Wacana Sterilisasi Sekolah dari PKL Direspons Negatif, Ini Kata Bupati

Bupati Sragen menyebut setiap usaha pasti ada risikonya. Pernyataan menanggapi respons negatif sejumlah kalangan terhadap wacananya untuk mensterilkan sekolah dari PKL.

 Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (Istimewa/Diskominfo Sragen)

SOLOPOS.COM - Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (Istimewa/Diskominfo Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, tak menjawab secara pasti soal respons negatif sejumlah pihak terhadap wacana yang ia lontarkan. Wacana itu yakni sterilisasi sekolah dari pedagang kaki lima (PKL) untuk mencegah penularan hepatitis akut.

Tetapi, Bupati ingin ada edukasi terhadap PKL untuk memproduksi makanan yang sehat. Sebelumnya, wacana untuk mensterilkan sekolah dari para PKL kemudian mendapat penolakan dari PKL dan respons negatif dari kalangan anggota DPRD Sragen.

PromosiMuka Tanah di Semarang Ambles 0,8-13,5 Cm/Tahun, Jadi Pemicu Banjir Rob

“Kalau PKL ditanya tentang kebijakan sterilisasi sekolah dari PKL jelas keberatan. Semua usaha itu akan ada risikonya. Ini untuk melindungi anak-anak,” Kata Bupati Yuni, sapaan akrabnya, saat ditemui wartawan di Setda Sragen, Jumat (13/5/2022).

Ia menilai PKL bisa diedukasi untuk memproduksi makanan yang sehat. Pemkab memiliki dana untuk edukasi dan pelatihan kepada UMKM [usaha mikro kecil, dan menengah] termasuk PKL. Bila nanti ada yang memenuhi standardisasi makanan sehat, maka PKL itu bisa berjualan di sekolah.

Ia menambahkan, untuk pencegahan penyebaran hepatitis akut harus dilakukan penguatan internal dan eksternal sekolah. Secara internal, anak-anak dibekali makanan dari rumah sehingga tidak tergiur untuk jajan.

Baca Juga: Wacana Sterilisasi Sekolah dari PKL di Sragen Dinilai Kurang Bijak

Kantin sekolah diedukasi untuk menyediakan makanan yang sehat. Secara eksternal, para PKL diedukasi untuk menjual makanan atau minuman yang higienis baik penyajian, pembuatan, dan bahannya.

Yuni mengatakan PKL perlu diedukasi dan dilatih tentang standar baku mutu produknya. Seperti penggunaan minyak goreng yang dibatasi, kandungan jajanan yang sehat daln lain-lain.“Jual makanan harus sehat buat anak-anak didik kita. Bersih itu menjadi kunci penting, baik dalam hal penyajian, pembuatan, dan bahannya,“ ujar Bupati.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen, dr. Hargiyanto, mengaku pemeriksaan makanan yang dijajakan pedagang sebenarnya sudah sering dilakukan. Pemeriksaan sebatas untuk mengetahui kandungan jajanan yang dijual, bukan untuk mencegah hepatitis.

Baca Juga: Wacana Sterilisasi Sekolah dari PKL di Sragen Dinilai Kurang Bijak

“Kalau pemeriksaan seperti di pasar untuk mengetahui kandungan formalin pada bakso itu bisa dilakukan. Itu pemeriksaan makanan dari bahan yang berbahaya agar orang terbiasa hidup sehat atau membentuk budaya sehat, bukan kemudian langsung ke pencegahan hepatitis akut,“ jelasnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Konsumen dan Aktivis Desak McDonald’s Asia Tinggalkan Kandang Baterai

+ PLUS Konsumen dan Aktivis Desak McDonald’s Asia Tinggalkan Kandang Baterai

Koalisi organisasi perlindungan hewan Act for Farmed Animals bersama Open Wing Alliance menyelenggarakan protes massal menuntut McDonald’s Asia menghentikan penggunaan telur ayam dari kandang baterai.

Berita Terkini

Ternyata Ini Penyebab Harga Telur Ayam di Boyolali Naik

Ketua Pinsar Jawa Tengah, Parjuni, mengungkapkan ada beberapa hal memengaruhi kenaikan harga telur,

Kunjungi Warga Solo, Gibran Dapati Bayi Stunting, Bergejala TBC Pula

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapati bayi yang menderita stunting dan terindikasi tuberkulosis (TB) saat mengunjungi warga di wilayah Gilingan, Banjarsari.

Detik-Detik 1 Mobil Tertabrak KA di Prambanan Klaten

Satu unit mobil tertabrak kereta api (KA) di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Taji, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jumat (27/5/2022) sore.

Tahun Ajaran 2021/2022 di Sukoharjo Nol Anak Putus Sekolah Jenjang SMP

Jumlah siswa SMP yang terdaftar dalam Dapodik Sukoharjo jenjang SMP saat ini mencapai 32.716 siswa.

Ini Keistimewaan Stasiun Palur Yang Akan Dilewati KRL Solo-Jogja

Stasiun Palur di Jaten, Karanganyar, yang akan dilewati KRL memiliki beberapa keistimewaan yang akan jadi daya tarik bagi penumpang.

Mobil Tertabrak KA di Prambanan, Sopir dan Penumpang Lolos dari Maut

Satu unit mobil tertabrak kereta api (KA) di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Taji, Kecamatan Prambanan, Jumat (27/5/2022) sore. Sopir dan penumpang selamat dari maut tanpa luka sedikitpun.

Disnaker Wonogiri Bentuk Unit Layanan Disabilitas, untuk Apa?

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Wonogiri membentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) guna menyalurkan angkatan kerja disabilitas Wonogiri ke dunia kerja.

Pra Muktamar Muhammadiyah di Solo Digelar Akhir Mei, Ini Materinya

Pra Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo, akhir Mei ini, akan membahas arah pergerakan organisasi kemasyarakatan tersebut ke depannya.

Pemkab Wonogiri akan Bangun Mal Pelayanan Publik di Lokasi Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri bakal membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) di area Gedung Pertemuan Giri Cahaya, Kelurahan Giritirto, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri pada tahun ini.

Kecelakaan di Dayu Sragen, Pengendara Motor dan Pejalan Kaki Meninggal

Tabrak pejalan kaki yang menyeberang saat mengendarai sepeda motor, remaja putri asal Desa Jurangjero, Karangmalang, Sragen, meninggal dunia. Begitu pula dengan pejalan kaki yang ditabrak.

Ini Cara Beli Tiket Masuk Gunung Kemukus via Online

Membeli tiket masuk Gunung Kemukus Sragem secara online begitu mudah. Anda bisa simak caranya di artikel ini.

Target Peserta Virtual Job Fair Wonogiri Tak Tercapai, Ini Penyebabnya?

Target 1.500 pencari kerja (pencaker) pendaftar di Virtual Job Fair Dinas Tenaga Kerja (Diskaner) Wonogiri tidak tercapai.

Sekarang Beli Tiket Objek Wisata Gunung Kemukus Bisa Online

Membeli tiket Gunung Kemukus Sragen kini lebih mudah karena bisa dilakukan secara online melalui aplikasi e-ticketing.

Jalan di Klaten Ini Resmi Bernama Jl. Dr. R. Soeharto, Lokasinya?

Ruas jalan Gebyok-Jimbung, Kecamatan Kalikotes resmi bernama Jl. Dr. R. Soeharto.

Mantap, Minum Jamu Jadi Lifestyle Kekinian di Sukoharjo

Kini, meminum jamu menjadi kebiasaan dan gaya hidup atau lifestyle seiring munculnya pandemi Covid-19 pada Maret 2020.