Tutup Iklan
Ilustrasi anak-anak belajar mengaji. (Reuters-Romeo Ranoco)

Solopos.com, SEMARANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin berharap alokasi anggaran pemberian insentif untuk guru mengaji seperti guru madrasah diniyah, guru taman pendidikan Alquran, maupun lembaga penyelenggara pendidikan keagamaan lainnya dapat terserap optimal.

Diakuinya, pemberian insentif guru mengaji itu terkendala permasalahan yang mengganjal pendataan. "Diharapkan anggaran senilai lebih dari Rp330 miliar yang sudah disediakan pemerintah provinsi untuk sekitar 300.000 guru dan lembaganya bisa terserap optimal," katanya di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (14/6/2019).

Terkait kendala pendataan itu, Taj Yasin meminta para pemangku pondok pesantren bisa memberikan masukan dan membantu dalam proses validasi data. "Bagi yang belum memiliki izin operasional maupun kelengkapan administrasi lainnya, saya mendorong agar segera mendaftarkan ke Kantor Kementerian Agama setempat," ujarnya.

Yasin menyebutkan guru mengaji yang berhasil terdata di Jateng baru 171.131 orang dan untuk tahap awal, yakni insentif selama tiga bulan (Januari, Februari, Maret 2019), sudah dicairkan dengan total nilai Rp51,3 miliar. Menurut dia, pemberian insentif bagi guru sebagai bentuk komitmen Pemprov Jateng, khususnya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan dirinya di bidang pendidikan keagamaan.

Dengan jumlah pendidik yang tidak sedikit, lanjut Yasin, merupakan potensi besar untuk mencetak generasi bangsa yang berkualitas, sekaligus menjadi benteng kekuatan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman yang berpotensi memecah belah persatuan Indonesia. "Dengan pemberian insentif ini, diharapkan para pendidik di TPQ, madin, pondok pesantren lebih berkualitas dan mampu mendidik generasi bangsa menjadi insan-insan yang membanggakan. Madin, TPQ, dan pesantren kembali kepada pengajaran Islam yang rahmatan lil'alamin. Ini sangat penting," katanya.

http://semarang.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten