Tutup Iklan

Walah! Tunggakan PBB di Semarang Capai Rp35 Miliar

Tunggakan pembayaran pajak bumi dan bangunan atau PBB tahun 2021 di Kota Semarang mencapai Rp35 miliar.

 Ilustrasi pajak bumi dan bangunan. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pajak bumi dan bangunan. (Freepik)

Solopos.com, SEMARANG — Tunggakan pajak bumi dan bangunan (PBB) di Kota Semarang pada tahun 2021 ini mencapai Rp35 miliar. Tunggakan pajak sebesar itu berasal dari 36.000 wajib pajak yang hingga batas waktu pembayaran PBB belum membayarkan pada 31 Agustus lalu.

Besarnya tunggakan PBB itu diungkapkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang. Bapenda Kota Semarang mengungkapkan hingga 13 Oktober, realisasi PBB yang diterima Kota Semarang mencapai Rp438 miliar.

Kasi Pajak I Bapenda Kota Semarang, Bambang Prihartono, mengatakan PBB menjadi pendapatan primadona dari sejumlah pajak daerah di Kota Semarang. Dalam tiga tahun berturut-turut, PBB selalu mencapai target pendapatan.

Baca juga: Pejabat Kantor Pajak Semarang Ditahan Kejagung

“Untuk total tagihan pajak PBB tahun 2021 ini masih sebanyak 36.000 nomor objek pajak (NOP). Dengan total tunggakan pajak sebesar Rp35 miliar,” ujar Bambang dikutip dari laman Internet Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Kamis (14/10/2021).

Bambang pun berharap realisasi pembayaran pajak PBB tahun 2021 ini juga mencapai target. Upaya yang diterapkan agar target itu tercapai antara lain dengan pemberian keringanan, seperti penghapusan denda.

“Salah satu upaya penagihan WP yang masih menunggak pajak kami menggandeng Kejaksaan Negeri. Kerja sama ini sudah kami lakukan sejak tahun 2020, “imbuhnya.
Bambang mengatakan tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB sudah cukup baik, yakni 80 persen. Namun demikian, masih ada 20 persen yang masih menunggak.

“Selama dua tahun dari 2020 kami bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang . Selaku jaksa negara, kami gandeng untuk bersama-sama menagih wajib pajak yang belum melakukan pembayaran,” ucapnya.

Baca juga: Sopir Ngantuk, Mobil Tabrak Median Jalan di Ponorogo Hingga Terbalik

Menurutnya, selama bekerja sama dengan Kejari Kota Semarang hasilnya cukup signifikan. Realisasi penagihan tunggakan pada 2019 sebesar Rp13 miliar. Sedangkan, pada 2020 realisasinya sebesar Rp70 miliar.

Sementara itu, Kasi Datun Kejari Kota Semarang, Dyah Ayu Wulandari, mendukung Pemerintah Kota Semarang dalam rangka pemulihan keuangan dan penyelamatan keuangan daerah, khususnya PBB. Pihaknya berupaya mempermudah kendala dalam penagihan PBB. Dalam surat penagihan, pihaknya mencantumkan nomor telepon baik dari jaksa pengacara negara (JPN) maupun Bapenda.

“Kalau masyarakat yang tertagih merasa bukan tanahnya bisa konfirmasi melalui telepon, bisa mengirimkan data-datanya,” katanya


Berita Terkait

Berita Terkini

Siap-Siap! 4,8 Juta Pelaku Perjalanan Masuk Jateng saat Libur Nataru

Dinas Perhubungan atau Dishub Jateng memprediksi ada sekitar 4,8 juta pelaku perjalanan yang masuk ke wilayah Jateng saat libur Natal dan Tahun Baru nanti.

Sosok Bripka Rustam, Terjang Banjir Grobogan Sambil Gendong Nenek-nenek

Bhabinkamtibmas Desa Lemah Putih, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Bripka Rustam, menggendong Mbah Nasiyem, 80, keluar dari rumahnya yang terendam banjir Senin (6/12/2021) siang.

Lakukan KDRT, Pegiat HAM di Semarang Dituntut 4 Bulan Penjara

Pegiat HAM di Semarang yang juga mantan komisioner KIP Jateng, SH, hanya dituntut 4 bulan penjara atas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Bantu Korban Erupsi Semeru, Jateng Kirim Bantuan Senilai Rp934 Juta

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atau Pemprov Jateng mengirimkan 50 sukarelawan dan bantuan logistik untuk membantu korban erupsi Gunung Semeru di Jatim.

Banjir Landa Brati Grobogan, 150 Rumah dan 200 Hektare Sawah Terendam

Hujan deras menyebabkan 150 rumah warga dan sekitar 200 hektare sawah di Desa Lemahputih, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, kebanjiran pada Senin (6/12/2021).

Alasan Asmara, Pemuda Kendal Bunuh Teman di Saluran Air

Seorang pemuda di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng), tega melakukan pembunuhan terhadap temannya atas dasar permasalahan asmara.

Hidden Canyon, Mutiara Tersembunyi di Kaki Pegunungan Muria

Hidden Canyon merupakan mutiara tersembunyi yang menyimpan pesona luar biasa di wilayah Pegunungan Muria.

Januari 2022 Puncak Musim Hujan, Jateng Siaga Banjir

BMKG memprediksi puncak musim hujan terjadi pada Januari 2022 dan mengingatkan warga Jateng waspada karena termasuk wilayah siaga banjir.

Saung Diterjang Banjir, Kakek di Brebes Terseret Arus Sungai Pemali

Seorang kakek di Brebes, Jawa Tengah (Jateng), dikabarkan hanyut akibat banjir yang melanda Sungai Pemali.

Innalillahi! Bus Rombongan Warga Toroh Grobogan Nyemplung ke Sungai

Bus rombongan warga Desa Genengadal, Kecamatan Toroh terguling dan masuk sungai di Desa Jeketro, Kecamatan Gubug, Grobogan.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Bus Sudiro di Tol Semarang-Solo

Bus PO Sudiro Tungga Jaya jurusan Jakarta-Yogyakarta mengalami kebakaran di tol Semarang-Solo, Bergas, Kabupaten Semarang.

Angkut 30 Penumpang, Bus Sudiro Tunggal Kebakaran di Tol Semarang-Solo

Gangguan mesin menyebabkan bus PO Sudiro Tunggal mengalami kebakaran saat melintasi tol Semarang-Solo, tepatnya di Kabupaten Semarang.

PLN Bagikan Gerobak Molis kepada UKM Jateng, Dorong Produktivitas Usaha

PLN memberikan bantuan gerobak motor listrik (molis) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada pelaku UKM di Jateng untuk meningkatkan produktivitas usaha.

Polres Kudus Gerebek Tempat Produksi Minuman Keras Jenis Arak

Jajaran Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras atau miras di sebuah gudang, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Sidak Wali Kota Semarang Viral, Warganet Ramai Ikutan Usul Ini

Unggahan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan sidak di Kantor Kelurahan Bulusan, di akun instagram pribadinya mendadak viral.

Sejarah Vihara Buddhagaya Semarang

Vihara Buddhagaya di Semarang, Jawa Tengah, memiliki sejarah panjang karena didirikan sejak 500 tahun lalu, tepatnya saat keruntuhan Majapahit.