Wah, 96.039 Orang di Jateng Langgar Protokol Kesehatan Covid-19

Dari puluhan ribu orang itu paling banyak melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan tidak mengenakan masker.

SOLOPOS.COM - Warga push up setelah terjaring operasi gabungan di Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2020). (Istimewa-Satpol PP Jateng)

Solopos.com, SEMARANG – Operasi gabungan penegakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Jawa Tengah atau Jateng selama kurun waktu 24 Agustus-12 Oktober 2020 menjaring 96.039 pelanggar.

Mereka terjaring operasi gabungan penegakan protokol kesehatan yang digelar Satpol PP Jateng, TNI/Polri, Satpol PP kabupaten/kota, dan Dinas Kesehatan.

Data yang diperoleh Semarangpos.com/JIBI, dari puluhan ribu orang itu paling banyak melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan tidak mengenakan masker. Rata-rata usia pelanggar antara 20 tahun hingga 39 tahun.

Target PTSL 2020 Boyolali Sebanyak 10.000 Bidang Tanah Tercapai

Sementara, dilihat dari sisi profesi paling banyak merupakan pegawai swasta, pelajar/mahasiswa, PNS, dan TNI/Polri.

Kepala Satuan PP Jateng, Budiyanto E.P., mengatakan penegakan protokol kesehatan itu sudah dilakukan sejak Maret lalu. Namun, penegakan itu dilakukan masing-masing Satpol PP kabupaten/kota secara mandiri.

“Kegiatan penegakan [gabungan] mulai digalakkan sejak 24 Agustus, saat pak Gubernur [Ganjar Pranowo] memberi perintah secara lisan,” kata Budiyanto, Rabu (14/10/2020).

Reruntuhan Candi di Situs Kali Woro A Klaten Tak Terawat, Begini Kondisinya

Sementara itu, pada Selasa (13/10/2020), operasi gabungan dilakukan di objek wisata Bukit Cinta dan Kampoeng Banyumili Kabupaten Semarang. Hadir dalam operasi itu, Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto, dan sejumlah anggota DPRD.

Berpotensi Terjadi Kerumunan Orang

Budiyanto mengungkapkan titik operasi gabungan ini adalah semua lokasi yang berpotensi terjadi kerumuman orang. Seperti di jalan, tempat wisata, pabrik, hingga pasar tradisional.

“Memang terjadi pergesaran. Jika awal-awal dulu kita menyasar perkotaan, maka kini lebih ke pinggiran dan masuk ke wilayah kecamatan. Sesuai rencana, operasi gabungan ini dilakukan hingga akhir November atau awal Desember,” imbuh Budiyanto.

Budiyanto menambahkan bagi yang terjaring operasi gabungan akan diberikan sosialisasi. Sosialisasi berupa pemahaman tentang memilih masker yang benar, cara penggunaannya, melakukan jaga jarak, dan rajin cuci tangan.

64 Sekolah di Madiun Boleh Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Bagi yang kedapatan melanggar protokol kesehatan, tim operasi gabungan juga akan memberikan sanksi sosial. Sanksi itu berupa memilih menyanyikan lagu Indonesia Raya, melafalkan Pancasila, atau push up.

“Kalau tidak punya masker, maka kami beri. Tapi kalau dilihat secara grafik, sudah terjadi peningkatan kesadaran masyarakat dalam melakukan protokol kesehatan,” ujarnya.

Berita Terbaru

Ini Kiat Disdikbud Jateng Hadapi Covid-19...

Solopos.com, BOYOLALI — Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Provinsi Jawa Tengah, Padmaningrum, meminta para guru dan...

Bioskop di Semarang Kembali Dibuka, Begini Ketentuan Menonton...

Solopos.com, SEMARANG — Beberapa gedung bioskop di Kota Semarang, ibu kota Jawa Tengah, mulai Sabtu (21/11/2020), kembali dibuka setelah...

Distribusi Vaksin di Jateng Mulai Desember, Bukan Berdasar Jumlah Kasus Covid-19

Solopos.com, SEMARANG -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 pada Desember 2020. Distribusi vaksin...

IDI Sebut Warga Kota Semarang Sulit Mematuhi Jaga Jarak

Solopos.com, SEMARANG – Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Kota Semarang menilai tingkat kepatuhan masyarakat Kota Semarang dalam menerapkan protokol...

Gubernur Jateng Tuntut Agresivitas 7 Daerah Kendalikan Covid-19, Mengapa?

Solopos.com, SEMARANG — Tujuh zona merah baru di Jawa Tengah tercatat di data pusat per 8 November 2020. Untuk...

Langgar Prokes, 50 Warga Semarang Ogah Jalani Rapid Test

Solopos.com, SEMARANG -- Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kota Semarang kembali menggelar operasi penegakan protokol kesehatan atau...

Pemohon SIM di Satltantas Grobogan “Dijemur”, Ternyata Ini Tujuannya

Solopos.com, PURWODADI -- Puluhan orang pemohon Surat Izin Mengemudi atau SIM di Satlantas Polres Grobogan diminta keluar ruangan. Mereka...

Butuh Jaga Jarak? Tambah Tempat Evakuasi!

Solopos.com, JOGJA — Sudah beberapa pekan lalu, Pemkot Jogja—dalam hal ini BPBD Kota Jogja—melakukan sejumlah persiapan kesiapsiagaan demi menghadapi...

Wali Kota Salatiga: Kepatuhan Protokol Kesehatan Warga Tinggi

Solopos.com, SEMARANG -- Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, menyebut mayoritas warga Kota Salatiga telah disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan...

Satpol PP Semarang Gelar Razia Masker di Sambiroto, 6 Orang Reaktif Covid-19

Solopos.com, SEMARANG -- Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kota Semarang kembali menggelar operasi penerapan protokol kesehatan. Kali...