Warga Banda Aceh Dilarang Rayakan Tahun Baru 2019
Ilustrasi kemeriahan pesta kembang api di malam Tahun Baru. (Antara)

Solopos.com, BANDA ACEH – Warga Banda Aceh dilarang merayakan malam Tahun Baru Masehi 2019. Larangan ini disampaikan oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman.

Aminullah menegaskan, tempat-tempat hiburan, pusat perbelanjaan, maupun hotel-hotel juga dilarang mengadakan pesta.

“Kalau ada yang kedapatan menyediakan fasilitas perayaan tahun baru Masehi, izin usahanya akan dicabut,” kata Aminullah seusai membuka festival kopi di Taman Sari, Banda Aceh, Sabtu (16/12/2018)., sebagaimana dilansir Suara.com.

Ia mengatakan, imbauan agar warga dan pelaku usaha tak merayakan tahun baru Masehi merupakan kesepakatan Forum Komunikasi Pemimpin Daerah.

Aminullah menjelaskan, pelarangan tersebut juga diberlakukan untuk warga maupun pelaku usaha agar tidak mengadakan pesta, menjual atau meniup terompet, membakar kembang api maupun petasan.

Agar nantinya semua warga mematuhi imbauan tersebut, Aminullah sudah memerintahkan aparat untuk melakukan patroli serta razia.

Ia mengatakan, semua perayaan tahun baru Masehi tersebut dinilai tak sesuai syariat Islam yang diberlakukan di Aceh.

“Kami sudah punya Tahun Baru Islam 1 Muharram, itu yang dirayakan. Kalau tahun baru Masehi bukan budaya Muslim,” lanjutnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom