Tutup Iklan

Waduh, Direskrimum Polda Maluku Dituding Peras Pengusaha Jatim

Pengusaha yang disebut diperas Sih Harno berinisial Ay, asal Jawa Timur.

 Direskrimum Polda Maluku Kombes Pol Sih Harno diperiksa Propam Mabes Polri karena diduga memeras tersangka kasus penipuan. (rri.co.id)

SOLOPOS.COM - Direskrimum Polda Maluku Kombes Pol Sih Harno diperiksa Propam Mabes Polri karena diduga memeras tersangka kasus penipuan. (rri.co.id)

Solopos.com, AMBON — Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Maluku Kombes Sih Harno terancam proses hukum setelah dituding memeras seorang pengusaha.

Saat ini Sih Harno dalam penanganan Propam Mabes Polri. Pengusaha yang disebut diperas Sih Harno berinisial Ay, asal Jawa Timur.

“Terkait dengan informasi itu sudah dilaporkan ke Propam Mabes Polri, dan Propam Mabes Polri juga sudah turun ke Polda Maluku dan sudah melakukan penyelidikan terkait dengan hal tersebut,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes M. Roem Ohoirat seperti dikutip Detikcom, Jumat (22/10/2021).

Dikatakan Kabid Humas, Propam Mabes Polri telah dua kali datang ke Polda Maluku untuk memeriksa Kombes Sih Harno.

Kombes Roem mengatakan pihaknya tidak pilih-pilih dalam penanganan kasus.

Enam Kasus

“Dua kali datang. Yang jelasnya, semua kasus itu adalah atensi dan tidak ada kasus yang kami pilah atau pilih. Namun kalau terkait kasus pidana, semua itu ada atensi dan ditangani,” ucap dia.

Dia mengatakan AY dan istrinya, Gabriel, dilaporkan ke Polda Maluku beberapa kali. Empat laporan telah naik ke tingkat penyidikan.

“Perlu juga kami sampaikan bahwa Ibu Gabriel dan suaminya itu ada laporan yang masuk juga, yang ditangani Dirkrimum Polda Maluku ada 6 laporan, di mana 4 di antaranya sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan,” jelasnya.

Baca Juga: Disangkal Komandan Brimob Maluku Meninggal Akibat Vaksin Astra Zeneca 

Dia mengatakan AY dan istrinya telah ditetapkan sebagai tersangka. AY disebut-sebut sudah meninggal.

Namun pihak kepolisian akan memastikan kabar tersebut.

“Tentunya itu kami sudah tersangkakan, di antaranya adalah salah satunya atas nama suami Ibu Gabriel, termasuk Ibu Gabriel sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka dan bersangkutan sudah dipanggil dua kali, namun tidak pernah hadir, termasuk juga suaminya,” katanya.

“Informasi suaminya sudah meninggal tapi ini kan kita tidak tahu apakah benar-benar sudah meninggal atau tidak karena belum ada juga temukan adanya bukti-bukti terkait itu,” tambah Roem.

Baca Juga: Seusai Palsukan Tanda Tangan Kapolres, Anggota Polri Akhiri Hidup 

Polda Maluku menyerahkan pemeriksaan Kombes Sih Harno kepada Propam Mabes Polri.

Di sisi lain, Polda Maluku juga meminta kepada Gabriel untuk memenuhi panggilan yang dilayangkan.

“Oleh karenanya, sekali lagi berharap mari semua kita menghormati hukum, ada indikasi dari salah satu pejabat, biarlah, sudah ditangani Propam. Kepada Ibu Gabriel dan suaminya, kami mohon juga menghormati hukum dan hadir untuk diperiksa,” ujarnya.

Dikutip dari rri.co.id, Kombes Pol. Sih Harno diperiksa pengamanan internal (Paminal) Mabes Polri karena diduga mencari keuntungan dalam menangani perkara.

Tak hanya dia, beberapa anak buahnya juga diperiksa Mabes Polri.

Salah satu kasus yang diduga membuat Sih Harno diperiksa terkait kasus Cece Eka dengan Bos Oasis, Meice Hatuneri menyangkut dugaan penipuan dan penggelapan.

Cece Eka mengadu ke Mabes Polri atas dugaan pelanggaran kode etik dalam menangani kasusnya.

“Ada dua kasus, salah satu kasus klien saya,” ungkap Cece Eka melalui pengacaranya, Marthen Fordakotsu pada 18 Oktober 2021.

Minta Perlindungan

Marthen mengaku, kliennya melapor ke Mabes Polri untuk meminta perlindungan hukum. Laporan ini kemudian mendapat atensi, dengan adanya pemeriksaan terhadap Direskrimum Polda Maluku.

“Jadi kasusnya ada dua. Menurut mereka. Kasus yang diduga itu, pertama itu kaitan dengan dugaan minta transferan yang hingga saat ini terlapor telah meninggal dunia setelah dijadikan tersangka. Kedua adalah kasus klien saya. Semua kami bicara ini ada bukti semuanya,” ungkapnya.

“Kami selain praperadilan, kami juga ajukan gugatan perdata ke Oasis (tergugat). Praperadilan Kamis besok. Kami akan buka semua kedok dari penyidik nantinya. Termasuk Sih Harno dengan tingkahnya,” tegas dia.

Baca Juga: Blak-Blakan! Eks Ajudan Jokowi Cerita Jadi Korban Pemerasan di Solo: Pelaku Ngaku Bocahe “Bapak” 

Ia menjelaskan kasus penipuan yang menyeret kliennya dilaporkan Januari 2020.

Kedua tersangka yang salah satunya kliennya dituduh melakukan penipuan dan penggelapan atas barang sembako yang diambil dari swalayan milik pelapor, berdasarkan kontrak kerja sama kedua belah pihak di tahun 2018.

Barang yang diambil berupa sembako seharga Rp3,8 miliar. Cece Eka sudah membayar Rp3,2 miliar yang dibuktikan dengan bukti transfer serta bukti kwitansi lainnya.

Setelah ada proses pembayaran, kasus ini sudah tidak pernah terdengar lagi.

Namun alangkah terkejutnya kedua pengusaha ini, karena tiba-tiba telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Ini penegakan hukum yang salah. Ada apa ini? Ini sudah melewati batas waktu atau kadaluwarsa sebagaimana diatur dalam UU yang hanya mengisyaratkan enam bulan penanganannya. Kasusnya dilaporkan Januari 2020, terangka baru di 11 Oktober 2021 kemarin, ini kan lucu,” kesal pengacara Cece Eka itu.


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini : 6 Desember 1992, Penghancuran Masjid Babri India

Insiden penghancuran Masjid Babri di India merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah yang terjadi pada 6 Desember seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Korban KKB, Persiapan Syukuran yang Berubah Jadi Kabar Duka

Keluarganya pun berencana membuat syukuran untuk menyambut kepulangan Serda Putra namun acara tersebut berubah menjadi duka.

Kirim 9 Personel, IOF Jateng Dirikan Dapur Umum di Lereng Semeru

Kesembilan anggota IOF Jateng itu selama ini kerap berjibaku sebagai sukarelawan SAR di Soloraya dan Jawa Tengah.

Relawan SAR Soloraya: Pengungsi Butuh Pakaian dan Perlengkapan Bayi

Di kelurahan Sumber Wulung ada satu dusun yang masih tertimbun abu Semeru dan belum bisa dilakukan evakuasi akibat tebalnya material letusan.

Satu Dusun Tertimbun Abu Semeru, 22 Orang Dalam Pencarian

Dari data yang diperoleh Solopos.com, Minggu malam, ada 22 orang yang belum diketahui nasib mereka.

Kumandang Azan Satu Jam Sebelum Jembatan Putus Akibat Erupsi Semeru

Tampak di lokasi itu diguyur hujan deras dan kabut, sang sopir yang takut sambil mengendarai kendaraannya itu langsung dirinya mengumandangkan suara azan.

Ternyata, Siskaeee Rekam Aksi Tak Senonoh di Sejumlah Tempat di DIY

Siskaeee mengaku melakukan aksi tak senonoh di sejumlah tempat di D.I. Yogyakarta. 

Pamer Aurat di Mana-Mana, Siskaeee Menderita Gangguan Mental?

Eksibisionisme masuk dalam kategori Diagnositic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM), salah satu gangguan mental, dan ini cukup membuat seseorang harus mendapatkan pertolongan.

Almarhumah NWR Pernah Laporkan Kasus Asusila ke Kampus

Agus Suman menyatakan Universitas Brawijaya (UB) mengapresiasi dan mendukung langkah Polri dalam menangani kasus bunuh diri NWR.

Ini 20 Ramalan Jayabaya Terjadi di Tahun 2022

Dalam ramalan Jayabaya disebutkan bahwa di tahun 2022 atau zaman kalasurata ini, akan terjadi kiamat kubra.

Ini Dia Mitos tentang Gunung Semeru yang Perlu Anda Tahu

Karena itulah tidak heran ada yang menghubungkan letusan Gunung Semeru ini dengan ramalan Jayabaya, yang menubuatkan bahwa Pulau Jawa akan terbelah.

Bertambah Lagi, Korsel Laporkan Virus Corona Omicron Jadi 12 Kasus

Pemerintah Korea Selatan (Korsel) melaporkan tiga tambahan kasus virus corona Omicron sehingga menjadikan total kasus varian baru tersebut menjadi 12.

Media Asing Sebut Indonesia Batal Beli Jet Tempur Sukhoi Rusia

Media asing sektor militer pertahanan dan militer melaporkan bahwa Indonesia telah membatalkan pembelian jet tempur Rusia Sukhoi Su-35.

Duka Partai Golkar, Airlangga: Segera Bantu Warga Sekitar Semeru!

Airlangga meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana DPP Partai Golkar segera membantu masyarakat yang terdampak dengan memenuhi kebutuhan dasar berupa sembako dan membagikan masker bagi para pengungsi.

+ PLUS Kedisiplinan Masyarakat Kunci Mencegah Ancaman Gelombang Ketiga

Komitmen pemerintah mengantisipasi ancaman lonjakan penularan Covid-19 memunculkan optimisme Indonesia bakal lolos dari potensi lonjakan gelombang ketiga penularan Covid-19.

Varian Omicron Menyebar ke 40 Negara, WHO: Jangan Panik, Tetap Waspada

Warga dunia diimbau tidak panik terkait varian baru Omicron Covid-19 yang telah menyebar ke 40 negara, tetapi harus tetap waspada.