Wana Wisata Sekipan Tawangmangu Tutup 2 Pekan, Awas Kecele!
Wana Wisata Sekipan di Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar menutup sementara objek wana wisata Sekipan di Tawangmangu selama dua pekan mulai Kamis hingga Jumat (3-18/12/2020).

Data yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, Disparpora Kabupaten Karanganyar membuat pengumuman resmi perihal itu. Surat pengumuman No.556/924.15/2020 ditandatangani Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto.

"Diberitahukan kepada semua calon pengunjung yang akan mengunjungi Wana Wisata Sekipan, Tawangmangu. Bahwa mulai Kamis, 3 Desember 2020 sampai dengan Jumat, 18 Desember 2020 lokasi Wana Wisata Sekipan Tawangamangu akan ditutup sementara untuk aktivitas wisata. Dikarenakan terdapat pembangunan dan penataan sarana prasarana," demikian isi pengumuman tersebut.

12 Wilayah di Jateng Zona Merah Covid-19, Sukoharjo & Klaten Masuk

Titis membenarkan informasi tersebut dan menyampaikan pengelola Wana Wisata Sekipan Tawangmangu sedang memperbaiki jalan atau akses masuk. Wana Wisata Sekipan biasanya dikunjungi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu dengan camping, menongkrong sembari menikmati suasana pepohonan, dan lain-lain.

"Kami kan masih mengelola objek itu hingga akhir Desember 2020. Maka kami membuat pengumuman itu. Itu jalan dari loket masuk sampai ke dalam akan dicor. Prediksi kami kan dua pekan rampung," kata Titis saat berbincang dengan Solopos.com melalui telepon selular, Kamis (3/12/2020).

Dia berharap pekerjaan tersebut rampung sesuai jadwal sehingga Wana Wisata Sekipan di Kecamatan Tawangmangu bisa kembali beroperasi saat liburan. Titis menyebut Wana Wisata Sekipan dipersiapkan menyambut libur akhir tahun.

"Paling lambar tanggal 23 Desember atau 24 Desember itu sudah bisa operasional kembali. Akhir tahun, kami bisa mendapatkan pemasukan dari situ," ujar dia.

Mobil Dihantam KA di Gemolong Sragen, Sopirnya Belum Lama Bisa Nyetir

Di sisi lain, beberapa waktu lalu, Pemkab Karanganyar menyampaikan hendak mengembalikan pengelolaan Wana Wisata Sekipan Tawangmangu kepada Perum Perhutani KPH Surakarta. Salah satu alasan adalah Pemkab tidak dapat menata atau melakukan belanja modal di lokasi yang bukan aset pemerintah.

Titis menjelaskan bahwa pengecoran jalan di kawasan Wana Wisata Sekipan tidak dilakukan oleh Pemkab Karanganyar.

"Pembenahan itu Perhutani. Saya tidak tahu detail tetapi kami tidak memiliki dana menata. Tidak boleh secara aturan. Jadi enggak pakai APBD Kabupaten Karanganyar. Kami yang mengumumkan penutupan sementara karena pengelolaan masih bekerja sama sampai akhir tahun," ungkap dia.

5 Fakta Penembakan di Jl Monginsidi Solo: Pelaku Adik Ipar Korban, Apa Motifnya?

Sementara itu, Administratur Perum Perhutani KPH Surakarta, Sugi Purwanta, enggan memberikan penjelasan detail perihal itu. Sugi menyampaikan belum menerima laporan perihal itu.

"Maaf, saya belum dapat laporan. Sabar ya, tunggu tanggal mainnya," ujar Sugi melalui pesan aplikasi Whatsapp kepada Solopos.com, Selasa.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom