Wali Kota Kediri Serukan Setop Buang Sampah di Selokan!

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Madiunpos.com, KEDIRI — Kesadaran sebagian masyarakat Kota Kediri, Jawa Timur, untuk membuang sampah pada tempatnya masih minim meski ada sanksi atas tindakan itu. Hal itu memicu keprihatinan dari Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Dia meminta warga Kota Kediri berhenti membuang sampah di selokan, sebab jika hujan terjadi bisa menyumbat aliran sungai menyebabkan air menggenang.

“Banyak sekali sampahnya, luar biasa. Saya melihat [orang] sengaja [buang sampah sembarangan], banyak sampah plastik. Yang bukan sampah plastik mudah terurai, tapi yang plastik tidak bakal terurai, popok bayi juga tidak terurai,” katanya di Kediri, Kamis (21/2/2019).

Abdullah Abu Bakar menambahkan di Kota Kediri terdapat sejumlah titik yang diketahui terdapat temuan sampah di selokan misalnya di simpang empat muning, Jalan Kilisuci, Jl. Hasanudin Kota Kediri. Untuk di Jl. Hasanudin Kediri, selokan yang di bawah rel kereta api kecil, sehingga air juga antre mengalir.

Wali Kota menegaskan di Kediri terdapat aturan termasuk sanksi jika membuang sampah sembarangan. Nyatanya, hal itu tidak membuat masyarakat jera.

“Saya tidak mengerti banyak yang buang [sampah di selokan]. Kami akan edukasi agar jangan buang sampah di selokan, melainkan diletakkan di tempat sampah,” ujar Abu Bakar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Didik Catur mengungkapkan setiap harinya tak kurang dari 154 ton sampah dihasilkan dari berbagai tempat di Kota Kediri. Sampah-sampah tersebut dikirim ke TPA Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Di Kediri, terdapat dua TPA. Namun, untuk TPA kedua kini sudah hampir penuh. TPA tersebut mulai aktif dimanfaatkan pada 2016. Rencananya, pada 2019 pemerintah kembali membangun TPA ketiga, menyusul dua lokasi sebelumnya sudah melebihi kapasitas.

Dana untuk rencana pembangunan TPA dianggarkan di APBD Kota Kediri tahun anggaran 2019, sehingga tinggal realisasi. Rencana lokasi TPA baru itu masih di daerah yang sama, yakni Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dekat dengan TPA yang lama.

Untuk luas lahan yang akan dijadikan TPA III, Didik mengatakan ada seluas 1 hektare, lebih sedikit ketimbang TPA II yang seluas 2 hektare. DI TPA itu juga masih akan menggunakan sistem sanitary renville, untuk menerapkan sistem penanganan sampah terpadu. Selain itu, di TPA yang baru juga akan digunakan teknik dengan mesin conveyor sampah untuk memperlambat TPA penuh.

“Tentunya sudah dianggarkan di APBD, termasuk sudah sesuai dengan RTRW seluas 1 hektare. Tapi, kami kombinasikan ini untuk pemilahan sampah dengan skala mesin mesin conveyor sampah untuk memperlambat umur TPA ke depan,” kata dia.

Didik menambahkan, dengan teknik tersebut dimungkinkan umur TPA baru bisa sampai tiga tahun untuk bisa melebihi kapasitas.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Haduh! Dua Cincin Nyangkut di Alat Kelamin Suami, Kok Bisa Sih?

Waduh seorang suami di Malaysia harus dilarikan ke rumah sakit karena alat kelami atau penisnya tersangkut dua buah cincin.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Ansari Kadir, Dulu Sering Gagal Bisnis Kini Punya 100 Outlet

Kini Sang Pisang telah memiliki 100 outlet termasuk di Malaysia.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Hukum Onani dengan Bantuan Istri dalam Islam, Apakah Diperbolehkan?

Di bawah ini terdapat penjelasan mengenai hukum onani dengan bantuan tangan istri menurut Islam. Apakah diperbolehkan atau dilarang?

Sponsor Persis Solo Berlimpah, Ini Jumlah dan Macamnya

Keberadaan Kaesang Pangarep bak magnet yang mendorong Persis Solo memiliki finansial berlimpah.

Hasil Liga 1 2021-2022: Derbi Kalimatan, Borneo FC vs Barito Putera Bermain Imbang 1-1

Barito Putera unggul lebih dahulu lewat gol yang dicetak Muhammad Luthfi Kamal

Bukti Keberhasilan Pemberdayaan BUMDes, Semen Gresik Raih Nusantara CSR Awards 2021

Program CSR Semen Gresik telah memberikan kebermanfaatan, diantaranya mendorong penurunan angka kemiskinan di area perusahaan.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.

Gubernur Anies Larang Rokok Dipajang, Produsen Menjerit

Seruan Gubernur direalisasikan dalam bentuk penindakan oleh Satpol PP DKI Jakarta.

Waduh! Antrean Warga Mengular di Sentra Vaksinasi XT Square

Pendeknya durasi di hari Jumat akibat ibadah salat membuat warga berlomba datang lebih dulu hingga antrean mengular.

Sponsor Berlimpah, Persis Solo Kewalahan Terima Tawaran Kerja Sama

Jelang peluncuran tim dan jersey pekan depan, terhitung sudah 14 perusahaan yang mendukung Persis Solo musim ini.

Pelepasan Atlet PON XX Papua Kontingen Jawa Tengah asal Kota Solo

Pemkot Solo melepas 45 atlet, 9 pelatih

Total Dana IPO Tembus Rp32,14 Triliun, Kontribusi Bukalapak Rp21,9 Triliun

Dana hasil penawaran umum yang telah terkumpul hingga 16 September 2021 sebesar Rp32,14 triliun. Total dana itu berasal dari 38 perusahaan yang baru tercatat tahun ini.