Tutup Iklan

Waduh! Niat Cari Kerja, ABG di Sleman Jadi Korban Pencabulan Pelaku LSL

Seorang ABG atau remaja di Sleman menjadi korban pencabulan pelaku homoseks laki suka laki atau LSL yang mengiming-imingi pekerjaan.

 Ilustrasi homoseks LSL. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi homoseks LSL. (Freepik)

Solopos.com, SLEMAN — Niat mencari lowongan kerja, seorang remaja atau anak baru gede (ABG) di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, malah jadi korban pencabulan pelaku homoseks laki suka laki atau LSL.

Kasus ini bermula saat korban mencari pekerjaan dengan di media sosial Facebook. Korban kemudian dihubungi tersangka, NN, 30, warga Yogyakarta, seorang pelaku homoseks LSL yang menawarinya pekerjaan.

“Korban awalnya mem-posting di FB, kemudian di-inbok oleh orang bernama RT. Kemudian pada Senin [11/10/2021], korban di-WA [Whatsapp] orang mengaku BG, ternyata BG ini adalah tersangka [NN]. Ia menawarkan kerja kepada korban dengan iming-iming gaji Rp1,8 juta dan disediakan kos [indekos],” kata Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Rony Prasadana, dikutip dari Detik.com, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Remaja di Wonogiri Terjerumus Homoseks LSL, Orang Tua Harus Perhatian

Selang sehari, korban diajak tersangka ke sebuah apartemen di Sleman untuk menginap dan akan diantarkan ke indekos keesokan harinya. Akan tetapi, saat hendak tidur, tersangka bersama kekasihnya, DS, yang juga pelaku homoseks LSL memegangi korban dan menciumi korban di bagian leher.

Korban yang kaget kemudian berusaha menghubungi kakaknya. Untuk mengulur waktu, korban berpura-pura sakit perut sembari menunggu kakaknya menjemput.

Saat kakak korban datang, ia langsung membawa tersangka dan DS ke pos satpam. Selanjutnya, keduanya diserahkan ke polisi guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Jadi modus pelaku memegang alat kelamin dan mencium leher korban. Baru memegang,” terangnya.

Baca juga:8 Fakta Terbongkarnya Praktik Prostitusi Gay di Indekos Nusukan Solo 

Sementara itu, Kanit PPA Sat Reskrim Polres Sleman, Iptu Yunanto Kukuh, menambahkan untuk status DS, kekasih tersangka yang juga pelaku homoseks LSL, saat ini masih sebagai saksi. DS belum ditetapkan sebagai tersangka, layaknya NN.

“Masih dalam tahap penyelidikan karena DS ini kan merupakan pacar dari pelaku, laki-laki juga. Kebetulan pelaku ini gay,” kata Kukuh.

“Sebenarnya itu mau threesome. Korban nggak terima diperlakukan seperti itu dan melapor,” tambahnya.

Akibat perbuatannya yang melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur, NN pun dijerat dengan Pasal 82 UU No.53/2014 tentang Perlindungan Anak.


Berita Terkait

Espos Premium

Gamelan Memengaruhi Musik Barat Sejak Awal Abad XX

Gamelan Memengaruhi Musik Barat Sejak Awal Abad XX

Pagodes dari Estampes pour Piano (1903), misalnya, menggunakan sistem pentatonik dan tempi bertingkat (semakin tinggi nada, semakin cepat suaranya; semakin rendah nadanya, semakin lambat suaranya) yang membangkitkan suara gamelan

Berita Terkini

Kulonprogo Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Ini Dasarnya

Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Kulonprogo menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di wilayahnya menyusul banyaknya kejadian bencana tanah longsor.

Penyu Ditemukan di Pantai Selatan Kulonprogo, Dicek Tim SAR Sudah Mati

Warga di pesisir pantai selatan Kulonprogo kembali menemukan penyu. Penyu tersebut tak bisa diselamatkan dan dikubur di pinggri pantai.

Gegara Beri Manusia Silver Rp1.000, 3 Warga Sleman Didenda Rp50.000

Tiga warga Sleman itu tertangkap basah oleh Satpol PP DIY memberikan uang kepada manusia silver di simpang tiga jalan raya Solo-Jogja.

OP Minyak Goreng Belum Mampu Tekan Kenaikan Harga

Harga minyak goreng di Kabupaten Sleman saat ini dijual antara Rp19.000-Rp19.500 per liter.

Syiar Islam, 489 Peserta Ikuti MTQ 2021 Kota Jogja

Sebanyak 489 peserta berpartisipasi dalam Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ 2021 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Jogja.

Joss! Guru Honorer di Kota Jogja Digaji Sesuai UMP

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga atau Disdikpora Kota Jogja memastikan gaji guru tidak tetap atau honorer di wilayahnya setara dengan UMP DIY.

Tambah Tiga, Peserta Didik di Jogja Positif Covid-19 Jadi Tujuh

Kasus positif Covid-19 pada peserta didik yang menjalani PTM di Kota Jogja bertambah tiga orang, sehingga menjadi tujuh orang.

Diundang Pemkot Jogja Terkait Relokasi, PKL Malioboro Merasa Dijebak

Pemkot Jogja dikabarkan bakal merelokasi PKL Malioboro tahun depan. Lokasi baru PKL Malioboro adalah di area eks gedung Dinas Pariwisata DIY tepatnya utara kantor DPRD DIY.

PPKM Level 3 Saat Nataru, Pemkot Jogja Bahas Aturan Malioboro

Pemkot Jogja akan membahas penerapan aturan di Malioboro terkait PPKM level 3 saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Siswa SMA SMK Sleman Positif Covid-19 Dirawat di Isoter Jogja

Sebanyak 13 siswa SMA/SMK dari 20 siswa yang terpapar Covid-19 dirawat Isolasi Terpusat (Isoter) Asrama Haji Jogja.

Pemuda Bucin Maling & Jual Perabot Rumah Ortu Demi Traktir Pacar

Seorang pemuda di Bantul, DIY, nekat mencuri dan menjual perabot hingga genting rumah orang tuanya demi membahagiakan pacarnya.

Paman di Kulonprogo Cabuli Keponakan Saat Tidur, Beralasan Khilaf

Seorang paman di Kulonprogo mencabuli keponakannya yang masih di bawah umur saat korban tertidur di rumah pelaku.

Jika Terbukti Bersalah, Sanksi Menanti Pejabat Disdikpora Kulonprogo

Sanksi tegas disiapkan oleh Pemkab Kulonprogo kepada yang pejabat Disdikpora bila terbukti bersalah melakukan tindak korupsi GOR Cangkring.

Bupati Bantul Ingatkan Kolaborasi Tangani Covid-19 saat HKN ke-57

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengingatkan kolaborasi tenaga kesehatan dan semua elemen masyarakat guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Bantul.

Waduh! 20 Siswa SMA SMK di Sleman Positif Covid-19

Hasil tracing Dinkes, sebanyak 20 siswa SMA/SMK di empat kapanewon (kecamatan), di Kabupaten Sleman terpapar Covid-19.