Walah, Petugas Pelayanan E-KTP Door to Door Klaten sampai Naik Atap demi Sinyal Internet

Petugas pelayanan e-KTP secara door to door di Klaten kerap mendapat pengalaman unik, salah satunya harus naik atap demi dapat sinyal Internet.

 Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Klaten melakukan perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) secara door to door kepada kelompok rentan di Klaten, beberapa waktu lalu. (Istimewa/Disdukcapil Klaten)

SOLOPOS.COM - Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Klaten melakukan perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) secara door to door kepada kelompok rentan di Klaten, beberapa waktu lalu. (Istimewa/Disdukcapil Klaten)

Solopos.com, KLATEN — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten sejak dua pekan lalu kembali mengaktifkan program pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) terutama e-KTP secara jemput bola dengan door to door.

Pelayanan bernama Pelaut Bala itu digulirkan setelah Klaten berada pada penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. Pelaut Bala merupakan pelayanan adminduk dengan petugas mendatangi daerah terdekat atau warga yang membutuhkan pelayanan.

Salah satu pelayanan yang diberikan yakni perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Klaten, Sri Hartanto, mengatakan program Pelaut Bala kembali dijalankan sejak 3 September 2021.

Baca Juga: Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Program pelayanan e-KTP Klaten secara door to door itu digulirkan menyesuaikan permintaan. “Kami juga melihat situasi. Kalau di dinas banyak permohonan, kami sementara tidak menjadwalkan [door to door],” katanya, Rabu (22/9/2021).

Sri Hartanto menjelaskan sasaran program Pelaut Bala diprioritaskan bagi kelompok rentan serta berkebutuhan khusus seperti warga lansia, penyandang disabilitas fisik, ODGJ, dan lain-lain. Untuk menjalankan pelayanan kepada kelompok rentan serta berkebutuhan khusus itu, petugas mendatangi satu per satu rumah warga membawa perangkat perekaman data e-KTP.

Pengalaman Unik

Agar perekaman data e-KTP bisa digulirkan, petugas kerap bekerja sama dengan perangkat desa serta keluarga. Selain itu, perekaman menyesuaikan kondisi masing-masing warga.

Baca Juga: Dahsyatnya Bakso Tumpeng Merapi Glodogan Klaten, Lelehan Sambelnya Meledak di Mulut

Sri Hartanto mengakui ada sejumlah pengalaman unik yang dialami petugas yang menjalankan pelayanan rekam data e-KTP warga Klaten secara door to door tersebut. Seperti ketika berada di daerah susah sinyal Internet. Petugas terpaksa naik atap demi mendapatkan sinyal.

“Kejadian itu saat di wiayah Gantiwarno. Kami lakukan itu [naik atap untuk cari sinyal Internet] agar pelayanan bisa segera diberikan. Alhamdulillah tidak ada masalah akhirnya tiga hari setelah perekaman e-KTP jadi dan diambilkan oleh perangkat desa,” kata Sri Hartanto.

Baca Juga: Warga di Jatinom Klaten Tak Pakai Masker Dihukum Menghafal Pancasila & Nyanyi Lagu Wajib

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Klaten, Sri Winoto, mengatakan salah satu alasan pelayanan adminduk terutama perekaman data e-KTP dengan door to door itu digulirkan karena angka kasus aktif Covid-19 serta level penerapan PPKM turun dari level 4 ke level 3.

Sebelumnya, program pelayanan itu dihentikan lantaran terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 dan PPKM level 4 pada Juli lalu. “Tidak setiap hari. Kami menjalankan program ini terutama pada Jumat-Sabtu,” kata Winoto.


Berita Terkait

Berita Terkini

Pengusaha Warung Apung Rawa Jombor Klaten Usul Dapat Ruang 1,5 Hektare

Usulan itu disampaikan setelah mereka mendapatkan sinyal jika warung apung dan pemancingan masih bisa beraktivitas di badan waduk waktu penataan dan revitalisasi Rawa Jombor yang mulai bergulir.

Dari Ponpes Al Qohar Klaten, Tas Kanvas Melalang Buana hingga Eropa

Khusnul mulai serius menjadikan hobi menjahitnya menjadi ladang usaha membikin tas pada 2011 lalu sembari membantu mengelola ponpes.

Bu Bupati, Car Free Day Sukoharjo Kapan Dibuka?

Penyelenggaraan CFD masih menunggu rekomendasi atau izin dari Ketua Satgas Covid-19 Sukoharjo atau Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

Vaksinasi Pelajar Usia di Atas 12 Tahun di Solo Selesai

Pemkot Solo belum mendapatkan petunjuk soal vaksinasi untuk pelajar di bawah usia 12 tahun.

Kadisdik Solo: Pulang Sekolah Siswa Harus Langsung Pulang

Kepala Disdik Solo Etty Retnowati mengatakan temuan siswa yang terpapar Covid-19 tak selamanya bernilai negatif.

Jumlah Ponpes di Klaten Terus Meningkat, Kini Mencapai 100-an

Pengembangan sistem pendidikan di ponpes membuat banyak warga memilih memondokkan anak mereka.

Selvi Ananda Saat Ditanya Soal Penata Busana Pribadi: Emang Saya Artis?

Selvi mengatakan selama ini menata sendiri semua kebutuhan busananya, dan ia menyiapkannya sehari sebelum acara.

2 Wanita Solo Ngaku Tertipu Lelang Arisan Online Ratusan Juta Rupiah

Stelah mengikuti lelang arisan online tersebut selama 10 bulan, mereka tidak menerima uang hasil lelang arisan seperti yang sudah dijanjikan.

Lega, Hasil Tracing Belasan Murid dan Guru SMPN 4 Solo Negatif Covid-19

Disinggung kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang akan diambil usai hasil tracing tersebut, pihak SMPN 4 Solo masih menanti arahan Disdik.

Khawatir Klaster Baru, Bupati Cabut Izin Acara Konferwil IPPAT Jateng

Pemkab Sukoharjo mencabut izin penyelenggaraan Konferwil IPPAT Jateng karena dinilai melanggar aturan terkait jumlah peserta acara dan khawatir menimbulkan klaster baru Covid-19.

Lacak Kontak Erat, Guru dan Murid SMPN 8 dan SMPN 4 Solo Di-Swab PCR

Pada Jumat (22/10/2021), sekitar 310 siswa plus guru di SMPN 8 Solo menjalani tes swab PCR sebagai tindak lanjut munculnya 11 kasus positif dalam tes acak di sekolah tersebut,

Baru 2 Hari Polres Karanganyar Gelar Doa Bersama, Ada Kecelakaan Lagi

Satlantas Polres Karaganyar pada Rabu (22/10/2021) menggelar doa bersama memohon agar tidak ada lagi kecelakaan. Hanya dua hari berselang, terjadi lagi kecelakaan.

Boyolali Kirim 5 Atlet ke Peparnas Papua XVI

 Para atlet dari Boyolali ini akan bertanding untuk cabang olahraga tenis meja, bulu tangkis, menembak, dan atletik.

Go Global, Kuliner Khas Solo Disiapkan dalam Kemasan Kaleng

Dengan kemasan kaleng, makanan bisa dibawa ke luar kota untuk oleh-oleh atau dijual ke pusat perbelanjaan luar negeri.

Kecelakaan Lagi, 1 Jam Terjadi 2 Tabrakan di Jalur Solo-Tawangmangu

Dua kecelakaan tunggal terjadi dalam tempo satu jam di Karanganyar. Untungnya tak ada korban jiwa dalam dua kecelakaan tersebut.