Wali Kota Solo Ingin Sarana Cuci Tangan Pasar Tradisional Permanen

Wali Kota Solo ingin fasilitas umum cuci tangan untuk mendukung ubahlaku sebagai reaksi atas pagebluk Covid-19 dipermanenkan.

SOLOPOS.COM - Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo memakai masker brengos, Selasa (9/6/2020). (Solopos-Mariyana Ricky P.D.)

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo ingin fasilitas umum cuci tangan di pasar tradisional dipermanenkan. Itu menandakan keseriusan Pemkot Solo mendukung ubahlaku sebagai reaksi atas pagebluk Covid-19.

Seperti diinginkan wali kota Solo, di Pasar Klewer Timur kini memiliki sarana cuci tangan permanen sebagai fasilitas untuk menjalankan protokol kesehatan Covid-19 pengunjung dan pedagang. Pemerintah Kota Solo berencana menyediakan fasilitas cuci tangan permanen di semua pasar.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, Senin (19/10/2020), sarana cuci tangan dibangun di tiga pintu masuk Pasar Klewer Timur. Sejumlah pekerja masih melakukan perawatan gedung di area tersebut sehingga pengunjung dan pedagang pasar belum menggunakan fasilitas tersebut.

Habis Goblin, Kini Lee Dong-Wook Jadi Gominho

Lurah Pasar Klewer, Stefanus Edi Murdiarso, menjelaskan pembangunan yang berlangsung ketika pandemi Covid-19 membuat pengelola pasar meminta pelaksana proyek pasar menyediakan sarana cuci tangan permanen. Pengelola pasar dan pedagang pasar akan menambah sarana cuci tangan.

“Selama ini kami mendapatkan bantuan sarana cuci tangan dari sejumlah organisasi dan swadaya para pedagang. Para pedagang gotong royong mengadakan sarana cuci tangan darurat,” katanya. Diakuinya, kondisi pasar belum kembali bergeliat karena para pedagang di Pasar Klewer sedang menata barang dagangan di kios baru. Sedangkan para pelanggan kali pertama masuk area pasar.

Disiapkan Pelaksana Proyek

Menurut Kepala Disdag Kota Solo, Heru Sunardi, pelaksana proyek pembangunan Pasar Klewer menyediakan sarana cuci tangan permanen. Pemerintah Kota (Pemkot) ingin sarana cuci tangan permanen di semua pasar.

“Selama ini masih pakai sarana yang darurat. Ke depan semua sarana cuci tangan harus permanen yang dikonsep.  Pipa di dalam [lantai] dan ada saluran pembuangan airnya,” katanya.

Korea Selatan Pastikan BTS Tetap Wajib Militer

Heru, sapaan akrabnya, menjelaskan semua pedagang yang menempati pasar darurat sudah menempati bangunan baru. Pemenang lelang melakukan pembongkaran pasar darurat sampai Senin (9/11/2020).

Sementara itu, Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo, saat ditemui Solopos.com di Balai Kota Solo, meminta semua pasar tradisional dibangun sarana cuci tangan permanen.

“Semua harus seperti itu [menyediakan sarana cuci tangan] karena masih pandemi Covid-19 harus diadakan. Untuk pasar-pasar tradisional saya minta dibangun permanen. Jangan sampai seperti itu [sarana cuci tangan darurat yang tidak awet] kotor,” paparnya.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

Gubernur Jateng Klaim Sudah Lama Ingin Donohudan Isolasi Covid-19

Solopos.com, SEMARANG —  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyetujui usul Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo untuk menjadikan Asrama...

Sukarelawan BPBD Wonogiri Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19 Saat Evakuasi Bencana

Solopos.com, WONOGIRI -- Sukarelawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Wonogiri selalu menerapkan protokol kesehatan saat melakukan evakuasi bencana...

Pantau Kunjungan Tamu di Tengah Covid-19, Barak Pengungsian di Balerante dan Tegalmulyo Klaten Dipasangi CCTV

Solopos.com, KLATEN - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klaten memasang sejumlah kamera closed circuit television (CCTV) di barak pengungsian...

Cegah Penularan Corona, Tahlilan di Tenggak Sragen Cukup Diikuti Keluarga

Solopos.com, SRAGEN -- Sejumlah spanduk bertuliskan "Sidoharjo Bermasker" terpasang di sejumlah tempat umum di Desa Tenggak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen....

PSBB Jateng Tak Disetujui Mayoritas Pendengar Solopos FM, Ini Alasannya

Solopos.com, SOLO--Provinsi Jawa Tengah mencatatatkan penambahan kasus harian Covid-19 tertinggi di Indonesia pada Minggu (29/11/2020). Berdasarkan data Kementerian Kesehatan,...

Polres Karanganyar Minta Siskamling Kembali Digalakkan Untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Solopos.com, KARANGANYAR -- Polres Karanganyar mengimbau masyarakat kembali menggalakkan siskamling di masa pandemi Covid-19. Melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling)...

Satgas Kecamatan Kota Solo Siapkan Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19

Solopos.com, SOLO -- Seluruh pemerintah kecamatan Kota Solo membentuk Satgas Penanganan Covid-19 supaya pelayanan kepada masyarakat lebih cepat. Satgas...

Permintaan Rapid Test Deteksi Covid-19 Stasiun Solo Balapan Naik 3 Kali Lipat

Solopos.com, SOLO -- Permintaan tes cepat atau rapid test deteksi Covid-19 di Stasiun Solo Balapan meningkat seiring kenaikan jumlah...

Keras! Sanksi Denda Pelanggaran Protokol Kesehatan Sukoharjo Sampai Rp50 Juta

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemkab Sukoharjo menerapkan sanksi yang cukup keras dan tegas terhadap warga yang melanggar protokol kesehatan pencegahan...

Razia Masker Digelar di Kartasura, 20 Orang Terjaring

Solopos.com, SUKOHARJO - Razia masker digelar di Balai Desa Singopuran Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (27/11/2020). Operasi ini digelar...