Waduh! 6 Warga Kabupaten Madiun yang Bekerja di RSUD dr. Soedono Tertular Covid-19
Ilustrasi pengambilan spesimen virus corona. (Reuters/Edgar Su)

Solopos.com, MADIUN — Enam warga Kabupaten Madiun yang bekerja di RSUD dr Soedono, Kota Madiun, terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka yang terpapar Covid-19 itu bekerja di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut di beberapa bagian.

Ada yang bekerja di bagian pantri rumah sakit, pramusaji rumah sakit, hingga tenaga kesehatan. Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun, Mashudi, mengatakan selama dua hari terakhir yaitu Selasa-Rabu (29-30/9/2020) ada enam pasien baru Covid-19 di Kabupaten Madiun.

Enam kasus baru ini berasal dari klaster RSUD dr. Soedono Madiun. Keenamnya merupakan karyawan dan tenaga kesehatan di rumah sakit milik Pemprov Jatim tersebut.

Selain Ngargoyoso, 2 Puskesmas Di Karanganyar Ini Pernah Ditutup Sementara Karena Corona

Pada Selasa (29/9/2020) ada tiga warga Kabupaten Madiun yang bekerja di rumah sakit tersebut dinyatakan positif Covid-19. Tiga orang itu adalah EWS, seorang perempuan berusia 45 tahun dari Tiron, Kecamatan Madiun. EWS ini bekerja di RS tersebut sebagai petugas pantri.

Kemudian perempuan berusia 44 tahun dari Mojopurno, Kecamatan Wungu. Pasien berinisial DNS ini merupakan tenaga kesehatan di RSUD dr. Soedono. Sedangkan satu orang lainnya yaitu seorang laki-laki berusia 27 tahun dari Bagi, Kecamatan Madiun.

Pasien berinisial DKW ini bekerja di RS tersebut sebagai tenaga kesehatan bagian radiologi. “Untuk yang hari Selasa ada tiga tambahan tiga pasien positif. Kontak erat seluruh pasien ini telah ditracing,” kata Mashudi, Rabu.

Nakes

Sedangkan pada Rabu ini ada tiga tambahan pasien positif. Yaitu seorang perempuan berusia 34 tahun dari Grobogan, Kecamatan Jiwan. Pasien berinisial DH ini merupakan tenaga kesehatan. Pasien ini merupakan kontak erat dari rekan kerjanya yang terlebih dahulu terpapar corona.

Pasien lainnya yaitu seorang perempuan berusia 19 tahun dari Sidorejo, Kecamatan Wungu. Pasien ini merupakan pramusaji di RS tersebut. Sedangkan satu pasien lagi adalah seorang laki-laki berusia 37 tahun dari Desa Tempursari, Kecamatan Wungu. Pasien ini di RSUD dr. Soedono sebagai petugas pantri rumah sakit.

Bakal Usir Eceng Gondok Rawa Jombor, Aquatic Harvester Diuji Coba

“Itu sebagian besar tidak memiliki penyakit bawaan. Ada yang isolasi di rumah dan di rumah sakit,” ujar Mashudi.

Dengan adanya tambahan enam pasien ini, sehingga akumulasi kasus di Kabupaten Madiun mencapai 113. Dengan pasien yang sembuh sebanyak 92 orang dan pasien meninggal dunia ada delapan orang. Sedangkan pasien yang menjalani isolasi ada 13 orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom