Warga Gilingan, Banjarsari, Solo, menimba air keruh di sumur. (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)

Solopos.com, SOLO – Warga RT 001/RW 011, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, kesulitan air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo mengaku siap membantu.

Warga biasanya memanfaatkan sumur untuk keperluan sehari-hari. Namun, sumur-sumur mereka justru kering. Hanya tersisa satu sumur yang berair namun airnya justru keruh. Meski begitu, warga tetap mengambil air keruh tersebut.

Warga lantas menyuling air agar lebih jernih. Mereka menuang air beberapa kali di bak agar terpisah dari tanah. Warga setempat, Galih, 48, baru tahun ini warga RT 001/RW 011 mengalami kekeringan. Sejauh ini belum ada bantuan dropping air bersih.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Solo, Eko Prajudhy Noor Aly, mengaku belum mendapatkan laporan kekeringan dari wilayah RT 001/RW 011, Kelurahan Gilingan. Dia meminta warga setempat segera menghubungi BPBD Solo.

“Kami siap membantu warga yang membutuhkan bantuan air bersih. Selama musim kemarau kami telah menyalurkan air bersih kepada warga,” katanya.

Eko menjelaskan, intensitas pengiriman air bersih berkurang beberapa hari terakhir karena sumur warga telah terisi air. Wilayah yang kerap mendapatkan penyaluran air bersih, antara lain, Kelurahan Joglo, Kelurahan Gandekan, Kelurahan Kadipiro.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten