Tutup Iklan

Wali Kota Semarang Masih Punya Waktu buat Keluarga

Wali Kota Semarang Masih Punya Waktu buat Keluarga

SOLOPOS.COM - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (tengah) bersama istrinya (kanan) dan putranya (kiri). (Instagram-@tia_hendi)

Wali Kota Semarang ternyata masih memiliki waktu untuk keluarganya meski memiliki kesibukan yang cukup padat.

Solopos.com, SEMARANG – Sebagai wali kota Semarang, Hendrar Prihadi tentu memiliki kesibukan yang cukup padat setiap harinya. Meski demikian, wali kota yang akrab disapa Hendi itu masih memiliki waktu untuk sekadar bepergian dan bercengkerama bersama keluarganya.

Hal itu diungkapkan istri Hendi, Krisseptiana, melalui akun Instagramnya, @tia_hendi, Minggu (22/10/2017). Melalui media sosial tersebut, Tia—sapaan akrab Krisseptiana—mengunggah beberapa foto Hendi yang bersama dirinya dan buah hati mereka.

Dari foto yang diunggah istri orang nomor satu di ibu kota Jateng itu, Hendi bersama keluarganya terlihat mengunjungi suatu pusat perbelanjaan. Di foto lainnya, Hendi bersama keluarganya terlihat di dalam bioskop. Sayang, Tia tak menjelaskan lokasi foto tersebut secara terperinci.

Pada keterangan foto, Tia melontarkan rasa syukurnya karena suaminya yang sangat sibuk sebagai wali kota Semarang masih memiliki waktu untuk keluarga. “Di sela2 kesibukan tetap menyempatkan waktu untuk keluarga. Tq papa @hendrarprihadi,” tulis Tia.

Netizen yang mengetahui pernyataan Tia di media sosial Instagram itu lantas mengungkapkan rasa kagum mereka. Mereka kagum dengan Hendi yang masih mementingkan keluarga di atas kesibukannya sebagai wali kota. “Bahu yang kokoh untuk bersandar, tangan yang kuat untuk melindungi. Lovely Family,” ungkap pengguna akun Instagram @purbowatireni.

“Saya kagum dengan beliau [Hendi] #pemimpinhebat,” tulis pengguna akun Instagram @bungfrankie.

“Wow itu perlu kita contoh,” timpal pengguna akun Instagram @yantidananto.

Ucapan doa untuk kelanggengan dan kebahagiaan keluarga wali kota Semarang dipanjatkan sejumlah warganet. Sayang, Hendi yang dikenal aktif di Instagram terpantau tak menanggapi kiriman dari istrinya itu. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Ternyata Ada Harta Karun di PG Mojo Sragen, Ini Wujudnya

Pabrik Gula atau PG Mojo Sragen yang mulai dibangun sejak 1883 ternyata memiliki perpustakaan kuno dengan koleksi ratusan buku dan arsip lawas.

Sempat Tutup Gara-Gara Covid-19, 4 Kantor Desa Di Polokarto Sukoharjo Mulai Dibuka Lagi

Sejumlah perangkat desa di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, akhirnya telah selesai menjalani isolasi mandiri. Sehingga, empat kantor desa sudah buka lagi.

Kepala Daerah Soloraya Rapat Penanggulangan Covid-19 di Solo

Seluruh kepala daerah se-Soloraya kembali berkumpul bersamaan di Makorem 074 Warastratama pada Kamis (24/6/2021) pagi.

Tips Menabung Gaji dengan Mudah Meski Gaji Anda Minim

Anda bisa mengetahui tips untuk menabung gaji, meski gaji tidak banyak. Dengan tips ini, dijamin akan memudahkan untuk menabung dengan baik.

4 Pasien Covid-19 di Karanganyar Meninggal dalam Sehari

Angka kematian pasien Covid-19 di Karanganyar cenderung meningkat.

Menko Airlangga Dorong Pembangunan Green Economy, Ini Kuncinya

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mendukung pembangunan green economy yang kuncinya terletak pada teknologi dan inovasi.

Rekor Baru! Sehari Ada 17 Pemakaman Pasien Covid-19 di Wonogiri

Jumlah pemakaman pasien Covid-19 dalam satu hari di Wonogiri memecahkan rekor baru selama pandemi Covid-19 yakni sebanyak 17 pasien.

Setelah Wali Kota, Kini Giliran Ketua DPRD Salatiga Positif Covid-19

Ketua DPRD Salatiga dan keluarga terpapar Covid-19. Ini terjadi setelah Wali Kota sembuh dari Covid-19.

Celana Jeans Efek Basah Seperti Mengompol Ini Dijual Rp1 Juta, Tertarik Beli?

Celana jeans buatan perusahaan mode Amerika Serikat ini mempunyai gaya yang unik dengan memberi efek basah seperti orang mengompol.

Ada Penampakan Buaya di Bengawan Solo, Warga Diminta Hati-Hati

Penampakan seekor buaya di Bengawan Solo membuat warga di Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Lamongan Jatim takut.

Kisah Sukarelawan Pemakaman Covid-19 di Wonogiri: Jalan Kaki 1 Km Lewat Sungai Sampai ke Makam

Kisah inspiratif kali ini tentang sukarelawan pemakaman pasien Covid-19 yang harus berjalan 1 km meelintasi sungai demi memakamkan jenazah.

Pemkab Sukoharjo Waspadai Klaster Perkantoran, ASN Hingga Cleaning Service Jalani Swab Antigen

Pemkab Sukoharjo melakukan tes swab antigen terhadap seluruh aparatur sipil negara atau ASN hingga cleaning service guna mengantisipasi munculnya klaster perkantoran.