Waduh, Kasus Positif Covid-19 Karanganyar Bertambah 3 Orang
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memberikan semangat kepada santri yang hendak berangkat ke Ponpes Lirboyo, Kediri, Jatim, Senin (6/7/2020). Istimewa-Dokumentasi Diskominfo

Solopos.com, KARANGANYAR--Data pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Karanganyar hingga Selasa (14/7/2020) bertambah tiga orang.

Tambahan tiga orang itu berasal dari Kecamatan Colomadu, Kecamatan Kebakkramat, dan Kecamatan Kerjo. Data itu mengacu unggahan terakhir akun instagram Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar pada Selasa pukul 15.00 WIB.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Juliyatmono, membenarkan tambahan tiga kasus positif Covid-19 pada Selasa. Tiga orang itu berjenis kelamin perempuan. Rentang usia 40 tahun hingga 60 tahun.

Hore! Pohon Sakura di Tawangmangu Karanganyar Berbunga Dua Kali Setahun

"Kesamaan dari tiga kasus itu adalah mereka tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar kota. Ke daerah yang memang terjangkit wabah Covid-19, seperti Jabodetabek, Jatim, dan wilayah lain seperti kasus-kasus sebelumnya," kata Juliyatmono saat ditemui wartawan di ruang kerja Bupati Karanganyar, Rabu (15/7/2020).

Warga Kecamatan Kerjo yang terkonfirmasi positif Covid-19, perempuan usia 54 tahun. Dia bekerja sebagai buruh yang menjemur gabah. Hasil pelacakan, menurut Juliyatmono, pasien tersebut hanya bekerja di desa tempatnya tinggal.

"Tidak punya riwayat kemana-mana. Tetapi dia timbul gejala sakit di seluruh badan. Dia periksa ke Puskesmas Kerjo, masuk UGD Puskesmas Kerjo. Tanggal 11 Juli dilaksanakan swab test. Hasil swab test positif Covid-19 keluar pada 13 Juli. Dia dirawat di RSUD Karanganyar," kata Yuli, sapaan akrabnya.

Khawatir karena Sempat Bertemu Sekda, Bupati Grobogan Ikut Uji Swab

Dinkes Karanganyar memeriksa kontak erat perempuan asal Kerjo. Hasilnya 9 orang dari empat keluarga pernah berinteraksi dengan pasien.

 

Tunggu Swab Test

Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang lain dari Kecamatan Colomadu. Perempuan 49 tahun itu berjualan nasi di Kleco, Kelurahan Karangasem, Kota Solo. Dia tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota.

"Tetapi anaknya ini ada yang belajar di pondok pesantren di Kediri. Dia [anak] pulang tanggal 8 Juli dari Kediri. Tanggal 10 itu periksa ke RS UNS. Penelusuran kontak terdekat suami dan dua orang anak," tutur dia.

Sekda Positif Covid-19, Pejabat Pemkab Grobogan Jalani Uji Swab

Juliyatmono yang juga Bupati Karanganyar belum dapat menyimpulkan penularan Covid-19 terhadap warga Colomadu itu. Pihaknya masih menunggu hasil swab test terhadap anak pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang pulang dari Kediri.

Satu lagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Kecamatan Kebakkramat. Dia berstatus ibu rumah tangga. Menurut hasil penelusuran, pasien tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan. Tetapi, anaknya melakukan perjalanan dari Klaten ke Karanganyar satu bulan lalu.

"Tanggal 28 Juni lalu, pasien merasakan gejala lemas, tenggorokan sakit. Dibawa ke Puskesmas Kebakkramat. Tanggal 8 Juli, pasien dibawa ke RSUD Karanganyar dengan keluhan sama. Dilakukan swab test. Hasil swab test positif Covid-19 keluar pada tanggal 13 Juli," ujar dia.

Sendiri di Rumah, Anak PRT di Semarang Jadi Korban Kekerasan Seksual

Warga Kebakkramat itu dirawat di RSUD Karanganyar. Dinkes Karanganyar menelusuri kontak erat. Hasilnya enam orang pernah berinteraksi dengan pasien tersebut.

Hingga Selasa, total kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar 64 kasus. Dari jumlah itu tiga orang meninggal, 42 orang sembuh. Sisa 19 orang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Selasa. Dari jumlah itu 12 orang menjalani rawat inap di rumah sakit dan tujuh orang menjalani karantina mandiri.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom