Wabah Corona, Jogja Bay Waterpark Sediakan Cairan Antiseptik
Jogja Bay Waterpark 2020 (Istimewa)

Solopos.com, YOGYAKARTA - Wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia menjadi perhatian banyak pihak. Beberapa kalangan pun melakukan antisipasi, termasuk Jogja Bay Waterpark, sebagai salah satu wisata di Yogyakarta.

Penyebaran virus corona saat ini sudah menembus 73 negara di dunia. Di Indonesia sendiri, sudah ada 34 orang yang dinyatakan positif terjangkir virus corona. Virus mematikan ini pun mengancam sektor pariwisata di berbagai wilayah.

Pura-Pura Beli Es Teh, Warga Jebres Solo Gondol HP

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sendiri telah mengambil berbagai langkah supaya meminimalkan dampak tersebut khususnya pada sektor pariwisata. Imbauan itu berupa layanan tambahan dari sisi pengadaan alat kesehatan.

“Dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona Jogja Bay Waterpark mengajak seluruh karyawan untuk memulai pola hidup sehat. Hal ini diantaranya mencuci tangan dengan sabun, menghindari menyentuh wajah dengan tangan yang belum dicuci, menggunakan masker apabila tubuh merasa kurang sehat, dan memeriksakan diri ke dokter apabila muncul gejala demam,” ujar Marketing Communication Jogja Bay Waterpark, Medha Zeli Elsita, dalam rilis yang diterima Solopos.com, Jumat (13/3/2020).

Selain itu, Jogja Bay juga menyediakan cairan antiseptik. Nantinya, pengunjung akan diarahkan oleh penjaga untuk menggunakan cairan antiseptik yang tersedia di setiap loket terlebih dahulu sebelum masuk ke area wahana.

Hasil Tes Pasien Meninggal RSUD Moewardi Solo Positif Corona

“Kami mengajak kepada seluruh pengunjung untuk bersama-sama melawan virus corona. Cairan sabun pencuci tangan juga tersedia di setiap wastafel kami. Apabila muncul gejala batuk dan demam kami sarankan untuk dapat menuju Klinik Jogja Bay Waterpark yang buka mulai pukul 09.00-16.00 WIB,” lanjutnya.

Upaya pencegahan penyebaran virus corona tidak hanya dilakukan melalui tindakan medis saja. Menerapkan pola makan dan gaya hidup sehat pun dapat mengurangi resiko tertularnya virus yang mewabah dari Provinsi Hubei, China ini.

“Makan makanan yang bergizi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk menghindari berbagai macam penularan penyakit. Hal ini ditambah dengan olahraga teratur seperti berenang dan jogging di area wahana Jogja Bay Waterpark yang dapat dilakukan pagi atau sore hari,” jelasnya.

Pasien 01 RSPI Sulianto Saroso Dinyatakan Sembuh Corona

Jumlah Kunjungan

Isu corona tidak mempengaruhi jumlah kunjungan ke Jogja Bay. Terbukti dari kunjungan wisata yang tercatat pada Rabu (12/03/20) Jogja Bay Waterpark dapat melayani lebih dari 25 grup kunjungan wisata di luar kunjungan visitor reguler seperti hari biasa.

“Alhamdulillah kunjungan wisata masih baik seperti hari-hari biasa sebelum merebaknya virus corona. Meskipun begitu, kami tetap mengajak pengunjung untuk dapat bersama-sama menjaga kebersihan dan melakukan tindakan preventif untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Medha.

Jogja Bay Waterpark adalah destinasi wisata petualangan air terbesar di Jogja dan Jawa Tengah. Taman wisata seluas 7,7 hektar ini telah mendatangkan ribuan pengunjung di setiap harinya baik lokal maupun mancanegara. Isu corona yang merebak menjadi salah satu tantangan bagi destinasi wisata dalam meningkatkan pelayanan kualitas dalam hal pencegahan penularan virus pendemi ini.

Medha menghimbau agar pengunjung dapat tetap tenang dan tidak perlu berspekulasi macam-macam. “Tidak perlu khawatir berlebih untuk dapat tetap berpetualang ke Jogja Bay Waterpark. Kita semua berharap wisata ke Jogja tetap aman, tetap nyaman, dan pastinya tetap istimewa,” tandasnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

SOLOPOS TV



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho