Warga mengeringkan padi di lantai jemur yang dikelola gabungan kelompok tani Desa Gempol, Kecamatan Karanganom, Klaten, beberapa waktu lalu/Solopos-Taufiq Sidik Prakoso

Solopos.com, KLATEN – Daerah Klaten memperoleh rapor merah dari Kementerian Pertanian (Kementan) terkait belum tercapainya target luas tanam di Kabupaten Bersinar sepanjang Januari 2019. Sejauh ini, luas tanam padi di Klaten baru mencapai 37 persen.

Penjabat (Pj) Upsus Pajale Klaten asal Kementan, Sukarman, mengatakan Klaten merupakan salah satu daerah yang memperoleh rapor merah terkait pemenuhan luas tanam sepanjang Januari 2019. Total daerah di Jateng yang memperoleh rapor merah mencapai enam daerah.

Luas tanam padi saat ini baru mencapai 4.500 hektare [37 persen]. Padahal, target bulan ini harus mencapai 12.500 hektare. Rapor merah ini terjadi karena jadwal tanam di Klaten yang mundur [menyusul mundurnya musim hujan di Klaten dari Oktober ke Januari,” katanya, saat ditemui wartawan di sela-sela Percepatan Tanam untuk Meningkatkan Produksi Padi di Pakisan, Cawas, Jumat (18/1/2019).

Sukarman mengatakan percepatan tanam padi di Kabupaten Bersinar menjadi satu-satunya opsi guna memenuhi target luas tanam hingga 100 persen hingga akhir Januari 2019. Para petani diharapkan dapat menerapkan sistem petuk, yakni langsung menyemai benih menjelang memasuki masa panen.

Setelah panen, langsung diolah lagi [tanahnya] agar dapat ditanami. Memang ada risiko, seperti munculnya wereng dan tikus. Untuk itu perlu diantisipasi lebih lanjut [memberdayakan posko] dan mengembangkan refugia di Klaten. Di samping itu, semoga tak ada lahan bera di Klaten. Dengan demikian, target diharapkan tercapai,” katanya.

Hal senada dijelaskan Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Widiyanti. Penyebab belum tercapainya target luas tanam di Kabupaten Bersinar, yakni mundurnya jadwal musim hujan.

Luas tanam Oktober-Maret tahun 2018 mencapai 20.918 hektare. Turun sekitar 4.201 hektare dibandingkan waktu yang sama di tahun sebelumnya [tahun 2017]. Agar luas tanam dapat tercapai targetnya, bantuan alat mesin pertanian (alsintan) juga terus dilakukan ke petani,” katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten