Wabah Virus Corona Bikin Mobil Datsun Disuntik Mati
Ilustrasi mobil Datsun. (Detik.com)

Solopos.com, SOLO — Nissan dikabarkan mengalami tekanan finansial luar biasa akibat wabah virus corona (Covid-19). Demi mengatasi masalahnya, perusahaan mobil asal Jepang itu bahkan ingin merek mobil Datsun.

Nissan akan memangkas US$2,8 miliar atau sekitar Rp 41,725 triliun pengeluaran tahunan mereka serta akan melakukan restrukturisasi keuangan tahun ini. Pemangkasan pengeluaran ini merupakan rencana panjang yang akan berdurasi tiga tahun.

Dilaporkan Detik.com, Kamis (14/5/2020), salah satu langkah drastis yang akan dilakukan adalah mematikan merek Datsun. Ini bukan kali pertama Nissan mematikan Datsun.

Pada 1986 silam, Datsun juga disuntik mati oleh Nissan dan dihidupkan lagi pada 2013. Namun kini, tujuh tahun setelahnya, Datsun ternyata lagi-lagi dimatikan.

Tuduh Warga Pencuri Kayu, Polres Pekalongan Tak Mampu Buktikan

Saat reborn pada 2013, Datsun muncul sebagai mobil murah yang disiapkan untuk pasar Indonesia, India, Afrika Selatan, dan Russia. Di Indonesia, Nissan sudah berhenti memproduksi Datsun sejak akhir 2019.

Meski belum ada konfirmasi, kabarnya pemangkasan biaya ini juga akan membuat Nissan menghentikan beberapa lini produksinya, di mana total menjadi 13 pabrik di seluruh dunia. Dengan kondisi seperti itu, Nissan diprediksi masih akan bisa memproduksi 5,4 juta mobil setiap tahun di seluruh dunia.

Waspada Transmisi Lokal Virus Corona, Pedagang dan Pengunjung Pasar di Boyolali Wajib Pakai Masker

Dikutip dari Reuters, pendapatan Nissan terus menurun dalam tiga tahun terakhir. Mereka kini akan fokus pada pasar utama mereka di Amerika Serikat, Jepang, dan China.

Selain itu, Nissan juga akan lebih fokus pada pasar kendaraan kelas atas, termasuk rencana melakukan revitalisasi pada produk mewah mereka, Infiniti.

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho