Waduh! 9 Kecamatan di Bantul Ditetapkan Jadi Zona Merah Covid-19
Ilustrasi zona Covid-19. (freepik)

Solopos.com, BANTUL — Sebanyak sembilan kecamatan dari total 17 kecamatan di Kabupaten Bantul ditetapkan menjadi zona merah persebaran Covid-19. Bahkan, Pemkab Bantul kini kesulitan membedakan klaster penularan Covid-19 menyusul transmisi lokal yang terjadi.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budiraharja mengatakan sembilan kecamatan yang masuk zona merah Covid-19 adalah Sedayu, Sewon, Banguntapan, Bantul, Pleret, Jetis, Pandak, Srandakan, dan Kretek. Keputusan menaikkan status sembilan kecamatan menjadi zona merah didasarkan kepada beberapa hal.

Akan jadi Orang Pertama di Jateng yang Divaksin Covid-19, Begini Ungkapan Gubernur Ganjar 

Salah satunya adalah peningkatan jumlah kasus Covid-19 di wilayah-wilayah tersebut. “Apalagi saat ini sudah ada transmisi lokal. Kami tidak bisa lagi petakan klaster atau tidak. Semua bisa saja terjadi,” kata Agus seperti dikutip dari harianjogja.com, Rabu (6/1/2020).

Menurut Agus, sejumlah upaya telah dilakukan untuk menekan laju angka Covid-19 di wilayahnya. Salah satunya adalah dengan melakukan kebijakan wajib swab bagi orang yang bergejala dan kontak erat dengan pasien Covid-19.

Profil Chacha Sherly, Eks Trio Macan yang Meninggal di Usia 29 Tahun karena Kecelakaan

“Nah, sekarang banyak yang bergejala. Ini menyumbang zonasi tadi. Untuk yang bergejala kami tes, kadang lebih dari 50 persen hasilnya terkonfirmasi positif. Tidak ada jalan lain, selain kami harus mengetatkan protokol kesehatan lagi,” terang Agus.

Selain itu, angka kematian di Bantul karena Covid-19 sejauh ini juga cukup tinggi. Ada 95 angka kematian karena Covid-19. Pasien yang memiliki penyakit penyerta menjadi mayoritas dalam kasus kematian tersebut.

“Ini yang kadang menyulitkan kami untuk pengobatan. Dari segi usia, pasien yang menunggal rata-rata di atas 50 tahun,” ucap Agus.

Wali Kota Solo Terbitkan SE Terbaru Soal Prokes, Begini Tanggapan Pengelola Toko Modern



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom