Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Instagram-@hendrarprihadi)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG</strong> - Hasil buruk melawan Arema FC yang diraih PSIS Semarang pada pekan ke-12 Liga 1 Indonesia musim 2018, Jumat (1/6/2018) malam, memicu <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180528/515/918825/wali-kota-semarang-berencana-bangun-jalur-kereta-kota-bandara">Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi</a> angkat bicara. Ia mengingatkan para suporter PSIS Semarang untuk tak terburu-buru melontarkan cibiran kepada tim kesayangan mereka.</p><p>Hal itu disampaikan Hendi&mdash;sapaan akrab Hendrar Prihadi&mdash;melalui akun Instagramnya, <em>@hendrarprihadi</em>, Sabtu (2/6/2018). "<em>Tahan! Ojo kesusu maido</em> [Tahan! jangan terburu-buru mencibir]," ungkap politikus PDI Perjuangan tersebut.</p><p>Dalam pertandingan melawan Arema FC, <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180528/515/918825/wali-kota-semarang-berencana-bangun-jalur-kereta-kota-bandara">PSIS Semarang</a> memang meraih hasil mengecewakan setelah kalah dengan skor 1-0. Hasil itu pun membuat Laskar Mahesa Jenar&mdash;julukan PSIS Semarang&mdash;harus rela terbenam di dasar klasemen sementara Liga 1 Indonesia musim 2018.</p><p>Meski begitu, Hendi menghargai perjuangan anak-anak asuh Vincenzo Alberto Annese yang menutunya sudah berupaya keras. "Keras sudah usahanya," tulis sang wali kota Semarang.</p><blockquote class="instagram-media" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 658px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/BjfS1i_h-kt/" data-instgrm-version="8"><div style="padding: 8px;"><div style="background: #F8F8F8; line-height: 0; margin-top: 40px; padding: 28.194444444444443% 0; text-align: center; width: 100%;">&nbsp;</div><p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" href="https://www.instagram.com/p/BjfS1i_h-kt/" target="_blank">A post shared by Hendi ( Hendrar Prihadi ) (@hendrarprihadi)</a> on Jun 1, 2018 at 9:37am PDT</p></div></blockquote><script type="text/javascript" src="//www.instagram.com/embed.js" defer="defer"></script><p>Dalam pernyataan itu, Hendi juga menyertakan video perjuangan <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180601/515/919818/kalah-tipis-dari-arema-fc-psis-semarang-jadi-juru-kunci">PSIS Semarang</a> untuk bisa berlaga di kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia. Ayah tiga anak itu menganggap PSIS Semarang adalah juara yang terdegradasi. Memang, PSIS Semarang yang sempat menjadi juara kompetisi kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia harus rela berlaga di kasta satu tingkat di bawahnya selama kurang lebih sembilan tahun.</p><p>Orang nomor wahid di ibu kota Jateng tersebut berharap PSIS Semarang mampu bangkit dan meraih kemenangan di pertandingan-pertandingan selanjutnya. "Semoga di pertandingan selanjutnya kita bisa lebih beruntung #PsisHebat," pungkas sang wali kota Semarang.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten