lokasi serta lebih mendorong penyelesaian masalah dari hulu sehingga tidak terjadi kejadian serupa.

Kasi Penyelesaian Sengketa Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karanganyar, Suyono, menjelaskan, DLH Kota Solo sudah berkunjung ke kantornya untuk melakukan koordinasi penyelesaian masalah kebakaran TPA Putri Cempo.

Pemkab Karanganyar menunggu hasil rapat yang dilakukan oleh Pemkot Solo.

“TPA Putri Cempo kebakaran tidak hanya kali ini saja. Sudah berkali-kali. Kami sudah memantau ke lokasi dan melaporkan kepada Bupati. Bupati meminta solusi dari dinas terkait. Dan hari ini masih dibicarakan Pemkot Solo. Percayakan kepada kami dan Pemkot Solo untuk menyelesaikan masalah TPA,” katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten