Ilustrasi Tes CPNS (JIBI/DOK))

Solopos.com, BOYOLALI -- Pendaftaran seleksi calon penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tinggal menghitung hari. Warga Boyolali mulai berburu soal tes seleksi CPNS tersebut.

Menurut informasi, pendaftaran seleksi CPNS bakal dibuka mulai 11 November mendatang. Sedangkan tes yang akan berlangsung pada Februari 2020.

Mereka yang berminat ikut seleksi mulai menyiapkan materi soal seleksi CPNS. Kebanyakan mereka mencari buku bank soal hingga kisi-kisi soal salah satunya soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Seperti yang dilakukan warga Desa Sukorejo, Musuk, Frandila Sekar, 25. Beberapa pekan terakhir ini dia mengunjungi kawasan kios buku Sriwedari Solo untuk mencari materi soal seleksi CPNS. Bahkan dia membeli buku tes berbagai versi.

Jadi Trending Topic Gara-Gara Lemot, Telkomsel Beri Penjelasan

“Ada lowongan CPNS besar-besaran dan ini menjadi kesempatan langka. Saya membeli berbagai versi tes CPNS di Solo,” ujarnya saat ditemui Solopos.com di Boyolali, Selasa (5/11/2019).

Menurutnya, tes ini pasti diikuti banyak peserta. Karenanya dia harus mempelajari segala strategi agar tidak kaget menghadapi soal berbagai kategori itu.

“Saya mempersiapkan diri saja karena tesnya berbagai macam. Ada tes karakter, test of english as a foreign language [TOEFL], tes psikologi, dan itu harus saya kejar agar mendapatkan [pekerjaan CPNS],” ujarnya.

Hal senada dikatakan warga Desa Metuk, Putra Kurniawan, 28. Ia mengaku mulai rajin menyambangi Warnet atau wifi corner untuk browsing dan mengunduh naskah prediksi soal-soal ujian CPNS dari situs-situs tertentu.

Heboh! Isi Diary Santriwati Ungkap Hubungan Intim dengan Kepala Madrasah

“Karena sudah ada kepastian untuk pendaftaran, sekarang saya mulai berbenah untuk persiapan menghadapi ujian. Daripada beli prediksi soal-soal ujian di luar, mendingan saya download dari Internet,” ujarnya.

Pengunduhan naskah prediksi soal-soal ujian CPNS dari Internet relatif mudah dan dinilai tidak jauh berbeda dengan kumpulan prediksi soal ujian yang banyak dijajakan toko buku di sejumlah lokasi.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Boyolali Agus Santosa mengatakan Boyolali mendapat kuota perekrutan pegawai sebanyak 449 lowongan yang semuanya murni dialokasikan untuk CPNS.

“Rekrutmen CPNS di Boyolali itu terdiri atas tenaga guru 332 orang, tenaga kesehatan 99 orang, dan tenaga teknis 68 orang,” kata Agus Santosa.

Diawali Cekcok di Lahan Parkir, Begini Kronologi Penganiayaan 3 Pemuda di Sukoharjo

Menurut Agus Santosa, kuota rekrutmen CPNS di Boyolali tahun ini bertambah dua orang dibanding 2018 yang sebanyak 497 peserta. Namun, kata dia, rekrutmen CPNS jika dibanding dengan jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun di Boyolali tahun ini masih kurang 58 orang.

“Rekrutmen CPNS di Boyolali tahun ini 499 lowongan, sementara PNS yang pensiun 557 orang sehingga masih kurang 58 orang,” katanya.

Dia mengatakan seleksi CPNS dimulai dari tahap pengumuman pendaftaran, kemudian seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), dan seleksi kompetensi bidang (SKB), termasuk integritas nilai SKD dan SKB.

“Tahap pengumuman dan pendaftaran CPNS di Boyolali dijadwalkan 11 November. Hasil seleksi administrasi diumumkan Desember. SKD dan pelaksanaannya dijadwalkan Februari 2020. Sedangkan integritas nilai SKD dan SKB dilaksanakan April,” kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten