Wajibkan Surat Rapid Test Antigen, Banyumas Siap Usir Pendatang

Jangan ke Banyumas tanpa surat keterangan rapid test antigen, karena Pemkab Banyumas siap menolak kehadiran Anda.

SOLOPOS.COM - Bupati Banyumas, Achmad Husein. (Instagram @ir_achmadhusein)

Solopos.com, PURWOKERTO — Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mewajibkan para pendatang yang masuk ke wilayah setempat menunjukkan surat keterangan rapid test antigen dengan hasil negatif. Pendatang tanpa surat itu bakal dites Pemkab Banyumas.

Kebijakan ini disampaikan Bupati Banyumas, Achmad Husein, dalam rekaman video berdurasi 2 menit 31 detik di akun Instagram miliknya, @ir_achmadhusein, Kamis (21/1/2021).

Dalam rekaman video tersebut, Husein mengatakan Pemkab Banyumas akan melakukan pembatasan pergerakan orang masuk ke wilayahnya dengan menempatkan petugas jaga di setiap perbatasan. “Petugas jaga akan kita tempatkan di perbatasan dalam waktu yang acak dan tempat yang random,” ujar Husein dalam rekaman video tersebut.

Pria Jadi Korban Begal Payudara, Malah Viral di Medsos…

Petugas jaga tersebut, lanjut Husein, nantinya akan melakukan pemeriksaan terhadap setiap warga yang melintas ke wilayah Banyumas. Warga akan diminta menunjukkan surat keterangan rapid test antigen dengan hasil negatif.

“Bagi yang tidak membawa surat rapid test antigen, wajib menjalani tes di tempat yang disiapkan oleh swasta. Bila tidak bersedia, akan diminta balik arah,” tegas Bupati Banyumas.

Pekerja Diperlakukan Beda

Namun, surat rapid test antigen tersebut tidak berlaku bagi warga atau pendatang yang memiliki pekerjaan di wilayah Banyumas atau berdomisili di eks Keresidenan Banyumas atau Banyumas Raya.

Sebagai gantinya, orang tersebut hanya diminta untuk menunjukkan surat keterangan tinggal dan kerja di wilayah Banyumas Raya.

Film Animasi Siswa SMK RUS Berprestasi Internasional

“Sementara untuk orang yang akan keluar dari wilayah Banyumas, tidak diwajibkan membawa surat keterangan negatif [reaktif] rapid test antigen,” ujar Husein.

Husein menambahkan kebijakan tersebut diambil dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nasional No.1/2021, dalam rangka menurunkan tingkat persebaran Covid-19.

Dikutip dari laman Internet resmi Pemkab Banyumas, hingga kini sudah ada 4.286 kasus Covid-19 di Banyumas. Perinciannya, 971 kasus aktif, 3.097 kasus sembuh, dan 218 kasus kematian.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

Salatiga Kebagian 5.000 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Vaksinasi Kedua

Solopos.com, SEMARANG — Kota Salatiga, Jawa Tengah mulai melakukan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac tahap kedua. Namun, Pemerintah Kota Salatiga...

PSIS Semarang Nantikan Piala Menpora 2021

Solopos.com, SEMARANG — Kontestan Liga 1 Indonesia, PSIS Semarang, menyambut baik rencana pemerintah yang akan menggelar ajang Piala Menpora...

Gubernur Ganjar Anggap Jogo Tonggo Kunci Keberhasilan PPKM Mikro Jateng

Solopos.com, UNGARAN — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengklaim penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Mikro di Jateng...

Salatiga Tuntaskan Vaksinasi Covid-19 Tahap I

Solopos.com, SALATIGA — Pencapaian vaksinasi Covid-19 tahap pertama termin pertama di Kota Salatiga, Jawa Tengah dianggap tuntas. Pemerintah Kota...

Dikembangkan di Jateng, Ini Keunggulan Vaksin Nusantara...

Solopos.com, SEMARANG – Vaksin nusantara yang dikembangkan di Rumah Sakit Umum Pusat dr. Kariadi, Kota Semarang, Jawa Tengah diklaim...

Vaksin Nusantara Bikinan Undip & RS Kariadi Lolos Uji Klinis

Solopos.com, SEMARANG – Vaksin nusantara buatan Univesitas Diponegoro Semarang dan RSUP dr. Kariadi telah dinyatakan lolos uji klinis tahap...

Lawan Covid-19, Pemkab Grobogan Bentuk 280 Posko PPKM Mikro

Solopos.com, PURWODADI – Upaya menekan kasus penularan virus coronaterus dilakukan Pemkab Grobogan melalui Satgas Penanganan Covid-19. Salah satunya mendirikan...

PMI Jateng: Donor Plasma Konvalesen Capai 1.841 Orang

Solopos.com, SEMARANG — Palang Merah Indonesia mengungkap adanya peningkatan minat penyintas Covid-19 menyumbangkan plasma darah mereka untuk terapi convalescent...

12.754 Nakes di Semarang Vaksinasi Kedua Covid-19

Solopos.com, SEMARANG — Sebanyak 12.754 tenaga kesehatan di Kota Semarang, Jawa Tengah telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 termin kedua tahap...

Sam Poo Kong Semarang Tanpa Perayaan Imlek 2021

Solopos.com, SEMARANG — Ingar bingar perayaan Tahun Baru China atau Imlek di Kota Semarang, Jawa Tengah tahun 2021 ini...