Warga bekerjabakti membersihkan kawasan Pantai Baron, Jumat (21/2/2014). (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)

Solopos.com, GUNUNGKIDUL—Warga yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pantai Baron melakukan aksi bersih-bersih abu vulkanik akibat erupsi Gunung Kelud di kawasan wisata tersebut, Jumat (21/2/2014).

Camat Tanjungsari Witanto menuturkan Pantai Baron memiliki area yang cukup luas. Pembersihan pun diutamakan di area terminal dan lahan parkir di bagian utara. Meskipun sudah turun hujan namun abu vulkanik masih membandel.

“Meskipun sudah kena hujan, jika tidak disapu atau abunya diambil ya sama saja. Begitu kering nanti abunya juga kemana-mana lagi,” tutur dia di Baron, Kemadang, Tanjungsari, Jumat (21/2/2014).

Baron dipilih pertama untuk dibersihkan karena areanya yang luas. Pembersihan juga dilakukan untuk memastikan kenyamanan pengunjung dan menjaga agar warga serta pengunjung tidak menghirup abu vulkanik.

“Kami mengerahkan kelompok sadar wisata Pantai Baron untuk aksi bersih-bersih ini. Selain pedagang yang ikut bersih-bersih, anggota Search And Rescue (SAR) Korwil II dan juga ikut membantu,” imbuh dia.

Untuk acara bersih-bersih dikerahkan satu unit truk tangki air. Lantaran hanya menggunakan satu tangki, membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membersihkan terminal dan lahan parkir.

Hasil pantauan Harianjogja.com, masih banyak abu vulkanik di area Baron terutama di lahan parkir. Ketebalan abu mencapai dua sentimeter. Karena terkena hujan abu menjadi berikatan dengan air dan mengeras. Namun ketika sudah mengering abu akan kembali berterbangan dan mengganggu pernapasan.

Warga dan pedagang tampak menenteng sapu untuk membersihkan daun. Untuk tugas ini didominasi perempuan. Sedangkan para laki-laki mengguyurkan air dan mengambil sekop untuk mengumpulkan abu vulkanik.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten