Tutup Iklan

Wali Kota Madiun Minta SMAN Maksimalkan Rombel

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Madiunpos.com, MADIUN — Wali Kota Madiun Maidi meminta SMA Negeri memaksimalkan pagu rombongan belajar (rombel) pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019. Hal ini menyusul dengan banyaknya pendaftar yang tidak tertampung di SMA negeri karena kuota sudah penuh.

Maidi menuturkan saat ini jumlah rombel yang dibuka di SMA hanya 32 kursi per kelas. Padahal dalam aturan jumlah rombel bisa mencapai 36 kursi per kelas. Menurutnya, itu menjadi solusi sesuai aturan yang ada dan tidak bertentangan dengan peraturan pemerintah.

“Ini memaksimalkan aturan. Kalau saat ini kuota yang dibuka hanya 32 per rombel. Nanti akan dimaksimalkan menjadi 36,” ujar dia kepada wartawan saat jumpa pers terkait permasalahan PPDB, Kamis (20/6/2019).

Meski kuota sudah dimaksimalkan, kata wali kota, namun tidak bisa menampung seluruh pendaftar yang ada. Karena memang jumlah lulusan SMP lebih besar dibandingkan jumlah kuota di SMA negeri.

Maidi menyebut jumlah lulusan SMP tahun ini sekitar 3.000 orang. Sedangkan jumlah kuota di SMAN ada sebanyak 1.300. Sehingga masih ada sekitar 1.700 anak yang tidak tertampung di SMAN.

“Yang 1.700 anak ini mau dikemanakan. Untuk itu, kita maksimalkan rombel dan masuk ke SMK dan sekolah-sekolah swasta,” ujarnya.

Maidi meminta pemerintah pusat untuk mengevaluasi pelaksanaan PPDB dengan sistem zonasi seperti sekarang. Dia menilai saat ini sekolah untuk menampung lulusan SMP tidak mencukupi sehingga terjadi permasalahan di masyarakat.

“Dengan sistem yang sekarang tapi wadahnya itu kurang terus gimana. Siswa akan lompat keluar. Padahal itu akan banyak masalah,” katanya.

Dia menganggap dengan pembagian sistem zonasi dan berdasarkan nilai UN saat ini kurang adil. Maidi mengusulkan supaya nanti bisa dibagi sama rata antara zonasi dengan nilai UN. Sehingga anak pintar yang rumahnya jauh bisa masuk di sekolah yang diinginkan. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

Hari Kedua Rampung, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital Menuju Jakarta

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengakhiri agenda liputan di Semarang pada hari kedua Minggu (5/12/2021) sore.

Muncul Petisi Boikot di TV, Begini Respons Ayah Vanessa Angel

Ayah mendiang Vanessa Angel memberikan respons di luar dugaan atas munculnya petisi boikot penampilan dirinya di televisi itu.

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Muncul Petisi Boikot Ayah Vanessa Angel dari TV, Ini Penyebabnya

Petisi boikot ayah Vanessa Angel dari TV ini dibuat warganet bernama Jessica D sekitar sepekan lalu.

Mewarisi Api Perjuangan Sapto Nugroho, Pejuang Difabel Asal Solo

Sapto Nugroho terkenal dengan pemikiran “Ideologi Kenormalan” sebagai sarana memperjuangkan kesetaraan dengan kalangan nondifabel.

Ketahui Penyebab Seseorang Bunuh Diri, Salah Satunya Depresi

Jika orang sering merasakan kegagalan berulang dan merasa putus asa, ini juga bisa menjadi penyebab bunuh diri. 

Ini 20 Ramalan Jayabaya Terjadi di Tahun 2022

Dalam ramalan Jayabaya disebutkan bahwa di tahun 2022 atau zaman kalasurata ini, akan terjadi kiamat kubra.

Atasi Tengkes, PKK Wonogiri Realisasikan Bumi Limase pada 2022

PKK akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, karang taruna, kader posyandu, dan layanan kesehatan melalui Program Ibu Hamil dan Balita Makan Sehat (Bumi Limase).

Ini Dia Mitos tentang Gunung Semeru yang Perlu Anda Tahu

Karena itulah tidak heran ada yang menghubungkan letusan Gunung Semeru ini dengan ramalan Jayabaya, yang menubuatkan bahwa Pulau Jawa akan terbelah.

Ukur Kecepatan Evakuasi, Warga KRB III Merapi Swadaya Gelar Simulasi

Simulasi yang dilakukan meliputi respons warga ketika ada tanda untuk berkumpul dan bersiap evakuasi hingga kecepatan warga.

Inilah Jumariyanto, Pengusaha Wonogiri yang Diganjar Penghargaan PLN

Pengusaha sukses asal Kabupaten Wonogiri, Jumariyanto, meraih penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (Gold Appreciation) dari PT PLN (Persero), Selasa (30/11/2021) lalu.

Lisa Blackpink Dikabarkan Sembuh dari Covid-19

Tak hanya mengumumkan Lisa Blackpink sembuh dari Covid-19, agensi juga berterima kasih kepada penggemar yang sudah memberikan dukungan.

Bertambah Lagi, Korsel Laporkan Virus Corona Omicron Jadi 12 Kasus

Pemerintah Korea Selatan (Korsel) melaporkan tiga tambahan kasus virus corona Omicron sehingga menjadikan total kasus varian baru tersebut menjadi 12.

Bukan Jebakan Tikus, Petani Tanon Sragen Pilih Pasang Pagar Plastik

Sejumlah petani di Kecamatan Tanon, Sragen, memilih memakai pagar plastik daripada memakai jebakan tikus yang beraliran listrik karena berbahaya.

Wisata Heritage Diharapkan Bisa Hapus Stigma Negatif Kestalan Solo

Pengelola hotel di Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo, mendukung rencana penataan kawasan sebelumnya terkenal sebagai lokasi mangkal PSK jadi tempat wisata heritage.

Peluang Indonesia Juara Piala AFF Terbuka Lebar, Ini Ulasannya

Timnas Indonesia baru akan mengawali pertandingan Kamis (9/12/2021) melawan Kamboja pada pukul 19.30 WIB.