Kulonprogo (Solopos.com)--Seorang pelatih pramuka, Sabtu (19/11) kemarin sekitar pukul 22.00 dilaporkan ke Polres Kulonprogo lantaran diduga melakukan pelecehan seksual terhadap 3 siswi SD Negeri II Karangsari, Kecamatan Pengasih.

Adalah Sy, 30, warga Pleret, Kecamatan Panjatan, yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap NO, 12, IK, 11, AP, 11, dan AD, 11, yang keempatnya merupakan siswi kelas V SD Negeri II Karangsari saat mereka tengah mengikuti kegiatan pramuka di sekolahnya.

Dikisahkan oleh salah satu orang tua korban yang tidak bersedia disebutkan namanya, pelaku melakukan tindakan tersebut selama 3 pekan berturut-turut. ”Itu ketika ada tes kesehatan saat kegiatan pramuka,” ujarnya.

Saat tes kesehatan tersebut, masing-masing siswi dipanggil untuk diperiksa kesehatannya oleh pelaku. Pemeriksaan tersebut dilakukan pelaku dengan menyuruh siswi yang diperiksanya untuk membuka baju mereka. Setelah dalam keadaan telanjang, pelaku kemudian melakukan tindakan tidak senonoh kepada korban.  ”Itu dilakukannya setiap minggu saat tes kesehatan,” ujarnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Kulonprogo AKP Hario Duto Pamungkas mengatakan hingga berita ini diturunkan pihaknya masih menunggu hasil visum keempat korban.

Ketika dihubungi, dirinya mengaku akan segera menjemput pelaku jika hasil visum tersebut memang membuktikan bahwa yang dilaporkan oleh orang tua keempat siswa tersebut terbukti benar. ”Kami tidak akan menunggu lama. Kami akan segera menjemput pelaku, jika memang terbukti visum itu memberatkannya. Tapi itu pun kami masih harus melakukan pemeriksaan intensif lagi terhadap pelaku,” ucapnya.

(JIBI/Harian Jogja/ari)


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten