Warga Jarang Makan Daging, Presiden Kirim Sapi Kurban ke Karanganyar

Kriteria desa penerima sapi kurban dari Presiden Jokowi, yakni desa tertinggal, banyak warga kurang mampu dan warganya jarang makan daging

 Bupati Grobogan Sri Sumarni menerima sapi kurban dari Presiden Jokowi untuk warga Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer, Rabu (21/7/2021). (Solopos.com/Arif Fajar Setiadi)

SOLOPOS.COM - Bupati Grobogan Sri Sumarni menerima sapi kurban dari Presiden Jokowi untuk warga Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer, Rabu (21/7/2021). (Solopos.com/Arif Fajar Setiadi)

Solopos.com, PURWODADI – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengirimkan sapi kurban untuk warga Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan. Sapi jenis peranakan ongole (PO) tersebut pun sudah dipotong dan dibagikan ke warga, Rabu (21/7/2021).

Menurut Imam Ihwandi dari Biro Kesra Provinsi Jateng, sebenarnya ada tiga kecamatan di Kabupaten Grobogan yang disurvei sebelumnya. Yakni Kecamatan Kedungjati, Gabus, dan Kecamatan Geyer.

“Adapun kriteria penerima sapi kurban dari Presiden Jokowi adalah desa tertinggal, warganya jarang makan daging, dan banyak warga kurang mampu. Kami koordinasi dengan Kesra Setda Grobogan, akhirnya ditentukan Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer,” jelas Imam Ihwandi dalam sambutannya.

Baca juga: Salut, Sisihkan Gaji, Ketua DPRD Jateng Sumbang 3,6 Ton Beras

Kepala Desa Karanganyar, Mas’in menjelaskan jika selama ini jarang ada kurban di desanya. Sehingga warga Desa Karanganyar berterima kasih ketika ada sapi kurban dari Presiden Jokowi pada Iduladha 2021.

“Dulu pernah ada 1-2 ekor kambing, bahkan dua tahun lalu sama sekali tidak ada kurban. Hal ini mengingat ada 1.200 keluarga kurang mampu. 2017 ada sapi kurba, tapi itu bantuan dari warga luar Jawa melalui saudara saya,” jelas Mas’in seusai pemotongan sapi kurban.

Karena banyak warga yang kurang mampu, ketika ada kurban kambing, lanjutnya, dagingnya tidak dibagi mentah. Karena itu tidak cukup, sehingga disiasati dengan dimasak semua dan untuk dimakan bersama di Masjid Baitul Muslimin.

“Tapi dengan adanya sapi kurban dari Presiden Jokowi, nanti dibagi mentah. Total ada sekitar 400 kepala keluarga [kk], jika dibagi mentah masing masing KK menerima 6 ons daging,” jelas Mas’in.

Baca juga: Waduh! Dispangtan Salatiga Temukan Cacing Hati di Hewan Kurban

Jenis Sapi PO

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng, Lalu Muhamad Syafriadi mengungkapkan sapi kurban dari Presiden jenis PO yang didatangkan dari Rembang. Ini merupakan sumber daya genetik hewan (SDGH) di Jateng yang telah ditetapkan melalui SK Menteri Pertanian.

“Kita harus bangga punya sapi jenis ini, karena beratnya tidak kalah dengan sapi-sapi jenis simental maupun limosin yang merupakan sapi import,” katanya.

Baca juga: PD Muhammadiyah Grobogan Sarankan Daging Kurban Diantar ke Penerima

Bupati Grobogan, Sri Sumarni menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang member perhatian dengan memberikan sapi kurban ke warga Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer.

“Desa Karanganyar menjadi satu-satunya Desa di Provinsi Jateng yang mendapatkan bantuan sapi kurban seberat satu ton tersebut. Setiap provinsi hanya dijatah satu hewan kurban,” kata Sri Sumarni.

Sementara itu Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi menyerahkan hewan kurban pada Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Getasrejo. Ada 7 ekor sapi kurban yang diserahkan pada Iduladha 2021. Ketua Panitia Korban, Kabag Sumda Kompol Ngadiyo mengatakan hewan kurban ini merupakan sumbangsih dari seluruh keluarga besar Polres Grobogan.

“Alhamdulillah, jajaran Polres Grobogan bisa berkurban sebanyak ini pada Iduladha 2021,” jelas Kompol Ngadiyo.

Sapi kurban
Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi menyerahkan sapi kurban ke RPH Getasrejo, Kecamatan Grobogan. (Solopos.com-Polres Grobogan)

 

 

Berita Terkait

Espos Premium

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan ke Indonesia di bandara dan pelabuhan internasional guna mencegah varian Mu dari virus penyebab Covid-19 masuk ke Tanah Air. Kemunculan varian Mu mendorong pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

Berita Terkini

Waduh, 6,5 Juta Penduduk di Jateng Belum Jadi Peserta BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan berinovasi dengan menyediakan layanan secara online. Salah satunya melalui aplikasi Mobile JKN.

Seleksi Bintara TNI AD Kodam IV Diponegoro Sisakan 238 Pendaftar

Ratusan pendaftar calon bintara PK TNI AD menjalani pantukhir di Aula Jenderal Sudirman Rindam IV Diponegoro, Magelang.

69 Orang Terkonfirmasi Covid-19, Klaster PTM di Jateng?

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah memunculkan klaster Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng).

Nikmatnya Sate Bumbon Khas Kendal, Bumbu Rempahnya Nampol Lur!

Kuliner khas Kedal sate bumbon mirip dengan sate maranggi, hanya saja kekuatan rasanya adalah manis dan gurih.

Duh, Vaksinasi 4 Daerah di Jateng Ini Masih Lemot

Empat daerah disebut Gubernur Ganjar Pranowo capaian vaksinasinya masih di bawah daerah lain di Jateng.

Ganjar Pranowo Dijuluki George Clooney Versi Jawa, Begini Profilnya

Begini profil Ganjar Pranowo yang dijuluki sebagai George Clooney dengan kearifan lokal.

Dibayangi Ancaman Sanksi PDIP, Begini Respons Ganjar

PDIP menebar ancaman akan memberi sanksi kepada anggotanya yang dideklarasikan jadi capres. Ancaman itu diyakini tertuju pada Ganjar Pranowo.

Sego Megono Khas Pekalongan Versi Sehat Cocok Buat Diet, Yuk Coba

Kuliner khas Pekalongan berupa sego megono kini ada versi sehatnya yang cocok untuk diet dengan jenis nasi yang berbeda.

Sepekan, Polda Jateng Amankan 900 Gram Sabu-Sabu

Ditresnarkoba Polda Jateng berhasil menggagalkan peredaran total 900 gram sabu-sabu yang dilakukan lima tersangka dari lokasi yang berbeda.

Fadia Arafiq, Pedangdut dan Putri A Rafiq yang Jadi Bupati Pekalongan

Fadia Arafiq yang menjabat sebagai Bupati Pekalongan adalah putri mendiang pedangdut senior A. Rafiq ini yang melejit karena single-nya yang berjudul Cik Cik Bum pada tahun 2000 silam.

Sudah Alami Kecelakaan, Belasan Pegawai RSUD Terancam Sanksi dari Wali Kota Semarang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, akan meminta keterangan terkait kecelakaan bus pariwisata yang ditumpangi belasan pegawar RSUD Wongsonegoro saat piknik di masa PPKM. Mereka terancam sanksi.

Kemenperin Minta Pabrik Rokok Segera Serap Tembakau Petani Temanggung

Petani tembakau di Temanggung telah mengalami panen raya, namun hasilnya belum terserap secara maksimal oleh pabrik.

Senggol Bodi Truk, Pengendara Motor di Grobogan Tewas

Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah berupaya menyalip truk di depannya di jalan lingkar utara Grobogan.

Warga Blora Senang Diajari Buat POC dan Pestisida Nabati oleh KKN UNS Tim 28

Mahasiswa KKN UNS Tim 28 mengajarkan pembuatan pembuatan pupuk organic cair (POC) dan pestisida nabati di Dukuh Beran, Randublatung, Blora.

Masuk Mapolda Jateng Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi tidak hanya tamu namun juga seluruh anggota polisi yang masuk ke Mapolda Jateng.

Murah Meriah! Tiket Masuk Grand Canyon Versi Hitam di Pekalongan Cuma Rp5.000

Disebut sebagai Black Canyon dikarenakan tebing-tebing yang mengapit ini ini terdiri dari batu-batu berwarna hitam yang menjulang tinggi