Tutup Iklan

Wakil Rakyat Karanganyar Ini Pakai Mobil Dinasnya Untuk Bantu Warga Cari Oksigen

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Karanganyar ini merelakan mobil dinasnya dipakai wara-wiri membantu warga yang butuh oksigen.

 Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Anung Marwoko, menunjukkan tabung oksigen di bagasi mobil dinas AD 7 F yang dia pakai bekerja sebagai wakil rakyat, beberapa waktu lalu. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Anung Marwoko, menunjukkan tabung oksigen di bagasi mobil dinas AD 7 F yang dia pakai bekerja sebagai wakil rakyat, beberapa waktu lalu. (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR — Sikap kedermawanan ditunjukkan wakil rakyat di DPRD Karanganyar, Anung Marwoko. Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) yang juga Wakil Ketua DPRD itu bersedekah dengan membantu masyarakat mengantrekan tabung oksigen ke tempat pengisian oksigen.

Selain itu, ia juga berburu donor plasma konvalesen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia menghubungi dan menjemput orang yang telah sembuh dari Covid-19 dalam jangka waktu tertentu untuk menjadi donor konvalesen.

Anung beraksi menggunakan mobil dinas Toyota Fortuner pelat merah AD 7 F untuk mengangkut tabung oksigen dan orang yang akan menjadi donor plasma konvalesen. Aksinya bersama tujuh orang rekan itu sudah dilakukan sejak sepuluh hari lalu.

“Bersedekah, berbuat sesuai kemampuan di masa pandemi ini. Saya manfaatkan mobil dinas yang dibeli pakai uang rakyat itu untuk angkut tabung oksigen bagi masyarakat membutuhkan. Selain itu mengantar dermawan yang mau menjadi donor plasma konvalesen ke PMI Kota Solo,” tutur Anung saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu (21/7/2021).

Baca Juga: Bawa Susu Dan Obat Herbal, Bupati Karanganyar Keliling Tilik Warga Isoman

Aktivitas itu dilakukan wakil rakyat Karanganyar itu setiap hari. Pagi, saat berangkat ke kantor ia mengendarai mobil dinasnya sambil membawa tabung oksigen kosong. Siang atau sore saat pulang dari kantor, Anung membawa tabung yang sudah berisi oksigen.

Membiayai Ongkos Pengisian Oksigen

“Setiap hari kami ambil tabung oksigen kosong milik warga. Atau ada warga yang menitipkan ke kantor DPRD Karanganyar. Hari ini tadi sepuluh tabung. Kami bawa ke pengisian oksigen, gratis. Mereka [warga yang meminta tolong] ini kan ada yang wong ndeso, tidak tahu harus mengisi oksigen ke mana, tidak ada fasilitas. Saya punya dan bisa, ya saya bantu,” ungkapnya.

Anung membiayai ongkos pengisian oksigen. Ia mengajak masyarakat bahu membahu mengatasi dampak pandemi Covid-19. Menurutnya, setiap orang bisa memberikan sumbangsih dalam bentuk apa pun sesuai kemampuan di masa pandemi ini.

Baca Juga: Nama Istri Bupati Karanganyar Tertera Di Amplop Bansos PPKM Darurat, Ini Penjelasan Pemkab

“Langkah kecil yang dilakukan setiap orang bisa berdampak. Mari saling bahu membahu. Semua harus bergerak bersama kalau ingin ini lekas selesai,” ajak wakil rakyat Karanganyar itu.

Anung mengaku tidak takut dengan tudingan yang menyebutnya riya atau mengejar pencitraan dan popularitas. “Saya tidak takut dianggap riya atau pencritraan. Urusan dia. Yang penting untuk masyarakat,” tuturnya.

Didasari Pengalaman

Anung mengatakan aksinya itu didasari pengalaman salah seorang anggota keluarganya juga pernah terpapar Covid-19. Ia saat itu mengalami sendiri sulitnya mencari oksigen dan donor plasma.

Baca Juga: Modal Rp500.000, UMKM Makanan Tradisional Beku Karanganyar Ini Kini Punya Puluhan Agen

“Saya tidak banyak memiliki tabung oksigen, regulator mahal. Selain itu banyak ‘alumni’ pasien terkonfirmasi positif Covid-19 takut menjadi donor plasm konvalesen,” ceritanya.

Aksinya itu membuat wakil rakyat Karanganyar itu menerima banyak telepon dari orang tak dikenal. Mereka warga Solo, Sukoharjo, dan Sragen yang berharap bantuan dari Anung terkait pasokan oksigen dan donor plasma konvalesen.

“Kasihan setiap hari ketemu masyarakat panik karena oksigen susah, donor plasma konvalesen susah. Mobil rakyat dipakai mengangkut kebutuhan rakyat apa salahnya. Ini cara sederhana saya bersedekah. Kalau uang sudah habis ya berhenti. Untungnya ada saja dermawan yang kirim uang.”

Berita Terkait

Berita Terkini

Waduh, Mayoritas Pasar di Sragen Ternyata Rawan Kebakaran

Untuk antisipasi potensi kebakaran, pedagang diimbau lebih berhati-hati dan bila memungkinkan dilakukan simulasi kebakaran pasar.

Percepatan Vaksinasi di Wonogiri Terkendala SDM Vaksinator dan Internet

Joko Sutopo menyiapkan langkah strategis untuk merampungkan vaksinasi sesuai target, seperti penjadwalan ulang, kesiapan SDM vaksinator, data, dan stok vaksin.

Ngeri Lur! Eks Terminal Kartasura Jadi Lokasi Pesta Miras dan Esek-Esek

Lahan bekas Terminal Kartasura, Sukoharjo, yang mangkrak bertahun-tahun malah disalahgunakan untuk pesta miras dan mangkal PSK.

Pengakuan Pria Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga: Merasa Terganggu

Aaksi nekat bakar mobil tetangga tersebut dilakukan AN secara sadar tanpa melibatkan pihak lain dan tidak berkaitan dengan peristiwa di mana pun.

Asyik! 8 Mobil Listrik Bergaya Klasik Siap Antar Turis Keliling Solo

Pemkot Solo dapat bantuan delapan unit mobil listrik bergaya klasik untuk mengantar wisatawan blusukan tempat wisata di Kota Solo.

PTM di Wonogiri Tunggu Vaksinasi Siswa dan Guru Rampung

Wonogiri akan menggelar PTM jika seluruh murid dan guru selesai divaksinasi dan fasilitas pendukung memenuhi syarat.

Jumlah Petani Muda Makin Banyak

Gerakan menarik kaum muda di Kabupaten Klaten agar mau berkecimpung di dunia pertanian makin masif, salah satunya dilakukan Komunitas Petani Muda Klaten.

Jejak Limbah Ciu Hilang Tersapu Hujan, Kali Samin Sukoharjo Bersih Lagi

Air Kali Samin yang sempat berubah hitam karena tercemar limbah ciu dari sentra industi ciu Mojolaban dan Polokarto, Sukoharjo, kembali bersih.

Rp4 M Insentif Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Karanganyar Belum Dibayar

Anggaran insentif pemulasaraan jenazah Covid-19 ini akan ditagihkan melalui Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Kabupaten Karanganyar.

Harga Cabai dan Bawang Putih di Wonogiri Naik Tipis

Cabai merah besar, cabai keriting, rawit hijau, dan hijau besar di Wonogiri naik harga selama beberapa pekan terakhir.

145 Siswa 2 SMP di Sragen Mendadak Dites Antigen, Hasilnya...

Tes swab antigen kepada pelajar SMP dimulai Senin untuk antisipasi munculnya klaster sekolah atau pembelajaran tatap muka (PTM).

171 Siswa-Guru SDN Laweyan No 54 Solo Mendadak Dites Antigen, Ada Apa?

Sebanyak 171 siswa, guru, dan tenaga pendidik SDN Laweyan No 54 mendadak di tes swab antigen pada Senin (27/9/2021).

Hanya 2 Hari, Vaksinasi Covid-19 di 5 Lokasi Solo Ini Dapat Beras 5 Kg

Peserta vaksinasi Covid-19 di lima lokasi Kota Solo yang berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa, mendapat bantuan beras 5 kg.

Lebihi Target, Vaksinasi di Boyolali Capai Lebih 50%

Percepatan vaksinasi terus dilakukan di Boyolali dengan pendekatan cukup agresif melalui tim di masing-masing desa.

6 KDRT Terjadi di Karanganyar, Ada Korban Alami Paksaan Hubungan Seks

Selain kekerasan seksual, dalam periode yang sama di Karanganyar juga terdapat 22 kekerasan terhadap anak yang dilaporkan.

Jekek Lanjutkan Program Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Wonogiri

Joko Sutopo melanjutkan program karena mahasiswa penerima beasiswa sudah memberi kontribusi yang berdampak positif bagi warga dan pembangunan daerah.