Wajib Dibentuk, Tugas Satgas PTM di Sekolah Ternyata Banyak

Setiap sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) wajib memiliki Satgas PTM untuk memastikan protokol kesehatan dipatuhi.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pembelajaran tatap muka (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen memulai simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin (29/3/2021) hingga Sabtu (3/4/2021). Sementara uji coba PTM akan dimulai pada Senin (5/4/2021) hingga Sabtu (17/4/2021) mendatang.

Sosialisasi dan persiapan terkait PTM di Sragen sudah disampaikan pada Senin (22/3/2021) hingga Jumat (26/3/2021). Sosialisasi diikuti kalangan kepala sekolah di bawah payung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen dan kepala madrasah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Simulasi pembelajaran tatap muka di Sragen hanya diikuti sejumlah sekolah yakni tiap kecamatan hanya ada satu sekolah di tiap jenjang pendidikan dari PAUD, SD, SMP.

Sebanyak 71 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMP/MTs di Sragen siap menggelar simulasi PTM. Ke-71 sekolah itu telah mengajukan izin menyelenggarakan PTM kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen.

Baca juga: Duh, 57,50% Warga Sragen Konsumsi 1-6 Bungkus Mi Instan Setiap Pekan

Sebelumnya mereka telah mememinta persetujuan dari orang tua atau wali siswa terkait digelarnya PTM. Masing-masing sekolah ini juga telah membuat surat pernyataan di antaranya telah menyusun standar operasional prosedur (SOP) terkait PTM. Selain itu mereka juga wajib memiliki tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 di tingkat sekolah.

Lalu apa saja tugas dari Satgas Penanggulangan Covid-19 selama berlangsungnya PTM. Berdasar informasi yang dihimpun dari Disdikbud Sragen, Sabtu (27/3/2021), tugas dan tanggung jawab dari Satgas Penanggulangan Covid-19 di tingkat sekolah antara lain memastikan ketersediaan sejumlah sarana seperti toilet bersih.

Kemudian sarana cuci tangan dengan sabun dan disinfektan, thermogun, menyediakan peranti pengumuman area wajib masker dan lain-lain. Namun, ada lagi sejumlah tugas dari Satgas Penanggulangan Covid-19 yakni memetakan guru atau siswa yang boleh mengikuti PTM.

Baca juga: Puluhan Sekolah Sragen Simulasi PTM, Begini Aturan Dari Satgas Covid-19

Syarat Ikut PTM

Mereka yang tidak boleh mengikuti PTM antara lain karena memiliki penyakit penyerta atau komorbid, memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah dengan tingkat risiko penyebaran Covid-19 tinggi dan belum menyelesaikan isolasi mandiri selama 24 jam. Selain itu, memiliki riwayat kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif Corona.

Satgas Penanggulangan Covid-19 terbagi menjadi tiga tim. Yakni tim pembelajaran psikososial dan tata ruang, tim kesehatan kebersihan dan keamanan,  serta tim pelatihan dan humas. Tim kesehatan bertugas memantau gejala umum seperti demam dengan suhu tubuh di atas 37,5 Celsius, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sesak napas, sakit kepala, mual/muntah-muntah, diare, anosmia atau hilangnya kemampuan indra penciuman atau ageusia atau hilangnya kemampuan indra perasa.

“Kalau nanti simulasi berjalan lancar, pekan berikutnya digelar di sekolah yang sudah memenuhi persyaratan,” papar Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi, kepada Solopos.com.

Berita Terbaru

Banyak Warga Takut Divaksin Covid-19, Pemdes Bedoro Sragen Lakukan Ini

Solopos.com, SRAGEN — Pemerintah Desa (Pemdes) Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, mendata warganya untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Sembari mendata warga, Pemdes...

Patroli Protokol Kesehatan Jalan Terus, Sasar Tempat Tongkrongan Warga Sragen

Solopos.com, SRAGEN — Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Lomba Antarpelajar SD/MI di Sragen Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak 15 siswa sekolah dasar/madrasah ibtidaiah (SD/MI) mampu menembus babak final lomba cerdas cermat, lomba cover...

Cegah Kasus Corona B117, Satgas Covid-19 Klaten Minta Ini Kepada Warga

Solopos.com, KLATEN -- Satgas Penanganan Covid-19 Klaten menyatakan hingga kini belum ada warga Kabupaten Bersinar yang terpapar virus corona...

Pedagang Pasar Bahulak Sragen Pasang Lapak Berplastik Demi Tangkal Corona

Solopos.com, SRAGEN -- Sejumlah wastafel berjajar di depan gapura masuk Pasar Bahulak di Dukuh Sawahan, Desa Karungan, Kecamatan Plupuh,...

Anggota Polres Sragen Ikuti Vaksinasi Demi Buktikan Vaksin Covid-19 Aman

Solopos.com, SRAGEN -- Sebanyak 578 anggota Polres Sragen sudah menjalani penyuntikan vaksin Covid-19. Mereka membuktikan bila vaksin aman dipakai...

17 Wastafel Berpedal Jadi Sarana Penegakan Protokol Kesehatan di SMPN 1 Sragen

Solopos.com, SRAGEN -- Sebuah wastafel yang berfungsi jika penggunanya menginjak pedal yang berada di bagian bawah terpasang di depan...

Bantu Nakes Lacak Kontak Erat, 177 Bhabinkamtibmas Ikuti Pelatihan 3T

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sebanyak 177 orang bhabinkamtibmas Polres Karanganyar mendapatkan pelatihan sebagai pelacak Covid-19. Dalam waktu dekat, mereka akan...

PMI Solo Jadikan Rumah Sakit Institusi Pertama Jaring Donor Plasma

Solopos.com, SOLO — Masih ada antrean pasien yang membutuhkan plasma konvalesen dari PMI Kota Solo. Semua pihak berkepentingan berkomitmen...