Wajib Disimak! Ini Cara Menghemat Anggaran Makan Anda

Menghemat anggaran makan di rumah tangga menjadi sebuah tantangan sulit karena banyaknya anggota keluarga di rumah. Namun, bukan berarti hal itu mustahil.

 Ilustrasi makanan lezat. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi makanan lezat. (Freepik)

Solopos.com, SUKOHARJO – Makanan merupakan kebutuhan primer yang menjadi salah satu pengeluaran terbesar manusia. Kebanyakan pendapatan habis untuk makan, padahal uang yang dihabiskan itu bisa untuk kebutuhan lain atau dana darurat.

Menghemat anggaran makan menjadi sebuah tantangan sulit karena mungkin banyaknya anggota keluarga di rumah. Namun, bukan berarti hal itu mustahil.

Supaya dapat meminimalisasi anggaran makan ketahuilah sejumlah tips yang bisa membantu Anda, seperti yang dilansir dari koinworks.com dan sumber lain, Senin (26/7/2021):

Baca Juga: Umrah Dibuka, Perpuhi dan AMPHURI Tunggu Aturan Teknis

Membeli Bahan Makanan dalam Jumlah Besar

Saat membeli dalam jumlah besar, Anda mungkin berpikir akan membeli lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Solusinya adalah Anda harus mengetahui berapa banyak makanan yang dibutuhkan dalam sepekan atau sebulan.

Kemudian berulah Anda bisa membeli makanan yang bisa bertahan selama seminggu dalam jumlah yang besar, misalnya beras, minyak goreng, mi, tepung, telur, dan lain sebagainya. Membeli bahan makanan dalam jumlah yang besar membuat harganya bisa jauh lebih murah.

Masak Makanan Sendiri

Memasak makanan sendiri bisa memakan waktu yang lebih lama daripada membeli makanan langsung. Namun, keuntungannya adalah Anda bisa mengetahui bahan apa saja yang digunakan didalam makanan tersebut dan memastikannya lebih sehat. Tidak hanya itu, Anda juga bisa lebih menghemat anggaran saat memasak makanan sendiri.

Jangan Membeli Berdasarkan Merek Semata

Ada beberapa jenis makanan yang memiliki harga lebih mahal hanya karena brand yang terkenal atau ditujukan untuk pasar yang premium. Padahal Anda bisa mendapatkan barang sejenis dan kualitas yang bersaing dengan harga yang jauh lebih murah. Jadilah pembeli yang cerdas dan jangan hanya berpatokan pada harga premium dan merek.

Baca Juga: 2.077 UMKM Sragen Diusulkan Dapat BPUM 2021 Senilai Rp1,2 Juta

Berhenti Membeli Air Kemasan

Jika Anda melihat dalam jangka pendek membeli air mineral dalam kemasan sepertinya tidak terlalu menguras anggaran. Saat ini harga air mineral kemasan sedang berkisar dari Rp 3.000 – Rp 5.000 per botol.

Jadi dalam 30 hari atau sebulan biaya yang harus Anda keluarkan untuk air mineral mencapai Rp 150.000. Padahal uang tersebut bisa Anda manfaatkan untuk membeli bahan makanan yang lain atau disimpan dalam tabungan. Daripada Anda membeli air dalam kemasan lebih baik Anda membawa air minum sendiri dari rumah.

Makan Sebelum Belanja

Ketahuilah bahwa Anda cenderung membeli lebih banyak makanan saat berbelanja dalam keadaan lapar. Hal ini tentu saja bisa merusak anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Jadi, kami sangat menyarankan Anda untuk mengisi perut sebelum pergi ke pasar dan membeli bahan makanan yang diperlukan.

Baca Juga: BSI Bukukan Laba Bersih Rp1,48 Triliun di Semester I 2021

Jangan Terlalu Sering Makan di Luar

Membeli makanan di restoran mungkin saja lebih mudah untuk dilakukan, tetapi hal ini bisa menguras banyak anggaran setiap bulannya. Jadi, kami sangat menyarankan Anda untuk memiliki anggaran khusus untuk makan di luar dan mematuhinya. Boleh saja makan sesekali di luar bersama keluarga dan teman, tetapi jangan terlalu sering.

Mencoba Menanam Sendiri

Jika Anda memiliki halaman yang cukup luas, maka manfaatkan saja untuk menanam tanaman disana. Tanaman seperti tomat, timun, terong, cabai, dan lain sebagainya cukup mudah untuk dipelihara di halaman yang terbatas. Dengan menanam sendiri, Anda bisa menghemat pengeluaran untuk membeli sayuran.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kandungan Emas Blok Wabu Tembus Rp300 Triliun, Grasberg Freeport Kalah

Freeport Indonesia sebelumnya memastikan menarik diri terhadap pengelolaan Blok Wabu di Papua.

Potensi Ekspor Produk Halal Besar, Kendala Mengadang Masih Banyak

Indonesia sangat mampu menjadi eksportir produk-produk berkategori halal ke negara-negara yang penduduk muslimnya juga banyak.

Marak Penipuan Mengatasnamakan Galeri 24, Awas Modusnya Bikin Gampang Tergoda!

Saat ini marak penipuan online yang mengatasnamakan Galeri 24 dan bikin masyarakat tergoda. Kira-kira apa modus yang digunakan?

DSC 12 Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng

Diplomat Success Challenge atau DSC 12 punya cara unik untuk menggugah masyarakat untuk terlibat dalam kompetisi tahunan ini.

Jika Bukan Listrik, Bahan Bakar Nabati Bisa Jadi Alternatif untuk Kendaraan Berat

Untuk mencapai emisi rendah karbon di sektor transportasi, bahan bakar nabati (BBN) dan hidrogen dinilai mempunyai peran sebagai alternatif yang bisa digunakan untuk kendaraan berat.

Ingin Bebas Finansial Personal? Simak 9 Tips Mewujudkannya

Memiliki kebebasan finansial adalah tujuan bagi banyak orang. Umumnya, kebebasan finansial dipahami sebagai individu yang mampu menjalani gaya hidup sambil mengelola keuangan.

Ini yang Dilakukan PLN untuk Memudahkan Pelanggan selama Pandemi

PLN telah mengembangkan berbagai inovasi untuk mendekatkan jarak dengan pelanggan, salah satunya dengan aplikasi PLN Mobile.

Kian Terjangkau, Tarif Tes Antigen di Stasiun jadi Rp45.000

PT Kereta Api Indonesia menerapkan tarif baru untuk layanan rapid tes antigen di stasiun dari sebelumnya Rp85.000 menjadi Rp45.000 untuk setiap pemeriksaan.

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Kembangkan Potensi Diri, Telkomsel Gelar Webinar untuk Guru dan Pelajar

Telkomsel Area Jawa Bali menggelar webinar bertemakan Asyik Bersama Digital Maksimal dengan Merdeka Belajar.

Perjalanan KA Argo Lawu dan KA Argo Dwipangga Lebih Cepat 1 Jam

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan percepatan waktu tempuh pada perjalanan sejumlah KA jarak jauh.

Kabar Baik untuk Army, Kopi Kenangan Hadirkan Merchandise BTS x Built NY

BTS x Built NY Project menggandeng Kopi Kenangan menjadi distributor resmi dan pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.

Sharp Dukung PMI dan Rumah Sakit Terapkan Informasi Berbasis Digital

Sharp menyerahkan bantuan 13 LED TV 42 inch kepada PMI Kota Solo di Markas PMI untuk menampilkan informasi stok darah dalam waktu nyata.

Kunjungi Solo, Menko Airlangga Beri Dukungan untuk UMKM Rumahan

Menko Airlangga Hartarto mengunjungi salah satu kelompok pemberdayaan masyarakat yakni UMKM Usaha di Kota Solo untuk program dukungan UMKM.

Solopos Virtual Talkshow: Siap dengan Perubahan, Tiki Kian Banyak Beri Layanan Digital

Tiki juga memberikan layanan jemput online (Jempol), di mana Tiki akan menjemput barang ke rumah dan kemudian mengantarkannya ke tempat tujuan.

Turun Banyak Sis! Ini Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, Jumat 24 September 2021

Harga emas batangan 24 karat PT Aneka Tambang Tbk., Jumat (24/9/2021) terpantau turun dibandingkan harga kemarin.