Kondisi semburan lumpur di rumah warga di Jl. alan Kutisari Indah Utara III No 19, Surabaya. (detik.com)

Solopos.com, SURABAYA -- Volume semburan minyak dan air di pekarangan rumah warga di Jl. Kutisari Indah Utara III No 19, Kota Surabaya, Kamis (10/10/2019), meningkat. Namun peningkatan volume semburan tidak signifikan.

Seperti dikutip dari detik.com, semburan minyak dan air tampak lebih besar ketimbang hari-hari sebelumnya. Kubangan berukuran 1 x 2 meter itu juga terlihat penuh dengan air berwarna kecokelatan.

Kemudian puluhan drum di depan titik semburan juga sudah terisi penuh. Petugas Linmas dan Satgas Pematusan masih menunggu suplai drum baru untuk mengumpulkan material yang disemburkan.

Peningkatan volume semburan dibenarkan Camat Tenggilis Mejoyo, Ahmad Daya Prasetyono. Namun, ia mengatakan peningkatan volume semburan tidak signifikan.

"Tetapi tidak sebesar yang pertama. Memang naik [volumenya], sempat mengecil dan sekarang naik lagi namun tidak sebesar saat pertama kali semburan," kata Ahmad kepada wartawan, Kamis.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Ketua Ikatan Ahli Geologi Jawa Timur, Handoko Teguh Wibowo. Menurutnya ada perubahan debit semburan minyak dan air. Lebih meningkat jika dibandingkan tiga hari sebelumnya.

"Iya volume atau debit yang bertambah. Semuanya ini kan campur. Itu yang kelihatan berbuih (gelembung-gelembung) itu gas, kemudian yang kecokelatan itu minyak dan kemudian yang berwarna putih itu air," kata Handoko.

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten