Waduh, 722 Pelaku Usaha di Sukoharjo Langgar Prokes Covid-19 Selama PPKM Darurat

Sedikitnya 722 pelaku usaha di Kabupaten Sukoharjo melanggar prokes selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga saat ini.

 Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo, Heru Indarjo (kanan) memperingatkan pedagang kaki lima (PKL) agar tidak melayani makan di tempat selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di sekitar Terminal Sukoharjo, Selasa (6/7/2021). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)

SOLOPOS.COM - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo, Heru Indarjo (kanan) memperingatkan pedagang kaki lima (PKL) agar tidak melayani makan di tempat selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di sekitar Terminal Sukoharjo, Selasa (6/7/2021). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)

Solopos.com, SUKOHARJO — Sedikitnya 722 pelaku usaha di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, melanggar protokol kesehatan (prokes) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga saat ini.

Pelanggaran tersebut paling didominasi dilakukan oleh rumah makan dan pedagang kaki lima (PKL). Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Heru Indarjo mengatakan 722 pelaku usaha yang melakukan pelanggaran telah ditindak dan mendapatkan sanksi baik administrasi hingga denda.

Pelanggar ini terjaring razia petugas sepanjang penerapan PPKM Darurat hingga perpanjangan PPKM Level 4. Pelanggar ini meliputi mal atau pusat perbelanjaan sebanyak empat lokasi, pertokoan ada 168 lokasi, pedagang kaki lima (PKL) dan rumah makan sebanyak 520, tempat hajatan 10 lokasi, satu tempat olah raga dan kafe atau tempat hiburan 19 titik.

Baca Juga: Warga Binaan Rutan Boyolali Senang Dapat Suntikan Vaksin Covid-19

“Masing-masing tempat usaha ini telah menjalani sidang dan putusan oleh Pengadilan Negeri Sukoharjo. Ini sesuai kewenangan kami hanya pada penindakan pelanggaran dilapangan saat giat razia. Selanjutnya menjadi ranah pengadilan,” kata Heru, Rabu (28/7/2021).

Heru mengatakan penegakan protokol kesehatan dilaksanakan petugas melalui prosedur dan mekanisme sesuai aturan. Saat menemukan pelanggaran, Heru mengatakan penindakan pertama dilakukan dengan peringatan lisan dan tertulis. Kemudian dilanjutkan dengan penyitaan dan penyegelan apabila kembali melakulan pelanggaran.

Pelaku usaha di Sukoharjo yang nekat dan kembali melakukan pelanggaran akhirnya harus ditindak dengan sanksi hukum. Sanksi hukum berupa denda maupun subsider yang dikenakan bagi pelaku pelanggaran dijatuhkan melalui proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo.

Majelis hakim selanjutnya akan menjatuhkan vonis sesuai pelanggaran yang dilakukan termasuk vonis denda. “Kami hanya bertugas menghadirkan pelaku dan bukti bukti pelanggaran,” tuturnya.

Baca Juga: HUT Ke-217 Klaten, Pendapa Pemkab Banjir Karangan Bunga

Selama PPKM Level 4 berjalan, Heru mengatakan pihaknya tidak melakukan penindakan dengan merazia tempat usaha. Operasi hanya diberlakukan pada penggunaan masker oleh masyarakat. Mengingat pelonggaran kegiatan telah diberlakukan dimana jam operasional usaha diperbolehkan sampai pukul 20.00 WIB.

Kemudian pembeli boleh makan ditempat dengan durasi maksimal 20 menit. Namun maksimal pengunjung dalam satu lokasi tiga orang. “Sifatnya patroli agar semua tetap patuh aturan PPKM,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.

RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkot Solo berencana mengembangkan RSUD Ngipang dengan membangun gedung setinggi enam lantai di lahan belakang rumah sakit.

Pelaku Perusakan SDN di Wonosamodro Boyolali Belum Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Pelaku kasus perusakan bangunan SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali, belum terungkap setelah penyelidikan sekitar tiga pekan.

Ngeri! Penambang Pasir Sragen Kerap Temukan Tengkorak Manusia di Bengawan Solo

Sejumlah penambang pasir di Kedungupit, Sragen, kerap menemukan tengkorak manusia saat melakukan aktivitas penambangan.

Waduuuh! Ratusan Pemohon BPUM di Wonogiri Terindikasi Usahanya Abal-Abal

Ratusan pemohon program bantuan untuk pelaku usaha mikro (BPUM) 2021 di Kabupaten Wonogiri terindikasi usahanya abal-abal.

Ketua Tikus Pithi Ingin Rombak Sistem Pendidikan dengan Penjurusan Anak Sejak Dini

Ketua Tikus Pithi Hanata Baris, Tuntas Subagyo, menilai sistem pendidikan nasional perlu dirombak denga mengakomodasi penjurusan sejak dini.

Dahsyatnya Bakso Tumpeng Merapi Glodogan Klaten, Lelehan Sambelnya Meledak di Mulut

Warung di Glodokan, Klaten Selatan, Klaten, menjual bakso unik dengan bentuk seperti tumpeng dan lelehan sambel seperti lava Gunung Merapi.

Cegah Klaster Sekolah di Solo, Pemkot Gelar Swab Acak Saat PTM

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyasar puluhan sekolah yang menggelar pertemuan tatap muka (PTM) terbatas untuk uji swab antigen acak.

Memasuki Musim Hujan, Waspadai Penyakit Ini di Wonogiri

Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai beberapa penyakit yang akan muncul.

Derita Penambang Pasir Bengawan Solo Sragen: Sudah Mandi Berkali-Kali, Badan Tetap Bau

Para penambang pasir di Sungai Bengawan Solo wilayah Sragen mengaku sulit menghilangkan bau badan akibat terkena air sungai yang tercemar limbah.

150 Siswa SMKN 2 Solo Tiba-Tiba Dites Swab, Ada Apa?

Sekitar 150 siswa dan para guru SMKN 2 Solo mengikuti tes swab di sekolah mereka, Rabu (22/9/2021).

Berbulan-Bulan Nunggu, Siswa SLB-B YAAT Klaten Senang Bisa Sekolah Tatap Muka

SLB B YAAT Klaten menjadi satu-satunya SLB yang menggelar simulasi PTM mulai Senin (20/9/2021), dari total 14 SLB di Klaten. 

Terus Digenjot, Pemkab Sukoharjo Targetkan Capaian Vaksinasi Sentuh 50% Akhir Bulan Ini

Pemkab Sukoharjo menargetkan program vaksinasi Covid-19 mencapai 50 persen pada akhir September. Kegiatan vaksinasi digenjot di puskesmas dan sejumlah lokasi.