Petugas Bandara Internasional Nnamdi Azikiwe di Abuja, Nigeria, memeriksa temperatur tubuh seorang bocah di bandara setempat, beberapa waktu lalu. hal itu sebagia pencegahan persebaran virus ebola. (JIBI/Solopo/Reuters/Afolabi Sotunde)

Solopos.com, DAKAR - Jumlah korban tewas akibat wabah Ebola di Afrika Barat kini telah mencapai 1.013 orang. Angka itu didapatkan setelah 52 orang tewas dalam tiga hari sampai 9 Agustus di tiga negara Afrika Barat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seperti dilansir Antara, Selasa (12/8/2014), melaporkan jumlah terbesar kematian terjadi di Liberia, di mana 29 orang meninggal, diikuti 17 orang di Sierra Leone dan enam korban tewas di Guinea.

"Sedangkan jumlah kasus ini naik menjadi 1.848 penderita," demikian pernyataan WHO dalam situsnya.

Sebelumnya Reuters melaporkan dari Abuja, jumlah kasus Ebola di Lagos, Nigeria, naik dari tujuh kasus menjadi 10 kasus sesuai hitungan terakhir dan sejauh ini hanya dua orang yang dilaporkan meninggal

"Korban meninggal termasuk warga Liberia yang membawa masuk virus tersebut," kata Menteri Kesehatan Nigeria Onyebuchi Chukwu.

Dia mengatakan semua orang yang menderita penyakit itu pernah mengadakan kontak sebelumnya dengan Patrick Sawyer, si pembawa virus ebola, yang jatuh saat tiba di Bandara Lagos pada 25 Juli dan kemudian meninggal.

Seorang perawat yang merawat Sawyer tanpa mengetahui apa penyakit yang diderita pria Liberia itu juga telah meninggal dunia.

"Hingga hari ini, sebanyak 77 kontak utama atau sekunder dari kasus tersebut telah berada di bawah pengawasan atau isolasi," kata dia. Kasus paling akhir juga menimpa seorang perawat yang telah mengalami kontak primer dengan Sawyer.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten