Tutup Iklan
Perwakilan Djarum Foundation, Arvi Oktaviandra (tiga dari kanan), menyerahkan bantuan Pelayanan Medis masyarakat Jawa Tengah secara simbolis kepada Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Jatiyoso, Sukandar, di Gedung Serba Guna Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Sabtu, (7/9/2019). (Solopos-Wahyu Prakoso)

Solopos.com, KARANGANYAR — Ratusan warga mendapatkan pengobatan gratis di Gedung Serba Guna Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu, (7/9/2019). Pelayanan bakti sosial digagas oleh -kpai-pb-djarum-emoh-ubah-nama\">Djarum Foundation bersama Yayasan Bhakti Insan Negeri (YBIN).

Warga yang didominasi manula antusias dengan pelayanan pengobatan gratis tersebut. Mereka mengantre sejak pukul 07.00 WIB dengan membawa surat undangan yang dibagikan oleh pemerintah desa setempat. Sebuah truk kuning tampak menurunkan puluhan warga Dusun Jetis.

Salah satu warga, Samijem, 70, datang dengan keluhan sakit mata dan sakit kepala. Biasanya dia menempuh jarak puluhan kilometer untuk berobat ke Wonogiri atau Karanganyar. "Kalau kambuh, saya diantar anak berobat. Kali ini gratis dan tidak perlu jalan jauh," ujarnya.

Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Jatiyoso, Sukandar, menjelaskan, setiap desa memiliki Polindes dan bidan desa untuk melayani kebutuhan kesehatan bagi masyarakat. Namun, lokasi Desa Wonorejo terjauh dari pusat kecamatan dibandingkan dengan desa lain dan memiliki wilayah yang terdiri dari 16 dusun.

"Kami mengapresiasi semua pihak termasuk -pebulu-tangkis-muda-asal-bandung-raih-tiket-ke-kudus">Djarum Foundation, YBIN, dan tenaga medis yang telah memberikan pelayanan medis gratis di Desa Wonorejo. Kami berharap warga selalu dalam kondisi sehat," ujarnya kepada Solopos.com.

Koordinator YBIN, Mada Gautama, mengaku terkejut ketika melihat lokasi rumah warga desa Wonorejo yang jauh dari Puskesmas. Ia meyakini pemerintah sudah bekerja keras memberikan akses kesehatan kepada masyarakat.

"Pemerintah perlu menggandeng pihak swasta untuk memberikan pelayanan kesehatan. Mereka sudah memberikan pelayanan kesehatan tetapi kolaborasi dengan swasta perlu dijadikan budaya. Kami ingin mengajak perusahaan lain ikut memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,"ungkapnya.

Dia menjelaskan, tim memberikan pelayanan edukasi kesehatan, pengobatan gratis bagi warga yang sakit, dan memberikan pelayanan cek laboratorium bagi warga. Fokus -kpai-pb-djarum-emoh-ubah-nama">Djarum Foundation untuk langkah pencegahan penyakit bagi warga.

Sementara itu, Perwakilan Djarum Foundation, Arvi Oktaviendra, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan Djarum Foundation. Pelayanan bakti sosial Desa Wonorejo merupakan rangkaian program yang telah disusun sejak 2018 dengan memberikan pelayanan pengobatan gratis di 15 daerah.

"Kami menyasar daerah pelosok, jauh dari pelayanan kesehatan, daerah binaan, atau daerah yang jauh dari marketing. Kami masuk melalui kegiatan CSR," ujarnya. (Wahyu Prakoso)

Avatar
Editor:
Adib M Asfar

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten