Waduh, Kondektur Bus Cendana Jurusan Madiun-Ponorogo Terpapar Covid-19
Ilustrasi penanganan virus corona (Covid-19). (Freepik)

Solopos.com, MADIUN -- Kondektur bus PO Cendana jurusan Madiun-Ponorogo terpapar Covid-19. Pria 52 tahun tersebut berinisial SI, dari Desa Putat, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun, Mashudi, mengatakan pasien SI ini berangkat kerja sebagai kondektur bus PO Cendana. Saat pulang ke rumah, pria ini dalam kondisi sakit.

“Kemudian, pasien ini berobat ke Puskesmas Kaibon dengan keluhan pusing dan demam,” kata dia, Jumat (4/12/2020).

Tetap Diizinkan Beroperasi Selama Libur Akhir Tahun, Objek Wisata Air di Klaten Wajib Taati Protokol Kesehatan

Lantaran tidak kunjung sembuh, pasien ini kemudian dirujuk ke RSUD Dolopo. Setelah menjalani tes swab, hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19. Ada enam orang yang menjadi kontak erat pasien ini, yaitu istri, tiga anak, seorang menantu, dan bayi berusia tujuh hari.

“Untuk kontak erat diharuskan untuk isolasi mandiri selama 14 hari,” jelas Mashudi.

Selain kondektur bus tersebut, lanjut Mashudi, ada satu lagi warga yang terpapar Covid-19, yaitu seorang perempuan berusia 27 tahun dari Desa Duren, Kecamatan Pilangkenceng. Pasien berinisial RDC ini aktivitas hariannya hanya di sekitar rumah dan pergi ke gereja.

Kontraksi

Awalnya, pasien ini merasakan kontraksi kemudian periksa ke Puskesmas Pilangkenceng. Hasil rapid test pasien menunjukkan reaktif. Sehingga dirujuk ke RSUD Soedono dan dilakukan uji usap. Hasilnya, terkonfirmasi positif Covid-19. Kontak erat pasien ini ada tujuh orang, yaitu suaminya, dua anaknya, ibu kandung, dan empat teman gerejanya.

Selain tambahan dua pasien positif Covid-19, lanjut Mashudi, ada satu pasien positif yang meninggal dunia. Pasien itu seorang perempuan berusia 55 tahun dari Desa Kebonsari, Kecamatan Kebonsari.

27 Siswa SMK Negeri Jateng Positif Covid-19, Ketua DPRD Jateng: Setop Pembelajaran Tatap Muka

Pasien berinisial SR ini menjalani kemoterapi yang sudah terjadwal di RSUD Moeweardi, Solo, sebelum mengambil darah untuk pengecekan HB dilakukan tes swab. Hasilnya terkonfirmasi positif. Kondisi kesehatan pasien menurun dan akhirnya meninggal dunia. Kontak erat pasien ini ada tiga orang, suami, menantu, cucu, dan dua kerabatnya.

Mashudi menjelaskan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Madiun kini mencapai 211 pasien. Dengan pasien sembuh 167 orang dan pasien menjalani perawatan 33 orang. Sedangkan pasien meninggal dunia ada sebelas orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom