Wacana Nopol Ganjil-Genap Kendaraan di Tawangmangu, Perlukah?

Wacana pemberlakuan pembatasan kendaraan masuk kawasan wisata di Karanganyar seperti Tawangmangu dan Ngargoyoso memicu pro-kontra.

 Suasana kepadatan lalu lintas di persimpangan jalur lama dan baru menuju Cemorokandang dan Sarangan di wilayah Sekipan, Tawangmangu, Karanganyar, seperti terpantau pada Minggu (24/10/2021) siang pukul 12.35 WIB. (Syifa Tri Hastuti)

SOLOPOS.COM - Suasana kepadatan lalu lintas di persimpangan jalur lama dan baru menuju Cemorokandang dan Sarangan di wilayah Sekipan, Tawangmangu, Karanganyar, seperti terpantau pada Minggu (24/10/2021) siang pukul 12.35 WIB. (Syifa Tri Hastuti)

Fenomena kepadatan lalu lintas di kawasan wisata Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, seperti Tawangmangu dan sekitarnya khususnya di saat akhir pekan atau hari libur memicu wacana pemberlakuan pembatasan kendaraan dengan metode ganjil genap pelat nomor kendaraan. Sementara ini Dinas Perhubungan (Dishub) Karanganyar menyiapkan pemberlakuan konsep ganjil genap untuk jalur wisata Tawangmangu dan Ngargoyoso pada Sabtu-Minggu atau libur akhir pekan.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Karanganyar Bambang Prasetyo mengatakan konsep pemberlakuan pembatasan kendaraan di jalur wisata melalui metode ganjil genap pelat nomor disusun setelah dilakukan kajian. Selain kajian tentang regulasi, Pemkab Karanganyar bersama Satlantas Polres telah meninjau lokasi rencana diberlakukannya ganjil genap tersebut. Kajian dilakukan dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Di antaranya melibatkan Dishub Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) dan Satlantas Polres Karanganyar.

Espos Plus

Espos Plus merupakan layanan khusus dari Solopos.com yang lebih relevan dan memiliki diferensiasi dibandingkan free content. Espos Plus menyediakan akses khusus yang menawarkan kenyamanan kepada anda dalam membaca berita tanpa gangguan iklan. Untuk membaca artikel ini selengkapnya silahkan login atau daftar serta berlangganan di SoloposID.

Terpopuler Hari Ini

Mencekam! Begini Situasi Bentrok Suporter di Jogja

Sejumlah suporter terlibat bentrok di jalan Laksda Adisutjipto, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman, DIY, Rabu (1/12/2021).

Bus Eka Kobong di Jl. Solo-Jogja Klaten, Puluhan Penumpang Auto Kabur

Puluhan penumpang langsung berhamburan keluar saat Bus Eka jurusan Surabaya-Cilacap mendadak terbakar di jalan Solo-Jogja, tepatnya di Jogonalan, Klaten, Selasa (30/11/2021) malam.

Aji Saka, Nenek Moyang Orang Jawa?

Asal-usul orang Jawa konon terkait dengan legenda Aji Saka dari India.

Ternyata Begini Interior Lorong Rahasia Bawah Tanah di Laweyan Solo

Interior lorong bawah tanah di Laweyan Solo itu terlihat setelah menuruni anak tangga. Dari sana terlihat sebuah percabangan atau ruang yang agak besar, sekitar 2x2,5 meter persegi dengan bagian atas cembung.

Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan Pencari Rumput di Boyolali

Mayat perempuan tanpa busana ditemukan seorang warga yang ingin mencari rumput di Karanggede, Boyolali.

Kronologi Bentrok Suporter di Jogja, Berawal dari Konvoi

Konvoi sebuah kelompok suporter di Jogja berujung pada bentrok keesokan harinya, Rabu (1/12/2021). Konvoi itu dilakukan dengan menggembor-gemborkan motor.

Tabrak Tembok Jl. Asrama Haji-Gagaksipat, 2 Pengendara Motor Meninggal

Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu pagi oleh warga setempat yang kebetulan melintas.

Ada Penunggunya, Tak Semua Orang Bisa Masuk Lorong Bawah Tanah Solo

Lorong rahasia di bawah tanah salah satu rumah warga Laweyan, Solo, disebut-sebut ada penunggunya sehingga tak sembarang orang bisa masuk.

3 Kecamatan ini Punya Kasus HIV/AIDS Terbanyak di Wonogiri

Sebanyak 652 temuan kasus HIV/AIDS di Wonogiri, sebagian besar tersebar 3 Kecamatan ini.

Asale Bahasa Ngapak, Ternyata Dari Suku Kutai di Kalimantan Timur

Bahasa Bayumasan alias bahasa Ngapak ternyata berasal dari dialek Suku Kutai, Kalimantan Timur, yang menetap di Jawa Tengah.

Kecewa Soal UMK 2022, Buruh Karanganyar: Wis Ora Pantes

Karena sudah ditetapkan, serikat buruh di Karanganyar hanya bisa pasrah soal UMK 2022. Mereka hanya berharap UMK itu benar-benar diterapkan di lapangan.

Misteri Lorong Bawah Tanah di Solo, Ternyata Eks Jalur Distribusi Candu

Lorong rahasia bawah tanah di wilayah Laweyan, Solo, ditengarai sebagai jalur distribusi opium atau candu.

Siapakah Leluhur Orang Jawa? Ini Asal-Usulnya

Inilah asal-usul leluhur orang Jawa yang menjadi suku terbesar di Indonesia.

Legenda Aji Saka dan Cikal-Bakal Aksara Jawa

Legenda tentang Aji Saka diyakini berkaitan dengan asal-usul serta peradaban orang Jawa, termasuk menjadi cikal-bakal lahirnya aksara Jawa.

Motor Tabrak Mobil di Alun-Alun Sragen, 1 Orang Luka-luka

Saat berbelok, sebuah mobil Suzuki Baleno ditabrak motor Honda Verza di Alun-Alun Sragen hingga membuat pengendara motor mengalami luka-luka.

Reuni 212 bakal Digelar di Plaza Manahan, Kapolresta Solo: Tidak Boleh!

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan akan membubarkan massa yang nekat menggelar Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan maupun tempat terbuka lainnya.